Tak Terduga Jatuh Cinta: MAFIA

Tak Terduga Jatuh Cinta: MAFIA
Bab.31#####


__ADS_3


Sang ibu saat bertarung cui.....kren kan hahaha.


masih suasana pertarungan.


Tapi saat ini rasa kaget itu harus disimpan dulu, karna ada yang perlu mereka bereskan yaitu musuh yang entah siapa pemimpinnya.


Mereka semua maju dan membantu ayah dan ibunya juga yang lainnya, Tapi Sean masih tetap ditempatnya dia mengendarakan pandangannya keseluruh penjuru mencari keberadaan sang istri yang berperut besar itu, tapi tidak menemukan siliut dari istrinya dan itu membuat dia sangat takut.


Dia takut kalau terjadi apa apa dengan istri tercintanya, bahkan air matanya menetes Tampa ia sadari karna dia sudah berpikir yang tidak-tidak tentang sang istri, sampai sang ayah yaitu Rangga datang dan bertanya pada sang putra yang dia lihat sedang menangis.


''Raka kenapa kamu diam saja tidak membantu mereka dan hanya menangisi kehancuran ini?''


''Ayah aku bukan menangisi kehancuran ini tapi menangisi istri ku yang tak terlihat dimana pun, ayah Taukan dia sedang hamil?''


''Tapi dimana dia aku tidak melihatnya yah hiks....''


Mendengar Jawaban sang putra Rangga pun mencoba mencari cari dimana kira kira ada yang berperut besar, Sampai matanya melihat satu objek yang masih belum bisa dia yakini kalau itu sang menantu tapi jika dilihat perutnya besar, sehingga dia bertanya kepada sang putra takut kalau dia salah liat dan mungkin itu adalah k.......i yang sedang ikut menikmati pertarungan.


''Nak itu apa?''


Menunjuk seseorang yang ada diatas pohon.


Raka pun mengikuti arah tunjuk sang ayah dan dia benar-benar tidak percaya dengan penglihatannya, dimana disana dia melihat seorang wanita berperut buncit yang dia cari.sedang asik makan sesuatu.didalam mangkok, bukan hanya itu dia juga melihat ada kantongan


Yang sepertinya berisi makanan ringan sepertinya snek.


Karna sangkin banyaknya ada yang menyembul keluar dan itu adalah snek kentang goreng.

__ADS_1


''Ya ampun sayang apa yang dia lakukan disana ya Tuhan?'' Raka tepuk jidat melihat kelakuan istri nya yang memang sungguh sangat ajaib itu, bagaimana mungkin dia asik makan sementara yang lain sedang bertaruh nyawa didekatnya.


''Apa benar itu menantuku raka?''


''Ia ayah itu memang menantumu''


''Hahahaha....aku jadi ingat istri sahabatku hahahaha''


''Sahabatbayah siapa?''


''ah sudahlah lupakan itu lebih baik kita bantu mereka''


Tiba-tiba mereka mendengar suara teriakan seseorang dan itu membuat mereka semua tidak bisa bernafas sesaat karna disana seseorang menikam perut anggun dan pedang itu tembus kebelakang, pertempuran pun berhenti karna mereka semua tau wanita itu adalah adik sang raja hutan.


Berlian menumpahkan makanannya dan terdiam dengan tatapan mata merahnya melihat adik ipar yang juga sahabat baiknya seperti itu, Hans yang menyadari hawa keberadaan sang adik memutar kepalanya dan melihat mata yang sangat mengerikan itu.


Hans sangat tau kalau warna mata sang adik sudah berubah berarti kemarahannya sudah tumpah dan takkan bisa dihentikan siapun, tapi dia takut dengan kondisi sang adik yang sedang hamil karna sangat dilarang untuk membunuh dalam keadaan berbadan dua tapi kini dia yakin orang yang menghalanginya pun bisa tiada ditangannya.


''Lian sadarlah kau sedang hamil dek''


Tidak ada respon dari berlian dan sekarang semua orang melihat kearah dimana berlian turun dari pohon dan mereka melihat perubahan besar itu dan mereka ingat saat pernikahan dulu tapi tidak seperti sekarang yang sampai merubah warna matanya.


Raka mencoba menghentikan dan hampir melankah menghampiri sang istri tapi dihentikan oleh hans.


