
Berlian tidak ikut Rangga kerumah sakit,karna dia harus mengurus Sawa yang sudah setengah jalan mau menuju lokasi kejadian, setelah itu dia meminta yang Laing untuk menuju tempat rahasia yang baru, sesampainya disana dia langsung berbaring di ranjang operasi dan dokter pun langsung menjalankan tugasnya, setelah selesai dia pun langsung istirahat dan mengabari Hans kalau dia ada ditempat rahasia,dia menitipkan kedua anaknya untuk diperhatikan Hans sampai dia kembali nanti.
tengah malam Berlian sudah kembali kerumahnya dan memeriksa kedua anaknya terlebih dahulu baru lah dia masuk kekamarnya dan beristirahat, dia tidak memikirkan sedikit pun tentang Rangga dan Raka juga yang lainnya,karna baginya sekali berhianat maka akan sulit mempercayainya, walau dia tau saat ini harta Rangga jatuh ditangan anak-anaknya,dia sama sekali tidak terlalu besar kepala atau tersanjung.
Sementara itu di rumah sakit, Rangga sudah siuman dan sudah diizinkan pulang, dia terpaksa ikut dengan Raka karena sekarang dia sudah tidak punya apa-apa lagi, karena seluruh hartanya sudah jatuh ke tangan kedua cucunya, walau dia masih bertanya-tanya siapa yang sudah melakukan itu, Raka pun menjelaskan bahwa anggun yang melakukan itu,saat anggun tau ada penghianat yang mau menguras harta sang ayah, dia langsung meminta tanda tangan, dengan alasan persetujuan ke asrama.
Rangga mengingat kejadian itu,Rangga menandatangi sebuah berkas dari anggun 2hari sebelum dia diculik, dan akhirnya dia sadar,bahwa anggun melakukan tindakan yang baik, daripada hartanya jatuh pada orang yang salah,lebih baik jatuh pada cucunya, mungkin sebagai permintaan maafan atas perlakuannya, pada sang cucu.
Satu Minggu kemudian, entah apa yang membawa langkah raka, dia datang kekediaman Berlian seorang diri dan Berlian tidak memusingkan itu, dia hanya berpikir mungkin Raka ingin bertemu Anak-anak, tapi saat Berlian hendak pergi Raka memanggilnya.
"Lian bisa kita bicara?"
Berlian menatap Raka yang juga menatapnya,dan Berlian kembali duduk dan menunggu Raka yang katanya mau bicara padanya.
"Apa yang kau bicarakan tuan Raka?"
"Lian... bisakah kau tidak memanggilku seperti itu, itu terdengar sangat aneh"
"Heh...aneh? lalu apa aku harus memanggilmu mantan suamiku"
Deg....Raka langsung terpaku dan dia merasa sakit mendengar Berlian menyebut kata mantan suami, dia juga tidak tau sakit karna apa, apa karna masih ada cinta atau karna merasa Berlian sudah benar-benar tidak menganggapnya.
__ADS_1
"Aku....aku hanya mau bilang kalau aku sudah sembuh,dan dokter bilang aku sudah normal lagi"
"Lalu apa untungnya bagiku kau sembuh dan normal atau tidak?"
Berlian tidak mengerti kemana arah pembicaraan Raka saat ini, sehingga dia bertanya dan dia ingin tau apa tujuan Raka menyampaikan berita tersebut kepadanya.
"Lian, aku tau aku salah dan sudah menghianatiku, tapi bisakah kau memberiku kesempatan kedua? aku janji,aku tidak akan pernah mengulangi perbuatanku dulu,jadi tolong beri aku kesempatan sekali lagi"
"Kau meminta kesempatan, apa karna harta kekayaan tuan Rangga jatuh ke tangan kedua anakku? jika ia, aku akan mengembalikan semua kekayaan itu pada kalian kembali, jadi tidak perlu pakai alasan untuk kembali membina hubungan"
"Lian, jangan berpikir seperti itu,aku tidak pernah berpikir untuk mencari alasan,sungguh,aku meminta kesempatan , itu murni karna aku sudah sadar dan ingin berubah"
"aku harap jika memang kita bersama kembali,ini bisa membuat kedua anakku merasakan bagaimana memiliki seorang ayah seperti , anak anak lainnya,dan juga kau tidak pernah mengulanginya lagi,karna jika itu terjadi mungkin anak anak tidak akan bisa memaafkan mu kembali" suara hati Berlian.
