
...happy literasi beloved readers...
Sejak Tristan bertemu dengan Ratu, hampir setiap hari ia berkunjung ke rumah oma Kailani, entah untuk bertemu dengan Ratu dan mengajaknya keluar atau hanya mengunjungi oma Kailani. Hubungan mereka pun semakin akrab walaupun tanpa komitmen, akan tetapi sepertinya mereka saling memahami dan memiliki ikatan tak kasat mata.
Hingga pada akhirnya, Tristan mengemukakan isi hatinya dan keseriusannya di depan oma Kailani.
"Ratu, oma ,,, mohon maaf sebelumnya, ada yang ingin aku bicarakan. " ucap Tristan memberanikan diri untuk pertama kalinya sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
"Ngomong aja, Tris ,,, gak usah salah tingkah seperti itu. " balas Ratu santai seperti biasanya
Oma Kailani hanya diam menunggu kelanjutan ucapan Tristan, ia merasa ada maksud tertentu di balik tingkah pemuda di hadapannya. Ia berdoa agar dugaannya salah karena sejujurnya oma Kailani merasa kurang nyaman ketika berhadapan dengan pemuda tampan di hadapannya.
"Aku akan membawa kedua orang tua saya untuk melamar cucu oma." kembali terdengar suara Tristan dengan mantap dan penuh keyakinan.
Sesaat oma Kailani tersentak kaget. Ia ingin menolak namun melihat cucu kesayangannya tersenyum membuat sang oma mengurungkan niatnya. Ia hanya memasrahkan semuanya pada Sang Pemilik Kehidupan.
"Oma akan menelepon papa dan mama Ratu dan memberitahukan pada mereka. Kapan rencana kedua orang tuamu datang kemari ,,,, " ucap oma Kailani setelah terdiam beberapa saat.
__ADS_1
"Lebih cepat lebih baik, oma. Kalau dari pihak kami rencananya besok karena papa sama akan kembali ke London. " balas Tristan bersemangat.
"Kalau Ratu setuju, oma akan memanggil papa dan mama Ratu. Kita makan malam bersama sambik membicarakan rencana pernikahan kalian. " ucap oma Kailani terpaksa menyetujui.
Jika boleh memilih, oma Kailani berharap Rafkalah yang menjadi suami Ratu sesuai dengan kesepakatan antara suaminya dan Suseno yaitu kakek Rafka namun sepertinya hal itu hanya tinggal harapan saja Karen pada kenyataannya Rafka dan Ratu tidak berjodoh.
'Semoga saja Ratu hidup bahagia bersama Tristan. ' batin oma Kailani.
"Baiklah oma, aku permisi ingin cepat menyampaikan kabar gembira ini pada papa sama mama. " pamit Tristan seraya mencium punggung tangan oma Kailani.
Ratu kemudian masuk dan kembali duduk di samping oma Kailani setelah Tristan menghilang dari pandangannya.
"Sayang, kamu yakin akan menikah dengan Tristan ??" tanya oma Kailani menatap wajah cantik cucu kesayangannya.
"Yakin oma, bukankah kami telah saling mengenal sejak masih sekolah ,,," jawab Ratu yakin.
"Tapi kalian terpisah cukup lama dan baru beberapa bulan ini bertemu kembali, tidakkah kamu ingin menyelidiki dulu kehidupan pria itu ??" oma mencoba membuka pikiran Ratu.
__ADS_1
"Aku yakin Tristan pria baik dan bertanggung jawab oma."
"Ya sudah, kalau kamu sudah menjatuhkan pilihanmu pada Tristan maka oma akan memanggil papa dan mamamu besok. " ucap oma Kailani pasrah.
"Harus yakin oma, hanya Tristan yang melamarku secara jantan meskipun tidak romantis. " balas Ratu terkekeh
"Oma hanya bisa mendoakan kebahagiaanmu, sayang. " ucap oma kemudian berdiri dan masuk ke kamarnya.
Hal yang sama dilakukan oleh Ratu. Dengan tersenyum bahagia ia membaringkan dirinya di kasur empuknya, rasa kantuk segera menghampirinya hingga tak terasa ia sudah terlelap dan menjelajahi dunia mimpi.
💞💞💞💞
Selamat malam, semoga bisa menjadi bacaan pengantar tidur.
Terima kasih atas dukungannya
^^^Makassar1, 28 November 2021^^^
__ADS_1