
''Apa maksudmu penghianat, dan kita mengenalnya, siapa dan penghianatan apa lagi yang terjadi sekarang?...bukan kah tadi katamu bahwa kalian hanya bersandiwara? oh ayolah kalo mau buat drama jangan disini dan juga jangan sekarang karna aku harus mengantar mamiku untuk menjemput adik di asrama, jadi kita bahas drama kalian yang lain kapan-kapan saja ya.?''
Rendi masih berpikir kalo kali ini Raka dan Berlian mau buat ulah lagi jadi dia mau cepat-cepat pulang sebelum sang Kanjeng mami marah.
''Ka Rey ini juga ada sangkut pautnya dengan mu, jadi kau harus mendengarnya.!''
Berlian menegaskan situasi itu kepada Rendi, dan itu membuat Rendi kebingungan karna berpikir penghianatan
apa yang dia lakukan.
''Maksudmu aku penghianat itu begitu?''
''Bukan ka tapi Dia''.......menunjuk kearah Sasa sang kekasih tercinta rendi.
''Apa maksudmu menuduh kekasihku lian? dan Raka kau diam saja saat adikmu dituduh penghianat oleh istrimu?
jangan karna cinta kau jadi melupakan keluargamu Ka.''
''Dia bukan adikku, adikku yang sebenarnya adalah anggung, yang mereka tukar sejak bayi''
Raka menjawab pertanyaan Rendi dengan sendu karna mengingat kalo sang adik hampir saja kehilangan kehormatannya ditangan para berandalan busuk itu.
Mendengar jawaban Raka, Rendi dan David sangat syok, mereka benar-benar tidak percaya dengan yang mereka dengar barusan.
''Raka kau jangan bercanda, kalau mau buat kelucuan carilah topik dan kalimat yang lain.''
''Aku tidak sedang bercanda ren, bahkan mereka berdua adalah pasangan kekasih, mereka juga baru melakukan hubungan suami istri di sini didepan mata kami.''
Raka menekankan kata-katanya, mendengar itu dunia Rendi seakan runtuh, dia seakan tidak percaya kalo wanita yang begitu dia cintai dan juga berstatus tunangannya itu adalah ular berkepala dua,sungguh Rendi benar-benar ingin menghabisi mereka berdua sekarang juga.
''Sasa jadi selama ini kau bukan hanya menjadi ular didalam rumah keluarga Max tapi tapi kau juga adalah
rubah dalam hubungan kita?''
'' Sekarang kalian sudah tau kebenarannya, jadi mari kita lanjutkan tanya Jawab kita.''
''Dimana dokter nb Yuli sekarang berada? karna kalo dia ikut terlibat apa dia tau kalo kalian juga menghianatinya ?''
derrrrt....''derrrrt....derrrt........
__ADS_1
''Halo ada apa? apa ada kabar baru yang kalian dapatkan?''
''( ia nona kami menemukan dokter yuli )''
''Benarkah dimana dia bersembunyi?''
'' ( maaf non tapi dia tidak bersembunyi..dia ada di tempat
mami Ros nona )''
''Apa..........? bagaimana bisa dia ada disana?''
''( dia dijual oleh suaminya kata mami Ros nona )''
''baiklah aku akan kesana.''
''Dokter Rama aku tidak menyangka kau tega menjual istrimu ke rumah bo........l''
''Apa maksudmu Lian Tante Yuli dijual kerumah bo.....l oleh dokter ini?''David bertanya dengan wajah terkejutnya, begitu juga yang lain mereka tidak menyangka kalo dokter yang terkenal ramah itu tega melakukan perbuatan kejinya hanya karna sebuah na......u.
''Sudahlah kita urus mereka ini nanti saja sekarang kita harus kerumah la.......t itu dulu sebelum terlambat.''
..............
''Benar nona walau dia wanita jadi-jadian tapi dia sangat kuat.''
''Kuat?..apa kau pernah mencoba bermain pedang pedangan dengannya?''
mendengar petanyaan bosnya pria itu menganga dia tidak
bermaksud mengatakan yang seperti itu, karna yang dia maksud kuat adalah saat ada yang mencoba mengusiknya maka dia sendiri yang akan turun tangan menghabisi lawan-lawannya.
''Astaga nona maksud saya bukan itu, maksud saya kalo ada musuh ayo orang yang sengaja mengusiknya maka dia sendiri yang turun tangan untuk menghabisinya nona.''
