
"Sungguh aku tidak percaya ,kau berteriak seperti itu,heh jadi selama ini kau hanya bersembunyi dibalik wajah cantikmu dan juga penindasan ibu tirimu selama ini?"
"Aku terlalu bodoh bisa mencintai wanita seperti dirimu"
Setelah mengatakan itu Luis diam, Ana yang mendengar ucapan Luis hanya tersenyum miris dengan hati yang begitu nyeri, dia tidak pernah menduga kalau semua akan berakhir seperti ini,dia yang masih diliputi kesedihan karna Luis yang tidak mau mempublish dirinya sebagai kekasih dan berpikir Luis tidak serius, sekarang semakin hancur karena ucapan Luis yang begitu menyakitkan.
Ana mencoba menahan luka dan kesedihannya,dia menatap wajah Luis yang begitu tampan, tapi Luis sama sekali tidak menatap dirinya, hal itu semakin membuat Ana berpikir bahwa Luis sudah tidak peduli lagi dengannya,Ana juga baru ingat sejak mereka bertemu Luis tidak pernah memanggil nama lengkapnya, dan sekarang? berarti Luis memang ingin mengakhiri hubungan mereka yang baru berjalan dua bulan tersebut.
Ana pun memutuskan, sebelum Luis mengucapkan kata mengakhiri, lebih baik dia yang bertindak terlebih dahulu.
"Apa kakak menyesal karna telah mengenalkuAna bertanya dengan santai seakan dia baik-baik saja, Luis diam saja dan bahkan tidak menatap kearah Ana.
"Hum, baiklah aku sudah tau jawabannya, mulai saat ini kita akhiri hubungan kita, kakak tidak perlu merasa malu lagi karna menjalin hubungan dengan wanita sepertiku, mulai hari ini kita hanya orang asing"
Mendengar ucapan ana, Luis sangat terkejut, dia pikir ana akan meminta maaf tapi malah mengakhiri hubungan mereka, Luis juga tidak mengerti kenapa saat mendengar ucapan ana Luis merasa hatinya sangat sakit, dan juga sedih, dia memang kesal dengan tindakan ana, membuat dia mengeluarkan kalimat yang sangat menyakitkan,tapi dia tidak pernah berpikir kalau harus mengakhiri hubungan mereka.
Luis berbalik menatap mata Ana dan dia juga melihat kesedihan Dimata itu, lalu kenapa harus mengakhiri jika masih memiliki cinta yang sama, Luis yang memang tidak berpengalaman soal urusan cinta tidak tau harus berbuat apa, tapi dia juga tidak bisa jika harus mengakhiri hubungannya dengan wanita tersebut.
"Kakak terimakasih untuk semuanya juga terimakasih karena telah menjadi pria pertama yang mencintaiku,juga menjadi mantan pertamaku, hahaha aku benar-benar konyol memang, tapi sudahlah tidak perlu dibahas lagi"
__ADS_1
Ana tertawa dengan kaku karna menahan air matanya, dia menatap wajah Luis yang tampan, dan juga yang hanya diam, ana mendekati wajah Luis dan cup.....Ana mengecup bibir pria itu dan tersenyum, setelahnya dia keluar dari mobil lalu menghentikan taksi yang lewat, sebelum masuk kedalam taksi, dia menatap Luis dan tersenyum dan Tampa disadari air matanya menetes, dia masuk dan menutup pintu juga kaca mobil tersebut.
Sementara Luis dia menatap taksi yang membawa wanita yang sekarang menjadi mantannya itu, dia menatap kearah jalan yang dilalui taksi itu, dan dia pun menangis, untuk pertama kalinya dia menangis hanya karna wanita dulu dia menangis karna ditinggalkan ayahnya dan memilih anaklain, tapi sekarang dia menangis lagi karna wanita yang begitu dia cintai mengakhiri hubungan mereka karna omongannya yang tak dia sadari begitu melukai hati wanita itu.
Sementara ana dia sudah sampai dirumahnya dan sudah dikamarnya, dia menangis sambil memeluk guling miliknya, dia menatap foto dirinya dan Luis yang tersenyum saat mereka pergi kepantai, dia juga menatap foto Luis yang dia ambil diam-diam saat mereka pergi ke mall.
Saat itu Luis memakai pakaian santai dengan kaos polos warna putih juga jaket warna putih dan celana pendek warna krem, Luis juga sejak pulang kerumahnya,dia hanya berdiam dikamar bahkan dia juga melewatkan makan malamnya.
Berlian yang tidak pernah melihat kelakuan sang putra memutuskan menemuinya,dan bertanya tentang masalahnya.