''Raka jangan dia dalam mode membantai dan kau bisa tiada ditangannya.''


Mendengar penjelasan Hans Raka hanya berdoa supaya sang istri dan anak-anaknya baik-baik saja.


''Beraninya kau melukai sahabatku seperti ini? apa kau sudah ingin kembali ke neraka terlebih awal?''

__ADS_1


''Hah....kau pikir kau siapa? kau hanya wanita lemah yang siap me.....k.....Ng dibawah pria''


Perkataan pria itu semakin mempercepat keberangkatannya ke neraka seperti yang berlian katakan tadi berlian mendekati pria itu dan melihat pedang yang sudah ditarik paksa pria itu dari tubuh sang sahabat.


Berlian mengambil pedang itu dari tangan pria itu dengan sangat cepat bahkan tidak ada yang menyadari sejak kapan pedang itu berpindah tangan dengan santainya berlian mengangkat pedang itu dan sreek.....kepala pria itu langsung terpikat dari tubuhnya dan darah langsing keluar dari leher yang masih menyatu dengan tubuhnya bahkan darah itu sebagian membasahi wajah berlian yang masih belum berubahnya.


Dia memutar tubuhnya dan mengangkat kedua tangannya memisahkan anak buah Raka dan orang-orang nya serta orang tuanya juga orang-orang yang dia lihat datang dengan Raka tadi setelah terpisah dia mengayun tangannya seperti bentuk menebas dan sreeeek........musuh pun musnah dalam hitungan detik.


Semua tubuh musuh musuhnya terpotong dua setelah itu dia membentuk tangannya seperti gulungan dan tiba-tiba entah darimana datangnya seperti kain panjang, menggulung semua tubuh musuh musuhnya dan terlempar ke arah hutan yang ada di belakang rumah itu.


walau jarak hutan dengan rumah ada sekitar satu kilometer tapi berkat kekuatan yang disertai kemarahan membuat berlian seakan melempar sebiji kelereng saja.


Setelah dirasa semua sudah selesai dia berbalik dan menatap sang suami, dan perlahan lahan warna matanya Bun kembali mewarnai semula, dia melihat Raka dan menangis, dia merasa gagal dan tidak berguna karna didepan matanya sang sahabat terluka begitu dalam.


Raka yang mengerti tatapan mata sang istri mendekat dan memeluknya dia mencoba menenangkan hati dan pikiran istrinya.


Sementara David dia sudah tidak berdaya merasa hidupnya hancur lebur dan harapannya untuk berjuang musnah, karna baginya anggun adalah jiwanya tapi sekarang apa yang bisa dia lakukan Tampa istri tercintanya.


David memeluk tubuh istrinya dengan erat tali sudah tidak ada lagi air mata karena dia sudah tidak bisa bicara apa-apa lagi, dia hanya memeluk istrinya dengan pandangan kosong.


Hans langsung turun tangan untuk mengambil langkah selanjutnya,dia meminta anak buah berlian untuk membawa ketempat biasa dimana mereka menangani kasus darurat seperti ini, dan David dibawa serta bersama mereka.


Karna rumah Herman yang sudah hancur lebur Hans membawa mereka ke mansion milik berlian yang memang sudah ada sejak berlian berusia 15 tahun.


Dan sekarang hanya tempat itu satu-satunya yang bisa mereka tempati,setengah jam perjalanan mereka tiba ditengah kota dimana disana ada bangunan megah dimana selama ini yang orang tau itu milik seorang miliader yang misterius itu tapi ternyata pemiliknya adalah berlian sendiri.


Sekarang semua orang semakin percaya kalau berlian memang memiliki seribu rahasia.


Mereka disambut dengan hangat dan baik oleh semua orang, karna memang berlian selalu menegaskan bagi semua orang bahwa mereka semua saudara dan tidak ada budak dan majikan,jadi mereka sudah terbiasa dengan cara menyambut seperti menyambut saudara yang sudah lama tak basuo.

__ADS_1


tetap semangat dan tetap setia pada cerita berlian dan Raka yπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘Œ dan jangan lupa dukungannyaπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ˜œπŸ˜œπŸ˜œπŸ˜œπŸ˜œπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉ


__ADS_2