TAKDIRMU BERSAMAKU

TAKDIRMU BERSAMAKU
BAB 90


__ADS_3

...happy literasi beloved readers...


Perlahan Ratu meletakkan baby Rafsha di tempat tidurnya kemudian masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri, terlebih dahulu ia mengambil baju gantinya, tak mungkin dirinya hanya memakai bathrobe keluar dari kamar mandi sementara Rafka sedang menemani anak mereka.


Menikmati berendam dengan air yang telah di berikan aromaterapi agar tubuh bisa lebih rileks membuat Ratu tak sadar dengan waktu, kalau saja Rafka tidak mengetuk pintu lamar mandi sambil memanggilnya.


"Sebentar mas !!!" balas Ratu segera menyelesaikan ritualnya. Ratu segera memakai bajunya dan menggulung rambutnya yang masih basah dengan handuk.


"Lama banget, sayang. "


"Menikmati segarnya air Indonesia, mas." Ratu melewati Rafka dan mendekati baby Rafasha.


"Sayang, sudah empat puluh hari kan ???" Rafka mengekori Ratu, ia benar-benar tersiksa dengan keadaannya yang hanya bisa melihat tubuh molek istrinya.


"Jangan mulai deh, lebih baik mas mandi supaya segar dan pikiran pun ikut segar, jangan hanya memikirkan sela****ngan melulu. " Ratu kemudian membaringkan tubuhnya di samping baby Rafasha.


Rafka hanya bisa menarik napas panjang seraya menghitung hari dengan bantuan jarinya. Ia memukul jidatnya sambil berjalan menuju kamar mandi, bagaimana bisa dirinya salah menghitung. Pantas saja istrinya itu kesal hari ini usia bayi Rafasha baru tiga puluh lima hari artinya masih lima hari lagi dan bisa dipastikan jika Ratu tidak ingin langsung di kunjungi olehnya.


"Sabar ya adik kecil andalanku, masa depanku, puasamu bentar lagi berakhir tapi kita harus atur strategi supaya sarangmu bisa kita kunjungi jika saatnya tiba. " gumam Rafka terkekeh sambil melihat adik kecilnya yang masih betah tertidur.

__ADS_1


"Astaga, kenapa aku kayak orang gila." lanjutnya mengusap wajahnya kasar.


Tak ingin lebih gila lagi, Rafka segera menempatkan dirinya dibawah shower dan mengukur tubuhnya kemudian memakai sabun dan selanjutnya menyiram kembali tubuhnya hingga bersih.


Dengan perasaan lebih segar, Rafka keluar dari kamar mandi hanya dengan berbalut handuk pada pinggangnya, rambutnya yang basah menambah seksi penampilannya, Ratu diam-diam menelan salivanya sendiri. Mengira Ratu sudah terlelap, dengan santainya Rafka membuka handuknya dan memakai pakaian dalamnya kemudian mengangkat baby Rafasha selanjutnya ia sedikit menggeser tubuh Ratu agar dirinya bisa berbaring di samping tubuh istrinya itu. Rafka langsung memeluk dan memejamkan matanya, sementara Ratu yang hanya pura-pura tidur semakin gelisah karena Rafka memeluknya dengan sangat erat.


Beberapa saat kemudian, Ratu berusaha melepaskan diri setelah merasa Rafka tertidur lelap. Ratupun memejamkan matanya dan berusaha berlayar ke alam mimpinya sendiri. Hingga tangisan baby Rafasha terdengar nyaring mengembalikan kesadaran keduanya.


"Sayang, Rafasha bangun tuh, haus kali."


"Makanya mas geser dong, gimana mau bangun kalau kayak gini. "


Ratu secepatnya menggendong baby Rafasha dan membawanya ke sofa kemudian membelakangi Rafka dan mengeluarkan anggota badannya, baby Rafasha menyambutnya dengan suka cita. Obat paling mujarab untuk mendiamkan sang baby.


Melihat Ratu membelakanginya, dengan tersenyum jahil Rafka justru duduk didepan Ratu sambil terus menatap sumber kehidupan baby Rafasha.


"Nikmat banget boy, bagi dong. "


"Ngapain mas Rafka disitu kayak gak ada kerjaan lain aja. " sungut Ratu melihat tingkah laku pria itu.

__ADS_1


"Mulai saat ini kerjaan mas bertambah lagi malahan. Rasanya tak tega harus berbagi dengan pria kecil ini tapi apa boleh buat daripada dia harus meminum susu sapi."


"Makanya gak usah aneh-aneh ngomongnya. "


"Sampai berapa lama sih, pria ini menguasai milikku ,,,"


"Sampai usia 10 tahun !" ucap Ratu asal. Ia geram melihat Rafka yang terus-terusan bicara yang tak jelas.


"Sayang, jangan asal ngomong deh, sekarang aja mas tersiksa apalagi dalam jangka waktu selama itu."


"Makanya gak usah selalu bertanya. "


"Ok. Aku akan bertanya sama mama atau oma. " putus Rafka kemudian secepat kilat keluar kamar mencari mama Lilian.


💞💞💞💞


Selamat menikmati


Jangan lupa jejaknya.

__ADS_1


__ADS_2