
setelah kematian Rudol berlian memberi pilihan pada para anak buah Rudol untuk memilih tetap mengikuti Rudol yang selama ini semena menarik terhadap mereka atau dikirim ketempat yang terpencil untuk memulai hidup yang baru beserta seluruh keluarga mereka.
mereka semua terdiam memikirkan Jawaban yang akan mereka berikan sampai seseorang memberanikan dirinya bertanya.
''Nona apakah jika kami pergi ketempat yang nona sebutkan kami akan hidup dengan tenang? apakah orang-orang tuan Rudol yang masih setia tidak akan memburu kami?''
''tidak ada yang bisa masuk kesana tanpa seizin dariku bahkan jalan untuk kesana hanya diketahui olehku dan tiga orang anak buahku selainnya tidak ada yang tau''
berlian menegaskan tentang hal tersebut karna memang tempat itu adalah tempat yang tidak pernah bisa dijangkau oleh siapapun.
''Nona kami bersedia dikirim kesana bersama seluruh keluarga kami''
jawab beberapa orang yang memilih hidup normal sementara yang lain mereka tetap setia walau Rudol
sudah tiada.
Melihat hal itu keponakan Rudol pun murka dan berusaha menghabisi para penghianat tersebut, tetapi berlian tidak akan membiarkan orang yang sudah berada di dalam perlindungannya terluka dia maju dan mengangkat tangannya dan mengibaskan pria itu beserta beberapa orang yang masih setia itu dari tempat mereka berdiri.
syuuusssss..............
semua orang lagi-lagi dibuat tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.
''Aku memberi kalian kesempatan keluar dari tempat ini sekarang sebelum kesabaran ku menghilang''
berlian memperingati mereka dengan nada suara yang pelan tapi penuh penekanan dan itu membuat mereka lari terbirit-birit.
sementara wanita itu masih tetap ditempatnya menunggu
hukuman apa yang akan berlian berikan padanya.
__ADS_1
''Tante aku telah mengabulkan permintaan mu, Sekarang aku menginginkan sesuatu darimu apa kau bersedia mengabulkannya tante?''
''Aku akan menuruti perintah mu nona'' jawab wanita itu, karna dia sudah pasrah dengan hidupnya.
''Baiklah aku ingin Tante menjadi kepala pimpinan di panti sosial yang aku bangun mulai sekarang kau akan hidup disana dan mulai saat ini kau akan dikenal dengan nama,: MARIA dan kau tinggal terima beres urusan identitas mu yang baru akan diurus oleh orang kepercayaan ku dan juga mengantarkanmu kesana juga mereka ketempat baru mereka''
''Trimakasih nona''
jawab mereka semua, mereka tidak menyangka akan diberi kesempatan hidup normal bersama keluarga mereka walaupun ditempat terpencil yang penting tenang dan damai itulah pikiran mereka semua sekarang.
''hum...''
setelah itu dia berbalik berjalan kearah swaminya dan membawanya mendekat pada keluarganya.
''Ibu.....apa masih sakit?''
dia bertanya dengan sifat biasanya manja dan cengengesan kalo terhadap sang ibu.
''ibu baik-baik saja sayang sungguh....''
ibu menjawab lemah dan juga lembut karna melihat tatapan mata putrinya yang sayu.
''ibu ga bohong kan?''
''enggag sayang''.....
''syukurlah....'aku takut ibu kenapa Napa tadi?''
''ya udah sekarang kita pulang kerumah Herman saja dulu karna semua orang harus segera istirahat apalagi Raja dan berlian''
__ADS_1
sang papa mengusulkan untuk pulang kerumah besannya karna kondisi ibunya Berlian.
''Baiklah kalo memang begitu mari kita berangkat sekarang ajak ayah pada semuanya dan mereka pun pulang dengan pengawalan ketat karna masih harus waspada. sementara berlian dia hanya diam sambil bersandar di dada sang suami, dia sedang memikirkan sahabatnya apalagi tadi dokter yang menanganinya di tempat rahasia berkata kalo anggun sudah mulai merespon orang dengan bertanya dimana dia dan kenapa dia ada disana dan masih banyak lagi.
Dan Raka menyadari perubahan istrinya tapi dia hanya membiarkannya sambil mengelus-elus pipi mulus istrinya sesekali dia mengecup puncak kepala berlian untuk memberi ketenangan karna Raka merasa kalo berlian sedang banyak beban pikiran.