"Aku akan lakukan apapun yang kau minta untuk membuktikan janjiku"
"Baiklah, tapi aku harus tanya dulu pendapat anak anakku"
"Mom, mungkin Dedy benar-benar mau berubah, kami menerima jika Dedy dan momi kembali bersama"
Entah sejak kapan Luis dan Lusi sudah disana dan mendengar pembicaraan kedua orang tua mereka, mendengar jika sang Dedy ingin berubah,membuat rasa yang begitu ingin memiliki Dedy dan bermain bersama sang Dedy tiba-tiba muncul, dan saat sang momi berkata meminta izin mereka Luis langsung menjawab yang juga diangguki sang adik.
__ADS_1
Mendengar jika kedua anak mereka menerimanya kembali Raka hanya bisa menangis sambil melihat kearah lain karna tidak sanggup menatap kedua anaknya yang selama ini dia abaikan, mengingat itu hati Raka semakin sakit akibat perbuatannya sendiri, Luis dan Lusi menghampiri sang Dedy yang belum menyadari kedatangan kedua anaknya, karena dia melihat kearah lain, tapi saat dia merasakan ada tangan kecil yang memegang pundaknya dia melihat,bahwa kedua anaknya sedang berdiri didepannya.
Raka langsung memeluk kedua anaknya sambil menangis tersedu-sedu, dia begitu tidak percaya anak anaknya memiliki hati yang begitu baik dan juga lapang mau menerima dia yang sudah mengabaikan mereka selama ini,bahkan Raka pernah mendorong sang putri sampai terduduk dilantai mall,mengingat semua itu, rasanya Raka ingin sekali memotong tangannya yang telah memperlakukan putri cantik dan pintar juga baik hatinya begitu.
Berlian merasa bangga jadi ibu yang bisa mendidik anak-anaknya dan juga bangga karna memiliki anak-anak yang tidak pernah melawan setiap nasehat dan didikan yang dia berikan, sehingga membuktikan saat ini mereka masih mau menerima sang ayah yang begitu jahatnya dulu pada mereka.
Luis dan Lusi langsung menarik kedua tangan sang Dedy dan membawanya kekamar mereka,dan menunjukkan setiap barang milik mereka pada sang Dedy,Raka melihat dan memuji setiap barang anak-anaknya, sampai matanya menangkap sesuatu yang begitu menarik perhatiannya.
Disana dia melihat foto mereka saat Luis dan Lusi masih berumur satu tahun, setelahnya mereka tidak punya foto bersama lagi sampai perpisahan itu terjadi.
Raka menatap Berlian dia melihat Berlian yang biasa saja tidak seheboh kedua anaknya, setelah melihat kedua anaknya asik dengan Rska, Berlian pergi kekamarnya dan beristirahat, dia tidak mau mengganggu kebahagiaan kedua anaknya,dia ingin membuat kedua anaknya melepaskan rindu kepada sang Dedy, karna dia tau betapa kedua anaknya sangat menantikan hal ini, dan sekarang kedua anaknya, seakan merasa kalau doa doa mereka selama ini terjawab.
Sementara Rangga yang mendengar kalau Raka berencana kembali kepada Berlian dan kedua anaknya, merasa tidak terima, entah apa yang terjadi pada pria itu, tapi dia begitu marah karna tindakan Raka yang memilih kembali kepada,keluarganya dulu, dia mengambil ponsel dan menelpon seseorang, setelah itu,dia tersenyum dan menatap pada foto dirinya yang tergantung didingding rumah Raka, tempat diruang keluarga.
trimakasih masih setia, bagi teman teman semua aku minta maaf karna belum bisa dabel up ya, karna aku juga harus mengejar up di karya aku yang lain.
ANAK BATAK
AKU DAN KAMU BERBEDA TAPI (CINTA JUGA)
jadi tolong bersabar y, dan tetap dukung semua karya aku, jadi menunggu update kalian bisa mampir kekarya aku yang lain dulu ok, tapi tetap jalan lupa like dan votenya juga komentarnya 🙏🙏🙏🙏🙏😍😍😍🤩🤩🤩🤩🤩😜😜😜😜😜👌👌👌👌👌
__ADS_1