Tak Terduga Jatuh Cinta: MAFIA

Tak Terduga Jatuh Cinta: MAFIA
Bab.11####


__ADS_3

*peringatan untuk bab ini 21+ jadi yang belum cukup umur


tolong di yang ini di skip, 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌😜😜😜 *


setelah penantian yang begitu membosankan hari, akhirnya pernikahan Raka dan Berlian pun dilangsungkan,


dan Raka dia begitu bahagia karna akhirnya dia berhasil mengikat Berlian dengan ikatan suci,dan sekarang adalah dia memiliki tambahan tanggung jawab selain keluarga, yaitu istrinya.


tapi berbeda dengan Berlian sendiri dia sama sekali tidak bisa fokus pada pernikahan karna pikirannya terus tertuju


pada bidang sahabat yang saat ini belum ada perobahan sama sekali.


...........


dikamar Berlian dia sedang melihat pantulan wajahnya yang sangat cantik, bahkan orang yang melihatnya akan pangling karna dia benar-benar seperti bidadari yang turun ke bumi.


''tok..tok... ceklek....apa sudah siap sayang''


ibu bertanya setelah masuk dan duduk disampingnya putrinya,


''wah mantu mamah benar-benar cantik sekali...mama ga nyangka setelah dirias sedikit saja mantu mama langsung berubah menjadi bidadari''.....


mama heboh nb sendiri melihat kecantikan menantunya itu, dia benar-benar tidak menyangka kalo menantunya bisa berubah drastis.


''trimakasih Bu, terimakasih ma''


jawab Berlian dengan memaksakan senyumnya dan menyembunyikan kesedihannya, dia tidak ingin merusak kebahagiaan para orang tua mereka, untuk saat ini.


Dia sudah pikirkan akan segera menyelesaikan masalah ini setelah pernikahan selesai.


tak...tak...tak...suara langkah kaki yang menuruni tangga, dan semua perhatian yang hadir di ruangan itu tertuju kearah tangga dan mereka melihat seorang wanita yang begitu cantik luar biasa, semua tamu undangan menganga, mereka tidak percaya kalo wanita itu adalah Berlian si gadis bar bar dan konyol, bukan hanya tamu, Raka dan teman-temannya tak berkedip melihat kecantikan yang ada didepan mata mereka. ''duduk dekat dengan calon suamimu nak''


kata sang ibu kepada putrinya.


setelah semua orang tenang dan juga waktunya sudah pas akhirnya pernikahan itu pun dilangsungkan..........

__ADS_1


setelah acara akad selesai semua orang menikmati jamuan yang sudah disediakan, dan setelah tamu yang hadir sudah pulang, mereka langsung melanjutkan perjalanan menuju hotel keluarga Raka, untuk melanjutkan


acara nanti malam, yaitu resepsi dimana disana mereka mengundang RIbuan undangan baik dari rakan-rekan bisnis papa dan Raka juga para pengusaha pengusaha


baik dari dalam dan luar kota ada juga yang dari luar negeri, jadi acara itu benar-benar sangat memakan waktu yang panjang, jadi karna itu mereka akan beristirahat sebentar untuk mengumpulkan tenaga untuk acara nanti malam.


sesampainya di kamar hotel / Swift room yaitu kamar yang akan menjadi kamar malam pertama mereka Raka langsung memeluk berlian dari belakang dan membawanya ketempat tidur dan mendudukkannya disana, Raka langsung meraup habis bibir mungil milik istrinya itu, dia benar-benar seperti orang kelaparan,


dia mencium istrinya sambil membaringkan perlahan lahan, dia dia juga menindih tubuh mungil itu dengan menggunakan lutut dan kedua tangannya untuk menopang berat tubuhnya supaya tidak menghipit tubuh kecil istrinya,


''sayang brenafaslah''...


kata Raka pada istrinya karna Berlian menahan nafasnya sehingga dia hampir kehabisan nafas karna Raka tidak memberi dia ruang untuk menghirup udara, ditambah lagi dia memang tabu masalah ciuman karna sebelumnya dia tidak pernah yang namanya berpacaran sehingga membuat dia benar-benar tidak tahu harus berbuat seperti apa saat Raka menciumnya secara tiba-tiba seperti tadi.


hoh...hoh...hoh.... Berlian menghirup oksigen sebanyak banyaknya.


''kaka mau jadi duda di malam pertama kita hah?''..... Berlian benar-benar kesal karena ulah suaminya yang sepertinya sudah kebelet mau kaw......n itu.


