Tak Terduga Jatuh Cinta: MAFIA

Tak Terduga Jatuh Cinta: MAFIA
Bab.28#####


__ADS_3

Setelah selesai dengan kekonyolan dan ke bar-baran berlian David memberi kode kepada Raka dan Raka yang mengerti kode itu mengajak David keruang baca dan meninggalkan berlian ,anggun dan kedua mertuanya di ruang keluarga.


''Sayang aku keruang kerja dulu y''


pamit Raka pada sang istri dan diangguki berlian.


Diruang kerjanya Raka.


''Ada apa?''


''Ada kelompok dari ninja KAMA yang mengacau di wilayah kita, ada beberapa warga yang mengaku kepihak berwajib kalau sudah ada sembilan Anak remaja yang menghilang tanpa jejak dan sampai sekarang kepolisian belum menemukan pelakunya''


Dan kau tau Raka kalau sampai kapanpun polisi tidak akan pernah menemukan mereka''


''Jadi sekarang apa kita akan diam saja? membiarkan mereka meraja lela?''


Kita harus segera bergerak cepat raka sebelum kita tidak bisa menghentikan perbuatan mereka yang semena mena diwilayah kita''


David berbicara panjang kali lebar pada Raka tentang keluhan para orang tua yang mengeluhkan anak-anak remaja mereka yang tiba-tiba menghilang tanpa jejak itu.


''Baiklah suruh Rendi untuk bersiap, karna Samuel masih memantau keadaan ayahnya ditempat berlian''


Dan kita berangkat sekarang juga, pastikan saat kita tiba Rendi juga sudah disana, aku tidak mau ada yang berleha leha.''


Inilah Raka kalau sedang serius dalam pekerjaan maka tidak ada teman dan keluarga semua sama dan David sebagai tangan kanan tentu tidak mau kena amukan sang raja hutan.


Tak...tak... tak...tak...suara langkah kaki yang menuruni tangga, dan semua orang mengalihkan pandangannya pada dua pria yang turun dengan pakaian rapi serba hitam itu.


Tentu semua orang sudah paham kalau mereka berpakaian seperti ini berarti ada masalah di dunia bawah.


''Raka....ingat kau tidak boleh membunuh dengan tanganmu sendiri, karna istrimu sedang hamil, kalau memungkinkan hindari menhlg habisi musuh-musuhnya sampai tiada, biarkan anak buah mu yang melakukannya atau ada Rendi dan David kau mengerti''

__ADS_1


Nasehat yang selalu disampaikan kedua mertuanya setiap kali ada masalah dengan dunia bawah.


''Ia Bu Raka akan selalu ingat nasehat ibu dan ayah''


jawab Raka dengan patuh karna dia tau itu semua demi kebahagiaan dan kesehatan sang bayi dan ibunya.


Setelahnya Raka dan David berangkat di supiri bodyguard kepercayaan sang istri yang memang memilik insting dan penciuman yang tajam tentang bahaya.


Bodyguard kepercayaan berlian ini juga bukan orang sembarangan dia adalah mantan Anggota FBI sekaligus penembak Rahasia yang tidak diketahui oleh siapapun selain Berlian bahkan dia dulu juga seorang mantan pembunuh paling ditakuti di negara lain.


Karna tidak ada yang tau darimana asal pembunuh misterius di negara luar itu Dia berhenti dan bergabung dengan berlian bahkan dia adalah anak angkat Ayah Herman sejak 5 10 tahun lalu. Dia jadi pembunuh misterius karna dia punya alasan yang sangat besar sehingga dia melakukan itu.


Bukan karna diancam dan yang lain lainnya tapi karna dia pernah melihat beberapa orang luar yang juga berbuat semena-mena menarik terhadap anak negaranya itulah alasan utamanya.


Berlian mengetahui latar belakang sang kakak pun sebenarnya terkejut tapi yang namanya jiwa pembela tidak bisa ditebak.....


Mereka sampai ditempat yang menurut tanda yang diberikan Rendi pada mereka, tapi tempat itu sepi seperti tidak ada manusia disana bahkan mobil Rendi juga tidak terlihat begitu juga anak buah Raka.