"Sayang ada apa Hem, kenapa kau terlihat tidak bersemangat begitu"
"Apa yang terjadi,luka seperti apa nak, apa kau selingkuh,"
"Bukan selingkuh mom, tapi aku berkata kasar dan sembarangan tadi"
Luis menceritakan kejadian itu kepada sang momi tapi tidak mengatakan sebab kesalahan pahaman yang terjadi, berlian yang mendengar itu menganga, dia tidak pernah menduga kalau Luis akan mengeluarkan kata-kata seperti itu, dan malah berharap Ana yang minta maaf bukan dia.
__ADS_1
Berlian pun kesal setengah mati,karna mendengar kata-kata Luis, dia pun keluar dari kamar Luis dan membanting pintunya dengan kuat, Raka yang kebetulan ingin menyusul sang istri terkaget karna melihat sang istri yang membanting pintu begitu kuat.
Raka melihat pintu bergantian melihat istrinya yang sudah jauh dari kamar sang putra, dia yang tidak ingin terkena getahnya ulah sang putra memutuskan mengejar istrinya, sampai dikamar dia melihat sang istri yang duduk didekat jendela di balkon sambil menatap kearah jauh.
"Ada sayang? kenapa kau terlihat sangat marah tadi hum?"
Berlian menceritakan semua yang terjadi dengan Luis dan ana, raka sendiri juga tidak percaya kalau Luis bisa seperti itu, dia juga sangat menyukai sifat ana yang sedikit mirip dengan sang istri, karna itulah dia sangat setuju Luis bersama gadis itu.
Tapi belum apa-apa sudah berakhir, dan Raka sangat menyayangkan hal itu, tapi apa mau dikata segalanya telah menjadi keputusan sang gadis, dan dalam dunia pacaran orang yang memutuskan atau memilih mengakhiri biasanya akan terlihat lebih kuat dari pada ditinggalkan atau diputuskan.
Dan sekarang Luis yang ditinggal akan menjadi lebih sakit karna dialah yang menjadi korban, walaupun kenyataannya dialah yang bersalah dalam hal hubungan mereka, sementara ana mencoba menerima semua yang terjadi dalam kehidupan sehari-harinya, dia belajar melupakan walau sulit, dia sadar siapa dia dan siapa Luis.
Hari ini sepulang sekolah Ana mampir ke kafe untuk menikmati waktu dengan sahabat-sahabatnya, mereka duduk didekat Diding kaca yang mengarah ke jalanan, mereka memesan minuman dan cemilan ringan sambil bercerita cerita, dan kebetulan tidak lama kemudian Luis terlihat keluar dari mobil dan berjalan kearah kafe, tapi sebelum itu dia membuka pintu samping mobil bagian pengemudi dan tara...... terlihat seorang wanita cantik dan berkelas keluar dari dalam.
Orang-orang yang sudah mengenal Luis juga tau kalau Luis belum pernah menjalin hubungan dengan wanita menjadi heboh, karna Luis terlihat menggandeng wanita itu dengan mesra, dan ana yang melihat semua itu tersenyum miris, dia tidak percaya dalam seminggu Luis langsung melupakan dia.
Ana juga melihat wanita itu yang tidak memakai masker seperti Luis memperlakukan dirinya semakin membuat hatinya sakit, tapi dia harus iklas dan kembali sadar diri, siapadia dan siapa Luis, Luis terus berjalan menggandeng wanita itu, bahkan Luis terlihat memperbaiki rambut wanita itu yang menutupi wajah cantiknya, dia tersenyum sangat manis terhadap wanita itu,dan setelahnya dia berjalan sambil bergandengan tangan dan mencari tempat duduk.
Kebetulan atau apa, kursi yang kosong hanya ada didepan meja ana dan teman-temannya, sehingga Luis mengajak wanita itu kesana, dia memperlakukan wanita itu begitu istimewa, dia menarik kursi untuk wanita itu, kemudian dia menyusul duduk dan posisi Luis duduk menghadap ke meja ana dan teman-temannya.
__ADS_1
Luis memanggil pelayan dan memesan untuk mereka, saat berbincang bincang dan tertawa Luis tiba-tiba melihat kedepannya dan DEG.... jantungnya berdegup kencang melihat wanita yang juga melihat kearahnya, dia tidak menyangka setelah seminggu putus mereka dipertemukan dengan situasi seperti ini, dia menatap Ana yang terus menatapnya, tapi tatapan Ana begitu dingin seakan tidak mengenal dirinya.
Tetap semangat dan beri komen kalian sebagai motivasi untuk akuπ€²π€²π€²π€²π€²dan janngan lupa like dan lainnya okππππππππππππππ€©π€©π€©π€©