''hei...'ngomong apa sih sayang.... hahaha......ga mungkin lah...masa karna ciuman aku langsung jadi duda.. Haha''


''sekali lagi ya.. habisnya bibir mu Sangat manis...hum''?


Raka meminta izin untuk mengulangi ciumannya dan tentu saja Berlian bingung mau jawab apa. dan Raka tanpa menunggu jawaban dia langsung melancarkan aksinya, dia menarik pinggang istrinya untuk merapat ketubuhnya, dan sebelah tangannya yang lain menekan tengkuk istrinya untuk memperdalam ciumannya.


Raka menggigit kecil bibir istrinya agar memberi akses untuk lidahnya menelusuri setiap celah didalam rongga mulut istrinya itu.


setelah beberapa menit mereka menikmati ciuman itu, Raka menempelkan keningnya kekening istrinya,dia tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata kebahagiaan yang dia rasakan saat ini.


''sayang terimakasih untuk semua kebahagiaan yang kau berikan padaku, kau tau kehadiranmu disisiku adalah sebuah anugerah yang takkan pernah aku lupakan saat ini


dan selamanya, terimakasih sayang trimakasih.''


Raka hanya bisa mengucapkan terimakasih dan terimakasih bahkan sampai air matanya menetes karna tidak tau bagaimana mengungkapkan semua perasaannya.


..........

__ADS_1


setelah beristirahat sekarang semua orang sudah berada didalam ruangan yang disulap menjadi seperti istana dalam dongeng sungguh indah, dan semua tamu-tamu undangan pun naik keatas panggung untuk mengucapkan selamat, sampai.......Dorr......aakkhhh


teriakan dan juga suara tembakan yang membuat suasana tiba-tiba ricuh, ada yang berteriak ketakutan ada juga yang berlari menuju pintu untuk menyelamatkan diri mereka.


Dan kejadian itu benar-benar begitu cepat dan tidak mengetahui siapa pelakunya, tapi berlian dia benar-benar syok dan tidak percaya dengan apa yang terjadi dan dia lihat, ibunya yang begitu dia sayangi melebihi apapun tergeletak bersimbah darah di dalam dekapan sang ayah.


''Ibuuuuuuu''..........


Berlian berlari sambil berteriak menghampiri ibunya.


''ibu''......


''sayang....ibu.... baik-baik saja''


sang ibu masih berusa menenangkan putrinya yang menangi ketakutan itu. ya Berlian memang ketakutan sekarang tapi bukan takut pada penembak tapi takut terjadi sesuatu yang buruk pada ibunya.


''Daviiiiiiiiid''..........


Raka berteriak memanggil David karna dia tidak percaya kalo akan ada kejadian seperti ini, padahal tadi sebelum dia turun dari lantai atas tepatnya sebelum keluar dari kamar dia sudah meminta untuk memperketat keamanan tapi apa ini, ada musuh yang tiba-tiba muncul, padahal setiap undangan yang masuk juga harus diperiksa, tapi kenapa ada yang membawa senjata.


''Darimana saja kau hah?....'apa saja kerjamu? kenapa bisa ada yang membawa senjata hah .. jawab''.....


Raka benar-benar murka apalagi melihat air mata istrinya itu sungguh sangat menyakitkan baginya, dihari pernikahan mereka istrinya justru menangis karna kesedihan, harusnya itu air mata kebahagiaan bukan kesedihan seperti ini.


''Aku juga tidak tau tapi semua undangan dan juga petugas hotel tadi semua sudah diperiksa dan penjagaan juga sudah diperketat dua kali lipat, jadi saya ga tau darimana masuknya orang itu, kecuali ada yang berkhianat.


''Sekarang cari tikus itu dan bawa kehadapanku kau mengerti!''


''Baik.. aku akan cari''


prok....prok....prok...prok....


suara tepukan tangan terdengar dari seseorang yang sejak tadi duduk di kursi paling pojok dengan membelakangi arah panggung.


orang itu berbalik dan mengagetkan beberapa orang yang ada disana termasuk Berlian karna dia sangat mengenal orang itu karna dia juga punya pekerjaan rahasia, jadi dia sangat tau tentang pria itu, walau pria itu tidak mengenal berlian, tapi sebentar lagi akan mengenal karna ayah Herman sangat mengenal pria itu begitu juga papa max, Dia mengenalnya karna mereka dulu sahabat sedangkan Raka dia mengenalnya karna sama-sama punya pekerjaan Dunia bawah.

__ADS_1


terimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏 tetap semangat ya, nanti kita lanjut di bab berikutnya ok👌👌👌🙏🙏🙏😜😜😜


__ADS_2