TAKDIRMU BERSAMAKU

TAKDIRMU BERSAMAKU
BAB 67


__ADS_3

...happy literasi beloved readers ...


Hari-hari berlalu tanpa terasa, kini usia pernikahan Rafka dan Ratu memasuki bulan keenam dengan usia kandungan dua bulan. Ratupun lebih banyak di rumah daripadaku di kantor dan karena Samuel sangat sibuk sehingga tidak bisa bolak balik memantau perusahaannya maka Samuel mempercayakan pengawasan perusahaan pada Rafka.


Seolah semesta sangat menyayangi Rafka sehingga istrinya itu tidak mengidam hal-hal yang merepotkannya. Ratu tak pernah mengganggu tidur Rafka karena ingin memakan sesuatu di tengah malam. Dia hanya suka melihat foto-foto aktor Turki karena ingin anaknya memiliki wajah tampan seperti mereka.


Awalnya Rafka memaklumi karena mungkin bawaan bayinya namun semakin hari wanita hamil itu semakin menggila. Bahkan galerinya di penuhi dengan berbagai macam gambar aktor Turki dengan berbagai pose. Yang membuat Rafka kesal sekesal-kesalnya karena ada beberapa gambar yang memperlihatkan tubuh seksi aktor tersebut, dengan dada bidang dan perut kotak-kotak. Ia sering mendapati istrinya itu menatap lama gambar tersebut.


"Sayang, mas juga gak kalah seksi dengan pria itu. "ucap Rafka pelan dan lembut namun menahan kesal.


"Mas cemburu, ya ,,,"


"Tentu saja. Mas gak ingin jika kita berpetualang pikiranmu justru membayangkan pria dunia mayamu itu. "


"Astaga mas, jangan berpikir aneh-aneh gitu deh. You are the one in my heart forever, beb." Ratu langsung merayap naik diatas tubuh suaminya.

__ADS_1


"Sayang, jangan memancingku. "


"Supaya kamu gak jajan di luar, apalagi tak lama lagi tubuhku semakin tak berbentuk." balas Ratu tak dapat menyembunyikan kekhawatirannya.


Entah mengapa sejak mengetahui jika dirinya sedang hamil, rasa khawatir itu selalu menghuni pikiran dan perasaannya makanya ia selalu mengalihkan pikirannya dengan mengoleksi gambar pria-pria tampan. Aneh kan ???


"Sayang, jangan khawatir seperti itu, kasian bayi kita jika mamanya selalu mengkhawatirkan sesuatu yang gak jelas. " Rafka mengusap perut Ratu dengan lembut dan selanjutnya terjadilah apa yang seharusnya terjadi.


Karena kelelahan Ratu tak bisa lagi bangun membersihkan sisa-sisa percintaan mereka dan langsung terlelap, Rafka kemudian mengambil tissu basah dan membersihkan daging yang selalu memberinya kenikmatan dunia dengan sangat hati-hati tak ingin mengganggu tidur istri tercintanya. Setelah itu ia kemudian beranjak kekamar mandi untuk membersihkan dirinya.


●●●●


Mentari pagi mulai menggeser sang bulan yang telah selesai menunaikan tugasnya sebagai penguasa malam. Sinarnya yang hangat menembus masuk melewati celah jendela kamar sehingga mengusik para insan yang masih setia dengan mimpi indahnya.


Dengan berusaha menyesuaikan netranya, Ratu berusaha bangun dan langsung menuju ke kamar mandi. Sementara Rafka sudah bersiap berangkat ke kantor.

__ADS_1


"Mas belum berangkat ?"


"Kita sarapan bersama dulu, sayang ,,," seperti biasa, Rafka tak pernah berangkat sebelum sarapan bersama sang istri walaupun harus rapat pagi-pagi.


Suami istri itu lalu bergandengan tangan dengan mesra keluar dari kamar menuju meja makan dimana makanan sudah tertata rapi. Sejak hamil seorang ART kepercayaan mama Lilian dikirim ke rumah mereka untuk membantu dan menemani Ratu agar tak kelelahan.


Keduanya kemudian sarapan tanpa ada yang berbicara. Kebiasaan yang keluarga mereka ajarkan terbawa dalam kehidupan rumah tangga mereka. Setelah menuntaskan sarapannya Rafka kemudian berangkat ke kantor.


💞💞💞💞


Selamat pagi


Selamat menikmati


Dan terima kasih atas dukungannya.

__ADS_1


__ADS_2