
Setelah malam harinya,Raka pulang kerumahnya dan melihat sang ayah yang masih belum tidur,dia menghampiri Rangga dan bertanya pada sang ayah kenapa sudah jam segini tapi belum tidur juga? tapi sang ayah tidak menjawab, malam bertanya balik pada Raka.
"Dari mana saja kau Raka,baru pulang jam segini? apa benar kau ingin kembali rujuk pada mantan istrimu itu?"
"Ia yah, aku sadar aku sudah punya dua anak dan mereka butuh keluarga yang utuh, supaya kelak mereka tidak menjadi anak yang disebut keturunan broken"
"Apa kau lupa, bagaimana dulu dia membuatmu hampir mati? kenapa kau begitu bo....h Raka"
"Dia melakukan itu,karna Luis terluka karena ku dan juga hampir tiada,apa ayah lupa itu juga?"
"Raka pikirkan lagi keputusanmu, jangan nanti kau menyesalinya kembali"
Setelah mengatakan itu,Rangga langsung masuk kekamarnya dan menutup pintu dengan keras,Raka yang melihat perubahan sang ayah jadi bingung, dia merasa ayahnya seperti orang lain,dan bukan ayah yang dulu dia kenal,Raka membuang pikiran negatifnya dan masuk kamar, sampai dikamar dia tersenyum mengingat kegiatannya bersama kedua anaknya hari ini, bahkan dia tersenyum saat tertidur.
Sementara Rangga setelah dia memastikan kalau Raka sudah tidur,dia keluar dari rumah dan pergi kesuatu tempat, dan menemui seorang pria yang saat ini dalam kondisi mengenaskan, tubuh yang kurus dan penuh luka juga tangan dan kaki yang terikat rantai,rambut yang sudah memanjang dan wajah yang ditumbuhi rambut-rambut halus,sehingga membuat penampilannya begitu menyeramkan.
Pria seram itu menatap Rangga dengan pandangan yang membunuhnya, tapi karna seluruh wajah ditutupi bulu ditambah rambut panjang tak terurus membuat semua orang menertawakannya, dan Rangga pun mendekatinya.
"Rangga apa kau tau kalau orang kepercayaanmu itu menghianatiku dan berencana menguasai hartamu? tapi aku terlambat karna putrimu anggun malah menipuku menandatanginya sehingga sekarang semua yang aku inginkan malah menjadi milik cucumu sialan itu"
Ya Rangga yang selama ini bersama Raka adalah Rangga palsu, dia menggantikan posisi Rangga yang asli saat Rangga yang asli bermaksud meminta bantuan pada dokter kepercayaan Berlian, sejak insiden Raka yang dihajar oleh Berlian, Rangga yang palsu menghadangnya dijalan dan menculik Rangga asli,sehingga yang tiba dirumah Berlian waktu itu adalah Rangga palsu.
__ADS_1
Bahkan pertemuan bela dengan Raka juga adalah ulah Rangga palsu, juga masalah kembaran Rangga asli juga adalah ulah Rangga palsu yang tidak lain adalah Papa MAX yang sudah keluar dari penjara,dia ingin balas dendam dengan mencerai beraikan seluruh keturunan Rangga dan herman.
Bahkan mama suci juga sudah dibunuh olehnya karna menghalangi niatnya yang mau menghancurkan semua orang yang bersangkutan dengan Raka dan Berlian, juga orang yang dia benci sejak dulu yaitu Rangga,dan sekarang dia yang mendengar kabar tentang Raka yang ingin rujuk dengan Berlian, tentu tidak akan tinggal diam, dia akan melakukan apapun untuk memisahkan mereka kembali.
Karna dia tau melawan Berlian dengan kekuatan adalah hal yang mustahil jadi dia mencari cara dengan mengadu domba mereka semua, sehingga menimbulkan pertengkaran dan mungkin bisa saling membunuh,dan diatas semua itu,dialah yang diuntungkan.
