
...happy literasi beloved readers...
Perhelatan sekali seumur antara Randy dan Andhini sedang berlangsung di ruang tamu rumah keluarga Andhini. Terdengar sayup-sayup suara Randy mengucapkan ijab qabulnya atas nama Andhini Putri Reza Malik.
Andhini menatap bayangan dirinya di cermin dengan perasaan tak menentu, kedua sahabatnya pun tak melewatkan kesempatan untuk menemaninya.
"Al, gimana kalau kamu nikahnya sama kak Samuel aja." mendengar usul Ratu membuat Alika mendelik tajam
"Enak aja. Alu sudah punya gebetan tinggal peresmiannya aja. "
"Kenapa kamu gak kenalin sama kita-kita. " kesal Andhini melupakan rasa gugupnya.
"Kan belum resmi, masih PDKT."
"Ya sudah, kita tunggu kabar baiknya. "ucap Ratu bersamaan dengan pintu kamar pengantin terbuka.
Seorang wanita cantik versi Andhini saat paruh baya nanti tersenyum bahagia menatap putrinya. Yah, wanita itu adalah mama Andhini yang bernama Maya.
"Ayo sayang, waktunya menemui suamimu. "
__ADS_1
"Jangan gugup, kami akan menemanimu. " ucap Alika bersemangat.
Melihat sahabatnya menikah merupakan saat yang paling berbahagia bagi Alika dan Andhini, mereka sangat antusias menyambut hari bahagia sahabatnya.
Saat semua ritual ijab qabul telah tuntas, para tamu undangan dipersilahkan untuk bersantap siang sementara pasangan yang baru saja resmi menjadi pasangan suami istri itu kini sedang bersama kedua orang tua mereka dan para keluarga inti berfoto-foto.
"Sayang, sepertinya kita harus mengulang proses ijab qabul kita. " ucap Rafka seraya menatap pasangan pengantin baru yang tampak tersenyum bahagia.
"Sudah telat mas, lagian untuk apa juga diulang. "
"Saat itu hanya aku yang tersenyum bahagia sedangkan istriku bermuram durja. Gak ada senyuman walaupun tetap terlihat cantik. " Rafka terkekeh mengingat peristiwa penting dalam hidupnya saat itu.
"Ck, gak usah dibahas. Lebih baik cepat selesaikan makanannya, kita foto bareng mereka. " tukas Ratu tak ingin mengingatnya.
"Lebay ,,," kompak Ratu dan Rafka
"Diihhhh ,,, ternyata kak Rafka sudah gaul ,,," Alika terkikik lucu karena wajah datar Rafka tidak sinkron dengan ucapannya.
"Aku sumpahin suamimu kelak datar dan dingin. "
__ADS_1
"Eh jangan dong, aku ingin awet muda." ucap Alika merengut kesal
Sesaat Alika terdiam memikirkan ucapan Rafka, pria yang menjadi gebetannya sedikit datar semoga saja tidak dingin seperti yang dikatakan suami sahabatnya itu. Ingin rasanya Alika mencubit bibir tajam Rafka, berterima kasihlah karena Alika sangat menyayangi sahabatnya sehingga tidak tega menganiaya pria itu.
"Al, foto yuk ,,, jangan bengong aja. " Ratu menarik tangan Alika agar mengikutinya.
"Pelan-Pelan dong, susah jalan nih." Alika mengikuti Ratu dengan susah payah berjalan karena memakai kebaya.
Akhirnya mereka bersama pasangan baru itu dan baik Alika maupun Ratu segera beraksi dengan berbagai gaya. Alika dengan gayanya yang heboh sedangkan Ratu dengan gayanya yang membuat semua yang hadir menatapnya kagum.
Suara blitz membuat Ratu serasa berada diatas catwalk, ia bergaya ala-ala model. Sudah lama ia tak berpose di depan kamera, tak ingin melewatkan kesempatan begitu saja sementara photografernya pun antusias mengambil gambar sang mantan model. Hingga pasangan raja dan ratu sehari itu tersisih.
Melihat semua mata memandang istrinya takjub Rafka tak terima dan menghampiri istrinya kemudian memeluknya dengan menahan kekesalannya.
"Sayang, hentikan aksi gilamu itu. Sekarang kamu bukan lagi super model tapi istri Rafka Rafardhan. " bisik Rafka dengan penuh penekanan.
💞💞💞💞💞
Gimana kelanjutan ceritanya ???
__ADS_1
Tunggu upnya agak sorean
salam hangat dari dunia halu