''oh.....aku pikir kamu suka dengan pedang?''
berlian menjawab dengan santai seakan tidak berdosa ya dia melenggang masuk kedalam tempat itu meninggalkan semua orang yang tidak percaya dengan kekonyolan sang berlian sementara Raka dia hanya melongo mendengar nama barang yang disebut pedang itu, dan melihat miliknya dia membayangkan kalau istri kecilnya itu akan memberi nama sang pejuang itu PEDANG sungguh kasian sekali sang pejuang itu diberi nama yang sangat jelek menurutnya.
''Selamat datang ditempatku cantik...''
__ADS_1
Rosa menyambut berlian dengan gaya gemulainya sambil berjalan kearah Raka, Berlian yang melihat langsung bertindak dia langsung menghadang langkah Rosa dan menatap Rosa dengan pandangan membunuhnya, Rosa yang merasa terintimidasi oleh tatapan itu langsung tersenyum kikuk.
Raka yang tadinya ingin mematahkan tangan Rosa itu langsung tersenyum karna melihat singa betinanya langsung bertindak, dia semakin merasa dicintai istri kecilnya itu.
''Aku datang bersama mereka untuk membicarakan hal serius dan aku ga mau berbasa-basi karna itu berikan jawaban memuaskan untukku''
Rosa atau dengan nama asli Roman Saputra itu langsung mengembalikan dirinya juga gaya gemulai yang dia biasa tunjukkan langsung tergantikan dengan laki-laki aslinya.
''oh.....memang siapa kau gadis kecil sehingga aku harus menurutimu?''
Rosa menjawab dengan gaya cool juga jangan lupakan dia duduk dengan menyandarkan dirinya serta mengangkat kaki kanannya menindih kaki kirinya juga lengkap dengan rokok yang diselipkan dijarinya.
semua orang langsung kaget melihat perubahan dari wanita jadi-jadian itu mereka tidak menyangka kalau dia memiliki suara yang boriton terdengar sangat seksi ditelinga para wanita tapi tidak dengan berlian karna dia sangat mengenal dan tau betul cara hidup wanita jadi-jadian yang satu ini, dia pemain segalanya baik pria dan wanita baginya tidak ada bedanya, bahkan berlian tau apa penyebab Rosa sampai seperti ini.
''Kau yakin ingin mengenalku? maka baiklah aku akan memperkenalkan diriku namaku Berlian cahaya herman''
''Lalu apa yang perlu aku takutkan dengan nama itu?''
''Hum......kau membuatku mulai kesal saja'' berlian yang mulai kehabisan kesabaran menyuruh seseorang masuk.
tak....tak.....tak....tak....suara sepatu yang beradu kelantai dan muncullah orang yang sangat Rosa kenal melihat itu Rosa langsung berdiri dan memberi hormat pada pria itu.
Bukan hanya Rosa yang kaget tapi Raka,Rendi, David juga sangat mengenal pria itu, karna yang mereka tau pria muda itu adalah tangan kanan sang pembantai yang ditakuti sepuh dunia bawah bahkan sampai keluar negri hanya saja tidak ada yang pernah melihat wajah sang pembantai itu karna dia selalu memakai topeng dan tak pernah mengeluarkan suaranya, dan sekarang mereka melihat pria itu datang kesini dan yang paling membuat mereka semua membeku ketakutan adalah karna pria itu menunduk memberi hormat pada berlian.
''Ledy memanggil saya''
pria itu bertanya dengan sangat hormat dan apa katanya tadi LEDY mereka semua benar-benar seperti berada di ujung kematian saja mendengar semua itu, Raka dan yang lain memang mengetahui kalo berlian punya kelompok, tapi mereka tidak pernah menyangka kalau wanita yang selama ini mereka kenal dengan kekonyolan, bar-bar dan juga ceroboh itu adalah sang pembantai.
''jadi bagaimana apa kau masih ingin membantah?''
tanya berlian dengan santai dan Rosa mati kutu dia tidak mungkin melawan maut,
''maaf atas kelancaran saya ledy,
saya akan menjawab semua pertanyaan yang ledy ajukan''
''baik aku mau bertanya apa ada seorang dokter yang dijual kesini BBdan apa kau sudah memberikan dia pada pria?''
pertanyaan berlian membuat Rosa bingung karna setahunya tidak ada dokter yang dijual ketempat yang ini.
__ADS_1
maaf
tetap setia di karya Rida ya gaesππππsemoga kalian suka ceritanya terimakasih ππππππππππππππ