Tak Terduga Jatuh Cinta: MAFIA

Tak Terduga Jatuh Cinta: MAFIA
Bab.17#####


__ADS_3

*masih suasana diskotik*


''Sayang apa sudah ada perkembangan?''.....tanya pria paru baya tersebut kepada wanitanya.


''Belum om...om harus sabar karna sebentar lagi kita akan memiliki semuanya, dan setelah itu impian kita akan terwujud''


''apa Raka sudah berbaikan dengan sitomboi itu?''


''hahahaha....om ini, itu tidak akan pernah terjadi om karna sekarang kondisi mereka semakin merenggang bahkan si David orang kepercayaannya yang dianggap selingkuhan istrinya itu sudah dipecat dan sekarang dia pasti akan bekerja diperusahaan keluarganya.''


''lalu sampai kapan kau akan terus bersama pria itu hum....?'' tangannya sambil meremas s.....u wanita itu dengan sedikit kuat dan itu membuat sang wanita mende............h


''om....kau nakal sekali''........tangannya turun kebawah perut pria paru baya itu dengan gerakan se.....l dia membuka res pria itu dan............dan hal itu membuat pria paru baya yang masih gagah dan berotot itu merem melek, menikmati kegiatan wanitanya tanpa menyadari bahwa mereka sudah ditunggu sang predator yang kelaparan akan mangsa empuk.


''lalu apa kau tau dimana gadis dari Davit itu berada?''


mengangkat dagu wanitanya dan melahap habis bibir seksi itu, sambil menaikkan wanitanya kepandkuannya dan memasukkan paku tumpulnya, dan tanpa rasa malu mereka melakukan perbuatan hina itu tanpa memikirkan sekeliling. Raka yang sudah muak dengan semua yang dia lihat dan dengar langsung mengambil minuman disampingnya dan menyiram kedua orang itu, sehingga menyadarkan mereka bahwa sekarang mereka berada didekat maut.


''kakak......''. terkejut.......


''Berlian?''.......tak kalah terkejutnya....

__ADS_1


''oh...jadi ini penghianat yang sesungguhnya?''....aku tak menyangka seorang dokter yang terkenal hebat dan ramah adalah seorang sampah masyarakat.''.....dan kau anak yang ditukar sejak lahir dibesarkan dengan kasih sayang, cinta,pendidikan yang tinggi juga dilimpahi kekayaan tega menghancurkan dengan cara licik?''


''lalu apakah istrimu juga terlibat dengan semua ini dokter Rama?''


berlian berjalan memutari sofa dan duduk dihadapan dua orang tersangka yang melakukan penghianatan


''oh ya ampun Sasa boleh kau perbaiki pakaianmu kakamu.....oh maksudku mantan kakakmu bisa elergi melihat sampah kotor''


berlian benar-benar menghina dan merendahkan wanita yang dulu pernah dia sayangi dan hormati itu.


''oh ia dokter Rama kau belum menjawab pertanyaan ku tadi apakah istrimu dokter yuli terlibat dalam hal ini karna sampai sekarang dia juga hilang bagai ditelan bumi?''


''itu bukan urusanmu, urus saja kehidupanmu dan juga pernikahanmu yang baru berusia beberapa jam itu tapi sudah hancur.''


''itu kami lakukan untuk mencari tau penyebab kejadian yang menimpa anggun. karna saat pernikahan tiba-tiba Sasa bilang ada urusan penting juga Dokter Yuli mengatakan kalo anggun sakit dan dibawa kerumah sakit padahal anggun sudah ada bersama kami karna itulah kami harus membuat drama karna kami curiga ada mata mata disekitar kami sehingga kami harus melakukan sandiwara ini, dan ternyata semua kecurigaan kami benar kalo ada seekor ular yang merubah wujud menjadi kelinci yang imut,tapi sayang kelinci itu tidak tau kalau predator sedang mengawasinya dan sekarang ular itu akan habis ditangan sang predator kejam ini.


