Tak Terduga Jatuh Cinta: MAFIA

Tak Terduga Jatuh Cinta: MAFIA
Bab.54#####


__ADS_3

Wanita itu seakan mengejek David,karna merasa dia tetap mendapatkan harta Rangga Tampa harus menikahinya, sementara David tersenyum devil melihat semua orang, yang merasa Gagal menyelamatkan Rangga, Raka menatap wajah sang ayah dengan sendu,karna berpikir saat ini sang ayah sudah tidak memiliki apapun.


Rangga juga sudah tidak ada keinginan untuk bertahan, karena saat ini dia hanya seorang pria yang dihianati orang yang dulu dia tolong, tapi sekarang orang itu justru menusuknya dari belakang, dia menatap pria penghianat itu dengan tatapan mata yang penuh kemarahan, juga penyesalan karena pernah menyelamatkan pria itu dari kematian tapi sekarang dia malah membuat Rangga mati segan hidup tak mau.


"Apa salahku sehingga kau menghianatiku? dulu aku yang menyelamatkan mu dari kematian tapi ini balasanku?"


"Heh..tua Bangka kamu hanya pria bodoh yang aku jadikan sebagai mesin pencetak uang untuk ku, ya dulu aku hampir mati dibunuh massa karna merampok, tapi kau yang menyelamatkanku, jadi sekarang apa salahku jika membuatmu tenang Tampa bekerja dan makan juga minum,bukankah kau sudah tua? sudah seharusnya kau kembali kepencipta kan?"


Wanita yang sejak tadi duduk dipangkuan pria itu pun berdiri dan dengan santainya dia membuka resleting ce.........na pria itu dan bermain-main dengan m.......pria itu, Tampa memiliki rasa malu dia dengan santainya berbuat yang tidak senonoh itu didepan semua orang, dan semua orang yang ada disana pun tidak kalah kagetnya, dan pria itu pun seakan tidak terganggu dengan hal itu.


Berlian yang sejak tadi memperhatikan interaksi semua orang langsung paham bahwa mereka semua yang ada disana belum mengetahui kalau harta Rangga sudah menjadi milik anak-anaknya,dia menatap David yang menganggukkan kepalanya karna tau tatapan mata itu adalah tatapan penuh tanya.


Dengan jawaban yang dia dapat pun,membuat Berlian ingin menjatuhkan para penghianat itu dalam sekali telur saja.


"Woi.... kalau mau berbuat mesum itu jangan disembarang tempat,nanti kalau dimakan binatang itunya gimana?"


Berlian dengan santainya tampa merasa peduli dengan perbuatan penghianat itu,menegur mereka karna dia sudah memanggil Sawa datang ketempat itu, (kalian masih ingat Sawa kan? itu loh ular peliharaan Berlian)

__ADS_1


Kedua orang yang sedang pamer kemesuman mereka itupun tidak menghiraukan peringatan berlian karna mereka lebih fokus dan sangat menikmati kegilaan mereka.


"Apa kalian tau kalau Tuan Rangga sudah menyerahkan semua harta kekayaan dan seluruh asetnya kepada kedua cucu kembarnya?"


Mendengar pertanyaan Berlian kedua orang yang berbuat mesum tadi langsung kaget dan menatap Berlian dengan tatapan mata yang penuh kemarahan juga permusuhan.


"Apa maksudmu? bagaimana itu mungkin, karna dia sendiri mengatakan bahwa dia tidak Sudi memberikan walau sepeserpun hartanya untuk kedua kembar itu"


"Ia mungkin dia bilang begitu karna dia ingin mencari aman saja, makanya dia melakukan itu"


Berlian menunjukkan bukti pada pria yang baru saja merasa terbang ke langit ketujuh, karna berpikir penantiannya sela ini akan terwujud, tapi belum mencapai pertengahan antara tanah dan awan pun dia malah sudah terjun bebas dan terperosok ke dalam lumpur dan dia sangat sulit untuk bangkit lagi.


Rangga yang melihat hal itu pun bertanya tanya, kapan dia memberikan seluruh hartanya kepada kedua cucu yang tidak dia anggap itu, tapi dia tidak memiliki jawaban atas itu,karna dia sekarang ini sedang dalam situasi yang tidak menguntungkan, karna bisa saja dia tiada ditempat ini, apa lagi sekarang dia sudah tidak memiliki kekuatan untuk melawan.