Sungguh kejahatan Max tidak bisa ditoleransi tapi siapa yang tau tempat dirinya yang menyamar kalau bukan hanya dia dan author.🤭🤭🤭🤭🤭🤭
Sementara ditempat lain, dimana disana herman dan Sinta sedang melihat sawa yang merajuk karna tidak diajak oleh Herman berburu kehutan milik Berlian, dia hanya menggulung dirinya sendiri dan tidak mau keluar dari kamar, semua orang sudah berusaha membujuknya tapi tidak ada yang dia dengar, sampai akhirnya Herman pun menelpon Berlian dan menceritakan tentang Sawa yang merajuk.
Kita anggap saja dulu ini Sawa yang merajuk ya🤭🤭🤭🤭
Setelah urusan Sawa selesai Berlian bermaksud ingin keperusahaan tapi dia harus terhenti karna mendengar kabar yang membuat dia bingung, kenapa Rangga pergi secara sembunyi sembunyi dari rumah Raka, ya sejak Raka bilang mau rujuk Berlian menyuruh mata-mata untuk mengawasi Raka tapi dia malah mendapat kabar soal Rangga, Berlian pun menyuruh mata-mata itu untuk mencaritahu apa yang terjadi dan kemana Rangga pergi juga urusan apa, karna harta dia sudah tidak punya, lagi pula kenapa pagi buta begitu.
Mendengar perintah dari berlian orang suruhan itu langsung bergerak cepat,karna dia tidak mau ketinggalan informasi, yang membuat sang nona kecewa,dan Berlian langsung berangkat keperusahaan dipagi buta karna sudah malas balik kerumah, sesampainya dikantor dia duduk di kursi kebesarannya sambil menyandarkan tubuhnya, sambil memikirkan kabar yang dia dengar tentang rangga.
Berlian memutuskan berbicara dengan sang Kaka masalah tentang Rangga, jl arena dia melihat jam sudah menunjukkan pukul 6pagi.
Tut....tut...tut...
__ADS_1
"ya lian, ada apa pagi pagi kau meneleponku, padahal kita satu rumah kurang kerjaan saja"
"Ka aku menelponmu karna aku masih belum pulang"
"ha.... tapi tadi malam kau bilang sudah dijalan"
"Ia tapi dijalan mau kekantor,bukan kerumah"
"Ais..kau ini, yasudah mending pulang sekarang dan kita bicara dirumah ok''"
"hum...."
Hans hanya melongo sambil menatap ponselnya,dan sang istri yang melihat itu hanya tersenyum sambil geleng-geleng kepala,karna melihat sang suami yang selalu kesal melihat perilaku sang adik yang membuat sang suami harus urut dada.
Sementara Berlian hanya terkikik karna dia sudah membayangkan wajah sang kakak yang kesal karna telponnya langsung dimatikan.
Diapun bangun dan bersenandung sambil keluar dari perusahaan, setelahnya dia melajukan mobilnya menuju rumah, tapi ditengah jalan dia melihat seorang wanita yang sepertinya sedang menggendong bayi berjalan sambil sesekali melihat kebelakang seperti memastikan, kalau tidak ada yang mengikuti atau melihat dia, dan tidak lama kemudian, Berlian melihat seorang pria yang membawa golok mengejar wanita itu.
Berlian melihat pria itu menjambak rambut wanita itu dan menendang bokongnya, tapi siwanita hanya berusaha melindungi bayi yang dia gendong tersebut, sang pria mencoba memukul bayi itu tapi wanita itu melindunginya dengan menunduk sehingga wajah wanita itulah yang terpukul, melihat hal itu, Berlian keluar dan langsung menembak pria itu tepat dikakinya membuat pria itu ambruk.
Wanita itu menatap berlian, dan Berlian menyuruh wanita itu lari, mendengar hal itu,wanita itu tidak menyia-nyiakan kesempatan,dia lari dan terus berlari sampai tidak terlihat, sementara pria itu berteriak-teriak menghentikan wanita itu, sambil mengancam akan membunuhnya bersama bayinya, Berlian yang mendengar itu merasa muak,dia Tampa panjang pikir langsung menembak pria itu tepat di kedua kaki dan tangannya, setelahnya dia pergi begitu saja.
__ADS_1
terimakasih masih tetap dukung karya aku dan masih tetap setia dengan cerita Berlian dan Raka 🙏🙏🙏🙏🤣🤣🤣😍😍😍🤩🤩🤩😜😜😜😜👌👌👌