
Ketiga orang itu mulai goyah dengan kesetiaan mereka terhadap sang tuan,karna melihat Luis lebih mengerikan daripada sang tuan yang sudah menjadikan mereka menjadi manusia penuh kegilaan dan juga menjadi pisiko yang tak punya hati, ya mereka semua orang-orang yang dilatih untuk menjadi seorang manusia yang tak berperasaan/hati juga belas kasih.
Mereka justru merasa terhibur jika mendengar suara teriakan atau rintihan juga tubuh yang menggelepar gelepar seperti ikan yang dibiarkan Tampa dikasih air,melihat hal seperti itu, mereka justru merasa kalau itu begitu membahagiakan hati mereka,membuat mereka merasa sudah sangat hebat.
Tapi melihat Luis yang mampu memisahkan kepala dari tubuh hanya dengan mengibaskan tangan membuat mereka seperti melihat malaikat maut yang siap menjemput mereka.
Luis dan yang lain, yang melihat perubahan wajah mereka,merasa akan mendapatkan siapa dalang dibalik semua kekacauan yang terjadi,Raka yang melihat gelagat ketiga orang itu, tersenyum dia sedang berpikir bahwa sang istri akan senang jika,bisa bertemu tuan orang-orang bo........h ini.
"Tuan kami siap memberitahukan siapa dia tapi kami mohon setelah kami beri tahu, bisakah tuan mengabulkan permintaan kami?"
"Apa yang kau inginkan,aku akan menyanggupinya"
Entah darimana datangnya wanita itu,membuat semua orang menatap ke arah suara berasal,dan melihat momi berlian berdiri dengan tatapan mata yang begitu menakutkan,membuat semua orang bergidik melihatnya,Raka dan Luis saja masih belum terbiasa melihat tatapan mata itu.
"Si... siapa kau, kekenapa kau yang menjawab"
Ketiga orang itu mulai bersingkut mundur ketakutan saat merasakan aura mematikan dari wanita paruh baya yang masih begitu cantik,diusianya yang sudah lebih dari 40an tersebut.
"Kamu tinggal jawab apa permintaanmu, tidak perlu tau siapa aku,karna kalau kau tau siapa aku mungkin kau akan berpikir dua kali untuk mencari masalah di kotaku"
Mendengar perkataan berlian,ketiga orang itu, semakin merasa kalau mereka memang telah mengusik orang yang salah.
__ADS_1
"Aku hanya ingin, saat kami telah tiada, tolong keluarkan seluruh keluarga kami dari tangan pria itu"
"Baik, sekarang sebutan siapa yang sudah menyuruh kalian mengacau di kotaku?"
"Dia adalah SAMI dia yang sudah mendidik kami selama ini,dan meminta kami untuk mengambil or....n or.....n itu, supaya bisa dijual kenegara xxx"
"Siapa SAMI? dan dimana dia tinggal, kenapa kami tidak pernah mendengar nama itu?"
"Begini saja Tan, kita minta mereka untuk menyebutkan ciri-cirinya,dan kita melukisnya kan gampang"
"Ia sayang, yang dikatakan Rudi itu benar, bisa saja itu nama samarannya,jadi mereka tidak tau nama aslinya"
"HM...baiklah, sekarang siapkan alatnya dan lukis,dan kalian coba sebutkan ciri-cirinya"
Raka tidak percaya dengan apa yang dia liat,dia menatap ketiga orang itu dengan tatapan membunuh dan juga kemarahan, karna merasa telah dibohongi.
"Kalian mencoba menipu kami hah? berani sekali kalian menyebut dia sebagai penjahat seperti itu,apa kalian pikir kalian bisa menipuku dengan trik murahan ini?"
"Tidak tuan,kami tidak berbohong, dia adalah tuan kami,dia juga yang sudah menyandra keluarga kami, kalau tuan tidak percaya, tuan bisa mencari taunya dialamat ini"
Sambil menyerahkan sebuah kartu alamat, Raka yang sudah tidak bisa menahan amarah pun menendang sebuah besi bulat dan besi itu terlempar sekitar 10 meter,Luis pun mencoba meminta sang ayah untuk tenang,karna dia juga sulit untuk percaya.
