
Setelah polisi membawa istri dan anak tirinya,pria itu menghampiri putrinya dan memeluknya sambil menangis,dia merasa begitu bersalah karena selama ini, dia begitu percaya pada istrinya, sehingga tidak tahu seperti apa kehidupan putrinya selama dia bekerja,apa lagi jika dia ada di negara lain, dia tidak pernah berpikir kalau sang putri begitu menderita hidup bersama ibu tiri juga adik tirinya.
Sang ayah mengetahui perbuatan istrinya saat dia memasang CCTV yang begitu kecil sampai tidak bisa dilihat kalau tidak begitu teliti melihatnya,hal itu bermula saat dia pulang dari pekerjaannya, dan menemui sang putri, tapi dia melihat kejanggalan pada putrinya,karna putrinya memakai pakaian yang kebesaran juga lengan panjang disiang hari bahkan saat mau tidur.
Untuk memastikan kecurigaannya,sang ayah menunggu sampai tengah malam, setelah dirasa semua orang sudah tertidur,dia masuk ke kamar sang putri dan mencoba menggulung lengan baju yang dipakai sang putri,dan dia begitu terkejut melihat tangan putrinya yang memburu seperti habis dipukul pakai benda seperti rotan atau mungkin kayu kecil.
Sang ayah juga memeriksa punggung putri dan mendapati luka-luka yang sepertinya sudah sembuh dan juga ada yang masih kehitam-hitaman, sejak saat itulah sang ayah memasang CCTV dan setiap hari dia melihat bagaimana perlakuan wanita yang dia nikahi itu terhadap putrinya.
Dan hari ini dia sudah tidak tahan lagi mendengar putrinya terus menerus disalahkan sehingga diapun membuka semua kejahatan yang diperbuat wanita itu,dan menjebloskannya kepenjara bersama Putrinya yang selama ini membantu ibunya menjalankan kejahatannya.
Setelah beberapa lama, sang ayah merasakan nafas putrinya yang teratur dan disaat dilihat benar saja, sang putri sudah tertidur, dia membaringkan sang Putri dengan perlahan lahan, supaya tidak terbangun.
"UM,maaf kalau boleh tau, kenapa putriku bisa bersama dengan kalian?"
"Itu...UM...anu..."
"Oh begini mereka tidak sengaja bertabrakan,ia bertabrakan"
"Bertabrakan? tapi putriku dia tidak membawa mobil ataupun motornya,lalu dengan apa mereka bertabrakan"
"Dengan bibir"
"Hah...."
"Eh..Bukan maksudku temanku tidak sengaja menabraknya,saat dia sedang berjalan sambil melihat ponselnya,terus bibir mereka bertabrakan begitu"
"Aku yang salah,dulu begitu percaya pada wanita itu, sampai tidak menyadari penderitaan putriku, tapi terimakasih atas kebaikannya, sudah membawa putriku kerumah sakit"
"Ah ia ia sama sama"
Disaat sahabatnya sedang asik berbicara Luis tiba-tiba mengajukan pertanyaan yang membuat sang sahabat dan pria dewasa itu menatapnya.
__ADS_1
"Apa benar dia putri kandungku? atau kau mengadopsinya atau mungkin kau menipunya"
"Ia dia memang putriku, oh ia rasanya tidak enak berbicara tanpa tau nama masing masing, kenalkan namaku YOHANNES panggilan saja yo atau amnesia,ya senyamannya"
"Ah...benar agak gimana gitu bicara Tampa saling mengenal, aku RUDI dan dia LUIS "
"Luis? Apa Luis dari keturunan pembantai dan raja hutan? oh suatu kehormatan bisa mengenal anda tuan"
"Dan tadi anda bertanya apa dia benar putriku, itu benar dia putriku,Aku sudah punya anak saat aku baru menginjak kelas XII dan wanita yang aku cintai seharusnya masih kelas Xl Tapi dia meninggal saat melahirkan,"
"Wah anda hebat sekali y,umur segitu sudah jadi ayah" hahaha.......