Raka berbicara dengan penuh penekanan di setiap kalimatnya dan itu membuat kedua orang itu tidak bisa bernafas dengan bebas semua tawa dan kenikmatan yang tadi mereka rasakan kini digantikan dengan ketakutan karna membayangkan seperti apa Raka akan membalas kejahatan mereka.


tidak lama kemudian datanglah dua orang tamu yang sengaja berlian undang melalui pesan dan sekarang disini sudah ada Rendi dan David.


tapi mereka sedikit bingung apa yang sebenarnya terjadi, kenapa ayah anggun juga Sasa ada disini dan kejutan apa yang mau ditunjukkan juga kenapa Raka dan Berlian sepertinya tidak memilik masalah seperti tidak pernah terjadi apa-apa diantara mereka, Rendi dan David saling tatap satu sama lain lalu mengangkat kedua bahu mereka

__ADS_1


seakan tidak peduli karna saat ini mereka sedang menanti kejutan yang dikatakan berlian dalam pesannya, karna penasaran akhirnya Rendi buka suara.


''lian sebenarnya ada kejutan apa yang ingin kau tunjukkan pada kami?....apa kejutan kalo kalian berdua udah baikan?''


''ia benar kalo itu yang mau kau tunjukkan kenapa juga harus ditempat lak....t ini?''


''kalian ini benar-benar tidak sabaran ayolah aku tau kalian orang-orang yang sangat sibuk tapi paling tidak berikan waktu kalian hari ini sedikit saja kenapa sih?''


''ya baiklah......oh ia yang beb kenapa kamu sangat aneh sekarang? lihat kau bahkan memakai pakaian yang kekecilan apa kau tidak sesak nafas karna ini?''


buahhh hahahaha.......


mendengar pertanyaan Rendi kepada Sasa membuat hati berlian bagai digelitik ratusan tangan dia tertawa terbahak-bahak sampai suara tawanya mengundang banyak mata kearahnya tapi bukannya berhenti dia justru semakin ngagak...bagaimana tidak menurut berlian pertanyaan Rendi itu bukanlah sebuah pertanyaan tapi seperti sindiran yang memang tidak disadari oleh orang yang mengucapkan tapi lihat sekarang wajah Sasa sangat merah bukan karna jatuh cinta atau malu-malu meong tapi karna merasa Rendi benar-benar mempermalukannya sehingga kemarahan dalam dirinya mencuat tapi tidak berani untuk bertindak karna sekarang ini mereka sedang berada didepan sang predator.


''ah..sudahlah daripada kau kedinginan pakailah beb''


Rendi masih begitu perhatian tanpa tau kalo setelah ini dia akan menjadi orang yang akan sangat membenci dan mungkin akan menghabisi wanita rubah itu.


''Baiklah karna kalian sudah disini maka aku akan mengatakan kejutannya, yang pertama aku dan mas Raka memang baik-baik saja dan ka David kami minta maaf karna sebenarnya semua yang terjadi dan semua kata-kata kami yang mungkin menyakiti hati ka David sudah membuat Kaka sedih, tapi semua itu sengaja kami lakukan karna kami ingin mencari tau siapa sebenarnya penghianat didalam lingkungan kita, karna saat pesta pernikahan tiba-tiba saja Sasa memiliki urusan padahal ia Rendi ada bersama kita.''


''juga hari itu kedua orang tua anggun bilang tidak bisa datang karena anggun sakit dan masuk rumah sakit padahal saat itu anggun sudah bersama dengan aku, dari situlah kami merasa ada yang tidak beres jadi kami putuskan melakukan semua itu''

__ADS_1


''Dan yang kedua penghianat sebenarnya adalah orang yang sangat kita kenal dan aku yakin kalian juga tidak akan percaya.''


tetap semangat dalam membaca cerita aku para pembaca yang Budiman๐Ÿ‘Œ๐Ÿ‘Œ๐Ÿ‘Œ๐Ÿ‘Œbiar akunya tetap semangat juga dalam menulis, trus tinggalkan aku masukan masukannya melalui komentarnya kalian ok


__ADS_2