Tak Terduga Jatuh Cinta: MAFIA

Tak Terduga Jatuh Cinta: MAFIA
Bab.35#####


__ADS_3

Pertarungan terus berlanjut dan Anton semakin merasa dendam nya semakin memuncak karna mengetahui keberuntungan Herman yang malah mendapat putra yang tangguh walau yang dia tau Herman hanya seorang dosen, di universitas suasta tapi sekarang dia semakin yakin semua kekayaan yang dimiliki Herman berkat putranya.


Memikirkan hal itu justru mengundang kebenciannya semakin mendalam.


''Herman kau benar-benar beruntung, seharusnya aku yang memiliki semua ini anak laki-laki yang membuat aku bangga tapi justru kau mengambil Sinta dariku sehingga keberuntungan, beralih padanya.


''Herman..............aku akan mengambil semua yang menjadi milikmu, semuanya habisi pria itu''


Menunjuk Herman yang mulai kehabisan tenaga.


Berlian yang mendengar teriakan dan kata-kata yang keluar dari Anton melawan mantan anak didiknya dengan serius , sementara Hans bingung mau bantu siapa karna Anton mengincar ibunya sementara sang ayah sudah mulai kewalahan.


Tapi akhirnya dia kembali lega saat melihat Raka membantu sang ayah, dan itu sudah membuat dia fokus kembali melindungi sang ibu yang masih bertarung, Sementara Raka dia sudah dalam mode raja hutan dia mengoyak bahkan mematahkan tulang sang musuh tanpa bekas kasih.


Dia terus bertarung seakan semua musuhnya hanya semut kecil baginya, karna dengan santai dia menangkap musuh dan kretak suara patahan tulang buk....suara tubuh yang terlempar dan tiada seketika begitu seterusnya, sampai musuh yang tadi banyaknya seperti semut kini hanya tinggal ratusan walau orang-orang Raka dan berlian masih kalah jumlah tapi itu menambah semangat juang bagi mereka.


Berlian yang sudah bosan bermain akhirnya serius dalam bertarung,dia menunjukkan ciri khas sang pembantai bertarung dan itu membuat sang lawan syok, Dia baru menyadari kalau orang yang dia lawan sejak tadi adalah salah g pembantai sendiri.


Dia mulai ketakutan dan berjalan mundur dan tak melawan lagi, Anton yang melihat itu menjadi marah,


''hei kau.....kenapa malah mundur habisi dia dan setelah ini kita akan melapor pada sang pembantai cepat.....''


Tapi gadis itu sama sekali tidak mendengar teriakan anton, karna dia sudah tau akhirnya bahwa dia akan tiada saat ini juga.


Berlian berlari dan langsung menghantam tubuh gadis itu dan langsung terbelah dua, semua orang langsung berhenti dan terdiam, mereka tidak menyangka kalau berlian akan menewaskan musuhnya dengan cara mengerikan seperti itu, Anton langsung mu.....h melihat semua yang berserakan dihadapannya begitu mengerikan.


Bagaimana tidak mengerikan semua perkakas dalam milik gadis itu hancur dengan ukuran kecil kecil, mulai dari tali rapianya juga yang berbentuk sedikit mirip daun alias hati, yang lonjong melengkung seperti terong alias empedu dan juga yang berbentuk segi tiga yaitu jantung semua hancur tak berbentuk selain daging kecil kecil seperti dicincang sembarangan, sementara tubuh terbelah dua,semua orang baru melihat sosok berlian yang seperti ini.


''Kau bilang sang pembantai adalah tangan kananmu? akulah sang pembantai itu, jika kau masih ingin hidup pergi dan jangan kembali lagi kalau tidak aku sendiri yang akan mengurusmu, jadi sekarang pergi dan bawa orang-orang bo.....h mu ini dari halaman rumah ayahku''


Anton lagi-lagi mendengan kata ayah yang berarti Herman punya anak dua atau mungkin lebih , tapi itu tidak lah penting karna yang terpenting sekarang adalah meninggalkan tempat ini sebelum kematian menjemputnya.


Dia berbalik siap melangkah tapi terhenti karena perintah berlian.

