
*beberapa bulan berlalu*
Hubungan Antara papa Max dan ayah Herman beserta istri-istri mereka berjalan dengan baik bahkan sangat baik
terkadang mereka menghabiskan waktu bersama jika masa libur, juga mereka sering melakukan makan malam bersama ditempat-tempat tertentu sehingga tak jarang mereka sering membahas masalah anak-anak mereka
dan semua itu tidak luput dari masalah pernikahan,
begitu juga dengan Raka dan Berlian walau kadang sering cekcok Tapi mereka sudah berbaikan, bahkan semua teman-teman mereka juga sudah saling mengenal dan tidak ketinggalan adik tercinta Raka sada.
seperti hari ini, ketujuh orang sahabat itu tengah berkumpul disebuah kafe, dan kafe itu adalah kafe yang sering dikunjungi oleh Berlian dan anggun, dan saat ini David dan anggun sedang menjalin hubungan yaitu sepasang kekasih, sementara Sasa dan rendi memang sudah lama berhubungan sementara raka sedang menjalankan rencananya untuk mengungkapkan perasaannya yang sudah lama dia pendam kepada gadis kecilnya,Samuel dia juga punya kekasih tapi seorang dokter jadi belum bisa ikut dengan mereka tapi Berlian dan anggun belum mengenal siapa kekakis Samuel itu atau lebih tepatnya tunangannya.
suasana di dalam kafe,
''lian....''. anggun belum mencoba mengalihkan perhatian temannya itu dari ponselnya karna sedari tadi melihat Raka yang merasa diacuhkan oleh gadis kecil itu.
''hum.....'' hanya deheman yang yang terdengar sebagai respon gadis itu.
''lian sebenarnya Lo lagi ngapain sih dari tadi asik Mulu dengan ponsel Lo itu? kalo Lo datang ke sini cuma main ponsel mending tadi ga usah ikut.'
anggun mulai jengah dengan sikap tidak peduli sahabatnya itu,karna biasanya kalo mereka keluar pasti Berlian paling semangat dan menjadi orang yang tidak mau berhenti berbicara, tapi kali ini anggun merasa Berlian sangat berbeda dan itu bukan cuma hari ini,itu dah dari beberapa hari sebelumnya jadi dia benar-benar merasa kehilangan sahabatnya,karna walau mereka bersama Berlian seakan berada ditempat yang jauh dan anggun tidak menyukai itu.
''Berlian''..... habis sudah kesabaran anggun dan juga sikap anggunnya dia benar-benar muak karna merasa Berlian tidak menghargai kebersamaan mereka, sehingga dia berteriak begitu keras sampai mengundang perhatian para pengunjung lainnya, bahkan berjalan dan yang lain tidak pernah menyangka kalo anggun bisa semarah itu.
''lo kenapa gun?''...... Berlian yang masih belum sadar kesalahannya bertanya dengan nada yang lembut.
''lo.. tanya gue kenapa? Lo sadar ga sih belakang ini sikap Lo itu jauh berbeda dari yang dulu? Lo tu......... ''
anggun ga melanjutkan ucapannya, dia berdiri menyambar tasnya dan pergi meninggalkan semua orang, Berlian walau belum juga sadar kesalahannya dia mengikuti anggun keluar diikuti yang lain juga sebelum menyusul yang lain David meninggalkan beberapa lembar uang pecahan Rp 100 ribu dan menyusul yang lain,.
__ADS_1
''gun Lo kenapa?... kenapa tiba-tiba marah dan teriak gitu?'' Berlian bertanya sekali lagi setelah berhasil menyulap anggun.
''gun jangan gini Ok, kalo ada masalah ya ungkapin dong jangan membuat Kita jadi bingung?''
anggun berbalik menatap Berlian dengan sangat intens
''lo nanya gue? harusnya yang ditanya itu Lo bukan gue?''
'' kalo ada yang ditanya soal masalah itu juga Lo bukan gue Lin, tapi lo''
''gue..? emang gue.. kenapa? gue merasa ga papa ko, kenapa nanya gue?''