''Ka Hans...apa kau juga berpikir hal yang sama denganku''


Raka bertanya pada Bodyguard kepercayaan berlian, atau yang disapa akrab dengan nama HANSEL atau hans.


''Tidak...'tempat ini tidak kosong ada banyak musuh disini''


jawab hans.


Tapi dimana dan dimana Rendi?''


Han mencoba memakai kaca mata miliknya dimana kaca mata itu adalah hadiah ulang tahun dari berlian untuk sang kakak, dan itu bukan kaca mata sembarangan, karna dia punya cahaya yang bisa melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat dengan mata kita biasa.


Tapi dengan kaca mata ini kita bisa melihat dengan jelas, dan memang benar ditangan luas yang terlihat kosong itu ada sebuah tempat yang sepertinya sudah dirancang sedemikian rupa sehingga tidak akan bisa ditemukan musuh.

__ADS_1


Dan Hans sangat takjub dengan hal itu, tapi ingat tidak ada yang bisa mengalahkan sang pembantai.


Hans juga melihat bahwa Rendi dan anak buah Raka sudah masuk jebakan.


Hans meminta Raka dan David juga semua anak buah Raka untuk bersiap bertempur mengarah kearah Utara karna disanalah tempatnya.


Raka dan semua orang menatap tempat itu tapi hanya ada lahan kosong yang luas, tapi Hans bilang jarak mereka hanya sekitar 7 m dari pagar mendengar itu semua orang langsung waspada dan Hans dia mencari sesuatu yang bisa dia gunakan untuk memancing orang yang disana membuka gerbang dan ya dia melihat sasaran empuk.


Dorrr.....ahkkk..... teriakan yang menggema dan wanita itu melepaskan sesuatu benda dan kretak......benda itu jatuh sehingga alat canggih yang menutupi penglihatan itu runtuh dan sekarang Raka dan yang lain melihat didepan mereka ada bangunan megah dan besar disana.


Dan disana juga Rendi dan Samuel sudah memiliki luka-luka dibeberapa bagian tubuh mereka.


Saat Raka ingin bertanya tapi tiba-tiba terdengar suara tembakan dari arah lain dan akhirnya pertempuran tidak bisa dihindarkan Hans yang mengingat sang adik hamil melindungi Raka dan.memastikan Raka tidak menembak mati musuh.


''Raka kau cukup lumpuhkan mereka ingat nasehat ayah, tetap disampingku ''


''Ia kak aku ingat aku hanya menembak tangan mereka supaya senjatanya jatuh jadi kakak bisa melanjutkannya''


''ok sip''


Dor..dor...dor....buk..sreek..suara pertempuran dimana mana juga suara seperti sayatan pisau juga tendangan dan masih banyak suara lain disertai teriakan dan dan benda pecah dan patah.


pertempuran berlangsung sangat sengit dan memakan waktu hampir satu jam karna memang anak buah penjahat hampir ribuan sementara Raka hanya membawa 125 ditambah Rendi dan Samuel yang membawa 56 jadi total semuanya 181 orang sungguh pertarungan yang tak seimbang.


Walau banyak yang terluka, tapi tidak ada yang tiada mereka pulang dengan kemenangan juga melepaskan anak-anak remaja yang dipaksa mengerjakan pekerjaan orang dewasa ya itu membangun terowongan menuju pantai Dan Raka malah meledakkan terowongan itu.


Dan semua anak anak remaja yang dipaksa bekerja selama ini itu merasa senang karna mereka lepas dari siksaan orang-orang jahat yang selama ini menyiksa mereka dengan bekerja dan bekerja tanpa memberi mereka waktu istirahat bahkan untuk tidur hanya dua jam dan siapa yang terlambat bangun akan dipukuli.


Tapi sekarang mereka bisa kembali kekeluarga mereka dan hidup normal kembali sesuai usia mereka.


trimakasih yang setia dengan kisah berlian πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™sabar menunggu kisah selanjutnya πŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ˜œπŸ˜œπŸ˜œπŸ’“πŸ’“πŸ’‹πŸ’‹πŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉ

__ADS_1


__ADS_2