Pria penghianat itu tidak terima ditipu, dia pun membalikkan badannya dan menatap Rangga dengan pandangan membunuhnya.


"Kau menipuku s......n...."

__ADS_1


Dia melangkah bersiap memukul kepala Rangga dengan balok kayu yang sudah dia pakai untuk memukuli Rangga sejak tadi xx bahkan sebelum Raka dan yang lain datang, tapi Berlian dengan sigap dia menendang balok itu dan bruk.....balok itu terlempar dan Tampa disengaja mengenai bokong seksi wanita yang tadi berbuat mesum dengan penghianat itu, melihat kejadian itu berlian tidak bisa tidak tertawa terpingkal pingkal.


Sementara wanita itu tersungkur dengan tidak elitnya, karna posisinya tertelungkup dengan bokong menungging, membuat semua orang yang melihatnya juga tertawa terbahak-bahak,bukan cuma Berlian dan teman-temannya, tapi anak buah pria penghianat itu juga ikut menertawakannya.


Melihat dirinya jadi bahan tertawaan wanita itu berdiri dan mengambil senjata yang dia bawa didalam tasnya dan dor...... semua orang langsung terdiam dan mencari arah kemana peluru itu melesat, dan Raka yang melihat berlian memegang perutnya pun naik pitan, karna peluru itu bersarang diperut Berlian, Raka langsung berteriak dan mengeluarkan senjatanya dan menembaki wanita itu membabi buta, semua orang tidak percaya dengan reaksi yang ditunjukkan Raka, seakan Raka lupa bahwa mereka sudah tidak memiliki hubungan apapun lagi.


Sedangkan Berlian tidak menghiraukan perbuatan Raka karna dia merasa peluru yang ditembakkan ke perutnya bukan berasal dari senjata wanita itu, tapi ada yang memang sedang mengincar dirinya tapi entah dari arah mana, dia menunduk terus tapi dia memperhatikan sekeliling dengan ujung matanya,dia mencari dan mencari sampai dia melihat bayangan yang ada dibalik sebuah lemari usang.


Berlian terus memperhatikan bayangan itu dan disana juga jelas ada bayangan senjata, dan dia yakin bahwa dialah orangnya yang menembak dia, Berlian berusaha berdiri tegap,dan mengikat lukanya supaya tidak terlalu banyak mengeluarkan darah, dia mengambil senjata miliknya dan mencari sasaran yang tepat dan dor.....bruk... orang yang berdiri dibalik lemari usang itu tewas seketika karna Berlian menembak bagian keningnya.


Semua orang langsung membalikkan badannya dan melihat disana ada seseorang yang tidak mereka kenal tergeletak dengan kepala yang berlobang dan banjir darah,Raka juga tidak kalah kagetnya,dia pikir pelaku penembakan itu adalah wanita gatal itu, tapi ternyata tidak,dan pria penghianat itu,gemetaran karna melihat cara Berlian yang begitu sadis saat membunuh.


Dia baru pertama kali ini melihat Berlian karena yang dia tau Berlian hanya bisa ilmu beladiri dan dia tidak pernah melihatnya langsung, walau dia tangan kanan Rangga dia jarang ikut Rangga kemanapun,karna Rangga mempercayakan perusahaan sepenuhnya padanya,jadi dia ketinggalan informasi soal Berlian,dan hari ini dia baru melihat yang seperti ini saja dia sudah gemetaran lalu bagaimana jika dia melihat cara Berlian yang lain?.


Karna rasa takutnya dia pun lari tunggang langgang, semua orang yang melihat itu semua tidak ada yang mengejarnya,karna mereka sibuk dengan Berlian dan Rangga yang terluka parah.


trimakasih masih setia dengan cerita Berlian dan Raka 🙏🙏🙏🙏🙏😜😜😜😜🤩🤩🤩🤩😍😍😍🌹🌹🌹🌹 tetap dukung karya aku y teman teman semua 😜😜😜😍😍😍😍👌👌👌👌

__ADS_1


__ADS_2