__ADS_1
Setelah memutuskan mencari tau, sekarang mereka semua sudah tiba,di depan sebuah rumah yang sudah tua,dan sepertinya sudah lama tidak terurus lagi, berlian mencoba mengamati sekeliling tempat itu, tapi terlihat sangat sunyi, seperti tidak ada kehidupan disana,tapi mereka tetap harus waspada dan berhati-hati, mereka masih bersembunyi sambil mengamati tempat itu,dan tak lama kemudian keluarlah seseorang dari dalam.
Raka, berlian,luis dan Rudi tidak percaya dengan apa yang mereka lihat,ya orang yang keluar itu, adalah orang yang sama seperti yang dilukisan, mereka juga melihat pria itu membawa sebuah bungkusan yang bergerak-gerak, entah apa isinya, tapi yang jelas itu masih hidup, semua orang bertanya-tanya akan dibawa kemana bungkusan itu, berlian berinisiatif untuk mengikuti pria itu, dengan kekuatan meringankan tubuhnya,dia mengikuti pria itu sampai akhirnya pria itu berhenti disebuah bangunan yang seperti gudang tapi berdinding tembok kuat.
Berlian memberi pesan lewat chat dan semua orang datang ke tempat tersebut, berlian melihat pria itu mengeluarkan isi bungkusan kantong besar itu,dan sangat syok melihat isinya, berlian merasa ini sudah melewati batas yang seharusnya, berlian menatap ke arah bangunan tersebut dan melihat, disana ada begitu banyak buaya yang sudah kelaparan,dan berlian bisa sudah tau apa yang akan terjadi sebentar lagi sehingga dia menghentikan pria tersebut.
"Rizky........apa yang kau lakukan Han?"
Berlian berteriak penuh kemarahan melihat perbuatan anak yang sudah dibesarkan sahabat sekaligus adik iparnya itu, bagaimana tidak,Rizky yang dibesarkan oleh anggun sang sahabat justru berniat memberikan anggun sebagai santapan buaya, entah kenapa Rizky bisa menjadi segila itu.
Rizky yang mendengar suara berlian pun tentu ketakutan karna dia sangat tau berlian bukan tandingan siapapun juga didunia ini,hal itu membuat dia menjatuhkan anggun dibawah kakinya yang sudah mulai gemetaran, Semua orang tidak percaya dengan apa yang dilakukan oleh Rizky dan kenapa dia bisa punya sifat seperti itu, Raka menatap Rizky penuh penyesalan karna pernah menyayanginya,ya dia ingat dia memilih Rizky dibanding anak-anaknya.
"Apa yang sudah kulakukan Rizky, kenapa kau sampai tega ingin membunuh wanita yang sudah membesarkan mu dengan cara seperti ini hah?"
"Karna aku suka melihat dia merintih kesakitan juga berteriak"
Semua orang menganga dan juga emosi mendengar jawaban yang begitu simpel dan santai dari Rizky,
"Apa begini caramu membalas Budi atas kebaikan ibu angkatnya itu?"
"Aku tidak pernah merasa dia ibuku,bagiku dia hanya orang bodoh yang sabar membesarkan ku,aku sudah bilang,aku mau melepaskannya asal dia mau berhubungan i........m dengan ku,sama seperti yang selalu aku liat, saat dia bersama David"
__ADS_1
Berlian yang sudah tidak sanggup menahan kemarahannya pun mendekati Rizky dengan cepat bahkan tidak ada yang menyadari pergerakannya,dia langsung memegang kuat rahang Rizky sehingga pria itu kesulitan untuk bicara,berlian mengangkat dagu Rizky dan Tampa belas kasih karna dipicu kemarahan yang begitu besar, berlian menarik paksa li...........h Rizky dan langsung memotongnya dengan kibasan tangannya.
mana nih like dan komenya ko sepi terus, favorit dan hadianya juga kosongðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜plis berikan untuk ku sebagai penyemangat dongðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