__ADS_1


''Hei pak tua sebelum pergi bawa daging cincang ini dari depan rumah ayahku'' atau aku akan mengirimnya kekamar tidurmu nanti''


Mendengar itu dengan suara gemetar dia menyuruh anak buahnya untuk membawa apa yang disuruh berlian.


''Ka...ka..kali....kalian...bawa se...se...semua itu cepat''


Semua anak buahnya menahan nafas untuk tidak muntah karna semua yang ada di depan mereka, Setelah semua terkumpul mereka pun pulang dengan membawa kekalahan dan juga kehilangan banyak rekan mereka.


Sementara Berlian berjalan masuk kedalam rumah dan mendudukkan dirinya di sofa diikuti yang lain, mereka semua sangat kelelahan baik orang-orang yang membantu pertarungan itu semuanya berkumpul diruang tengah ada yang duduk di sofa lain ada juga yang membaringkan diri mereka dilantai, karna memang dari dulu tidak ada perbedaan antara anak buah dan bos mereka semua terlihat seperti keluarga besar.


Tidak lama kemudian sebagian dari mereka tertidur dan ada juga yang sampai mengorok dan itu membuat semua orang yang masih bugar dan terlihat vit tertawa tidak ketinggalan berlian, Raka,Hans,Rendi dan yang lain.


..........


Ditempat rahasia bayi mungil itu tengah tertidur pulas seakan tidak terganggu apa yang terjadi di tempat kakek dan neneknya.



Beberapa saat kemudian Berlian dan yang lain tiba ditempat rahasia , Rangga yang baru pertama kali ketempat ini merasa takjub dengan desain tempat itu yang mungkin tidak pernah terpikirkan siapapun, bagaimana tidak dari luar hanya rumah gubuk biasa yang ditempati para petani yang menginap dilarang tapi setelah masuk, ini lebih megah dari istana sekalipun.


''Raka bagaimana kau membuat tempat sehebat ini nak?''


''Ayah aku juga dulu begitu kagum dengan semua ini bahkan sampai sekarang rasa itu masih tetap ada''


''Kau ini membuat tempat tapi kagum gimanasih?''


''Ini itu bukan milikku ayah tapi menantumu, bahkan ayah Herman juga tidak pernah tau kalau putrinya seorang miliader yah''


''Wah kau memang beruntung nak dapat istri sepertinya tidak seperti ayah''


''Ayah sudah, yang berlalu biar jadi kenangan dan pelajaran


sekarang kita harus lihat kedepan, lihat cucumu yah sebentar lagi mereka akan besar dan bisa menemani ayah untuk beradu mulut ha..ha...ha''

__ADS_1


''Kau ini...''


''nona.. mereka sedang tidur''


Sang pengasuh melapor.


''Trimakasih ka... sudah menjaga mereka''


''Sama-sama nona sudah tugas saya''


''Ya udah kau istirahat saja dulu y, pasti kau lelah''


''Tidak juga nona''


''Ya terserah kau saja, kalau lelah istirahat ok''


''Ia nona''


Entah kenapa Samuel sejak tadi memperhatikan interaksi sang pengasuh cantik dengan Berlian sampai dia tidak mendengar saat dipanggil david, sementara yang lain mengikuti arah pandang Samuel dan tersenyum karna merasa Samuel tertarik dengan pengasuh cantik berlian.


''Ekhm..'ekhm...''


Samuel tersadar dari dunia pesonanya.


''Kakak....kalau suka langsung bilang, jangan cuma dipandangi terus''


Berlian menggoda Samuel dan semua orang tertawa melihat sikap Samuel yang seperti anak ABG yang baru jatuh cinta, sang pengasuh yang dipandangi jadi malu dan langsung pamit pada berlian.


''Nona saya kekamar saya dulu ya''


Semua orang semakin tertawa karena melihat Samuel dan sang pengasuh sama-sama malu malu meong.


trimakasih KK semua yang masih setia dengan cerita Berlian dan RakaπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ˜œπŸ˜œπŸ˜œπŸ˜œπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“

__ADS_1


__ADS_2