"Semua orang pasti berpikir aku menghamilinya karna pergaulan bebas, tapi kenyataannya, kami dijebak oleh teman-teman kami, waktu itu ulang tahun salah satu teman kami,dan y, kami sudah berpacaran sejak SMP kelas ll, dan dipesta itu ada yang sengaja memberi kami minuman, yang sudah dicampur obat perangsang"
"Setelahnya mereka mengunci kami di gudang, aku masih ingat betul siapa mereka, saat itu,kami masih sadar dan berusaha keluar supaya tidak terjadi dosa itu"
" Tapi tidak ada yang membukanya sampai akhirnya kami melakukannya, dan saat itu wanita yang aku cintai itu, merekam semua orang yang menertawakan kami juga menghina kami,dan membenci kami,dia juga merekam saat mereka mengakui bahwa mereka sengaja melakukan itu"
"Orang tua ku begitu marah begitu juga orang tua wanitaku, semua teman-teman kami berpura pura tidak tau apa yang telah kami lakukan, saat kami dimarahi kedua orang tua kami wanitaku diam diam menelpon polisi, untuk menangkap mereka semua dan membuktikan pada kedua orang tua kami, kalau kami dijebak"
"Karna saat aku mengatakan yang sebenarnya, orang tua mereka justru mengatakan kalau aku mengada Ngada dan sengaja menuduh mereka, supaya kami tidak terlihat bersalah, mereka semua membela anak-anak mereka dan menghina kami"
"Tapi tidak lama kemudian datanglah beberapa polisi dan menanyakan siapa yang melaporkan kejadian itu, wanitaku berdiri dan menemui polisi itu, yang memang pernah ditolong oleh wanitaku tanpa sepengetahuan orang lain,"
"Tampa berbasa basi dia langsung menyerahkan bukti bukti perbuatan mereka semua, dan dia tetap menyimpan juga diponselnya, untuk jaga jaga kalau ada yang merusak bukti itu"
"dan dia juga mengirimkan pada semua orang, semua orang yang melihat kejadian itu, tidak percaya kalau orang yang selama ini kami anggap teman ternyata adalah musuh,dan begitu sampai saat wanitaku melahirkan bayi perempuan, karna terlalu muda dia harus meninggalkan aku bersama putri ku, itulah mengapa diusiaku yang sekarang aku sudah punya anak yang sudah dewasa"
Luis dan Rudi sang sahabat begitu prihatin dengan nasip pria itu, tapi itulah takdir yang tidak bisa kita tolak.
"Lalu apa pekerjaan mu tuan Yo, kenapa anda sampai tidak bisa menjaga putrimu,dan meninggalkannya saat anda keluar negri?"
__ADS_1
"Aku seorang pilot, dan itu cita cita ku dari dulu, sementara ibunya dulu bercita cita ingin jadi pramugari,hiks tapi dia meninggalkan kami sebelum dia menyelesaikan sekolahnya"
Tampa diketahui oleh mereka bertiga gadis itu sudah bangun dan mendengar cerita yang sama tentang sang ibu,dan dia hanya bisa menangis sambil mengigit selimut supaya suara tangisnya tidak terdengar.
Setelah bercerita begitu lama, ponsel Luis berdering,dan itu dari dan itu dari markas yang dulu adalah tempat rahasia berlian, dia pun mengangkatnya.
"Ada apa kau menelpon ku jos?"
"Den ada masalah di markas tuan raka, ada yang berani menculik beberapa perlengkapan persenjataan"
"Siapa yang berani bermain main dengan tanahku?"
"Kami kurang tau den tapi kami siap menerima perintah den"
"Hum lakukan yang terbaik dan jangan beri ampun pada para bajingan itu, bila perlu bawa Sawa bersama kalian mengerti"
Tut......
"Ada Luis, kenapa kau terlihat seperti sedang marah?"
"Kita harus kemarkas ada tikus yang mencoba menggigit karung beras kita"
"Wah ...enak nih kita bakal ada pertarungan hahaha"
"Maaf tuan Yo boleh tinggalkan aku berdua sebentar dengan putrimu,?"
"Tentu, dan ya panggil dia Ana, karna nama DIANA"
"Hum"
terimakasih masih setia dengan cerita berlian dan juga Raka dan anak keturunannyaππππππ€©π€©π€©ππππ tetap dukung karya aku dan juga jangan lupa like dan komennya serta vote nya
__ADS_1