...........
sekarang semua orang sudah didalam kamar masih-masing dan bersiap beristirahat, tapi berlian dia justru keluar kamar dan itu mengundang perhatian Raka sehingga dia mengikutinya tapi tiba-tiba dia merasakan hal yang aneh dan bertanya tanya kenapa istrinya masuk kekamar david, karna penasaran dan juga menghilangkan pikiran kotornya dia pun mencoba mendengar dengan menempelkan kupingnya dipintu tapi dia tidak dapat mendengar apapun sampai akhirnya dia mencoba membuka pintunya pelan dan dia melihat pemandangan yang benar-benar menyakitkan dimana sang istri tengah menangis didalam pelukan sang sahabat sekaligus orang kepercayaannya itu, melihat itu kemarahan Raka benar-benar tidak dapat dikontrol dia membanting pintu itu dengan kuat dan berteriak sehingga teriakannya itu mengundang semua orang keluar dari kamar mereka masing-masing dan menghampiri pintu yang sudah terbuka itu dan juga ada retakan dipintu karna kuatnya bantingan raka.
''Apa yang kalian lakukaaaaannnnn.........hos....'hos......hos.........
apa selama ini kalian berselingkuh dibelakangku?...heh....aku pikir kalian adalah orang yang benar-benar setia tapi apa sahabatku sendiri menusukku dari belakang dan wanita yang aku cintai ternyata adalah aktris yang luar biasa kalian menyembunyikan penghianatan kalian dengan sangat baik, sungguh kalian sangat hebat''....prok....prok...prok....Lian jika memang kau terpaksa menikah dengan ku kau bisa mengatakannya jadi semua ini tidak perlu kalian lakukan.
''aku benar-benar kecewa dengan kalian''.....
Raka pergi dengan hat yang hancur, dia tidak pernah menyangka bahwa orang yang begitu dia percaya tega melakukan semua itu, juga dia tidak pernah menduga kalo selama ini berlian hanya berpura-pura mencintainya
memikirkan semua itu, Raka benar-benar sudah tidak memiliki kekuatan lagi bahkan sekarang dia bekalang dengan menopang tubuhnya dengan sempoyongan dia bahkan menabrak beberapa vas juga benda-benda yang ada disepanjang jalan menuju kamar berlian.
''hiks..... hiks.... hiks.... kenapa... kenapa kalian tega melakukan itu semua padaku? apa salahku pada kalian ?''
Raka hanya bisa menangisi nasibnya, tapi itu semua tidak lama karna menurut dia tidak ada artinya dia menangis, dia berdiri dan mengangkat kopernya dan keluar dari kamar tersebut, saat dia membuka pintu dia mendapati semua orang berdiri didepan pintu, lalu dia menatap David juga berlian yang masih menyisakan Isak mereka berlian maju mendekat ingin menjelaskan kesalahan pahaman Raka tapi saat Berlian membuka mulutnya Raka langsung mengangkat tangan menandakan bahwa dia tidak ingin mendengar apapun dari mereka.
''tidak perlu kau jelaskan apapun pada Berlian.''
untuk pertama kalinya Raka memanggil berlian dengan namanya karna selama ini Raka hanya memanggilnya sayang atau gadisku, tapi sekarang Raka menyebut namanya dan itu benar-benar membuat semua orang terdiam.
''Aku tidak butuh kata apapun yang ingin kalian sampaikan, aku akan mengurus surat perceraian kita karna aku tidak mau hidup dengan orang munafik seperti kalian.''
__ADS_1
setelah mengatakan itu Raka pergi dari rumah berlian, sementara semua orang yang mendengar hal itu sangat terkejut karna mereka tidak menyangka bahwa kemarahan Raka benar-benar akan separah dan sebesar ini, dan suci juga max memang menyalahkan perbuatan berlian dan David walau pada kenyataanya mereka tidak berselingkuh, tapi seharusnya Raka sebagai swaminya berlian adalah tempat dia berbagi cerita walaupun ini menyangkut kekasih David dan sahabat berlian, dan sekarang karna Raka sudah pergi otomatis Max dan suci akan mengikuti putra mereka, mereka pergi bahkan tidak pamitan pada siapun termasuk david, mereka pergi seakan mereka bukan sahabat atau pun besan
sabar menanti Bab selanjutnya ya teman-teman terimakasih 🙏🙏🙏🙏😜😜😜👌👌👌👌🌹🌹🌹