''ya memang Lo lin...Lo kenapa dan ada masalah apa sebenarnya sehingga belakang ini Lo jarang banget kumpul Ama kita, juga ponsel Lo juga kadang ga bisa dihubungi,Lo ada masalah apa? cerita ama kita, jadi kalo kita bisa bantu kita akan membantu sehingga saat kita ngumpul itu waktunya kita gunakan untuk saling berbagi cerita, saling mensufort,dan juga Kita bisa tertawa, tersenyum bersama bukan seperti tadi yang lain sibuk menanyakan keseharian sesama teman tapi lo sibuk dengan dunia losendiri kalo memang Lo ga suka gabung
merasa kami menggangu kesibukan Lo itu ngomong, jadi lain kali kita bisa kumpul tampa masalah ok''
anggun pergi meninggalkan Berlian sambil menarik tangan David begitu juga rendi dan Sasa, sementara Samuel tadi langsung pamit karna ada telpon dari asistennya, sekarang hanya ada raka dan Berlian yang sedih karna untuk pertama kalinya dia dimarahi Ama anggun sejak mereka menjadi sahabat,
Berlian benar-benar menyesal karena mengabaikan sahabat-sahabatnya karna alasan yang belum bisa dia ungkapkan,
''kau sedih?''.....'raka bertanya sambil memutar badan Berlian, dan melihat bahwa sebentar lagi sungai itu akan meluap dan dia tidak senang melihat itu, hatinya sakit melihat air mata gadisnya, dia seakan ikut dalam kesedihan,dia merasa ada yang sakit tapi tak terlihat luka yang berdarah.
''ak..aku....aku..... membuatnya sedih dan marah.... hiks... hiks....aku ....aku.....ga sadar kalo kita lagi ngumpul.....maaf...hwaaaa.........'' Berlian menangis keras didalam pelukan Raka, dia benar-benar ga kuat kalo didiamin sahabatnya itu, membayangkan dia di cuekin itu membuat tangisnya tambah kuat.
..........
sejak kejadian di kafe ini sudah dua Minggu Berlian dan anggun tidak saling sapa lebih tepatnya anggun selalu menghindari Berlian, dan karna itu pula Raka lebih sering menghabiskan waktunya dengan Berlian, dan ia sekarang Berlian dan Raka sudah menjadi sepasang kekasih karna Raka tidak mau menyia-nyiakan kesempatan yang ada ibarat kata sambil menyelam minum air,karna itulah Raka dalam waktu kebersamaan mereka dalam dua Minggu ini dia sudah mengutarakan perasaannya tepat dihari ketujuh dari dua Minggu yang mereka jalani dan hasilnya tidak mengecewakan, bahkan tidak tanggung tanggung Raka mengajak Berlian menikah secepatnya dengan alasan, kalo terlalu lama pacaran takut hilaf 🤣🤣🤣🤣🤣
padahal mah karna Raka sudah tidak sabar untuk membawa Berlian secepatnya kerumahnya, membayangkan tidur bersama, bercerita bersama, bermesraan kapan dimanapun bebas tampak takut dosa.
__ADS_1
dan anggun di setiap sikapnya yang dingin belakang ini dia bahagia mendengar kabar itu dari David bahwa Raka dan Berlian sudah pacaran bahkan berencana secepatnya akan menikah,.
tanpa diketahui Raka dan Berlian sebenarnya inilah rencana mereka untuk menyatukan kedua orang yang sebenarnya saling memiliki ketertarikan itu, untuk bersama.
..........
durrrt....durrrrt.......''halo sayang?'' Raka
''bisa jemput aku ga ka?'' Berlian
''emang kamu lagi dimana sayang?''raka
''aku lagi di jalan xx baru pulang dari tempat teman tapi tiba-tiba motor nya mpgok''
''ya udah tunggu bentar ya sayang aku akan kesana ingat jangan kemana-mana ok!''tut......
skip......
tup....suara pintu mobil di tutup
''ka....''
''sayang kamu dari mana?dan tempat ini juga sepi pengendara, memang kamu habis dari mana sih?''
Raka bertanya dengan sangat kwartir, bagaimana tidak tempat dimana berlian saat ini termasuk jalan yang jarang dilewati kendaraan,karna untuk ketempat dari tempat ini kekota harus melewati hutan yang rimbun walau pun ini jalan beraspal,karna itulah raka bingung dari mana sebenarnya Berlian.
''akukan dah bilang dari rumah teman,dan memang rumah nya jauh juga harus melewati jalan ini.''
Berlian menjawab dengan santai karna karna pada kenyataannya dia habis dari tempat rahasianya, jadi harus melewati jalan ini.
__ADS_1
terimakasih 🙏🙏🙏🙏 tunggu bab selanjutnya ya gaes 👌👌👌👌👌😜😜😜😜 tetap dukung karya aku ya teman-teman 🙏🙏🙏🙏