
"Yakin tidak ada apa-apa?"ucap Arkana menimpali.
"Ada apa sih dengan kalian berdua,kepo banget sih"ucap Disa melipat tangan nya dan bersandar di kursi dengan cemberut.
"Dis,apa Vabri ngungkapin perasaan nya ke kamu?"tanya Arkana.
"Apaan sih kak,jangan aneh-aneh ya,bikin gosip aja"ucap Disa kesal.
"Tapi setelah bicara dengan mu Vabri terlihat berbeda,tadi aja dia semangat banget ceritain kamu,apa jangan-jangan kamu tolak Dis?"tanya Arkana menatap Disa intens.
"Tau..ah,aku balik dulu kak Aryan,kak Lucas"pamit Disa beranjak.
tak menanggapi ucapan Arkana dan pergi setelah berpamitan dengan Aryan dan lucas
"Dis,kamu gak pamit sama aku?"tanya Arkana setengah berteriak.
"Ogah,bye..!!"ucap Disa melambaikan tangan nya dengan centil.
"Dasar cewe bar-bar gak ada akhlak"ucap Arkana kesal.
"Bang,sebaik nya ke kamar mama dan papa,antar mereka pulang,ini sudah larut,biarkan Arianna,aku sama Lucas yang jaga"ucap Aryan.
"Aryan,sebaik nya kamu juga istirahat,biar Arianna aku yang jaga"ucap Lucas menimpali ucapan Aryan.
"Serius kak kamu mau jagain Arianna?"tanya Arkana.
"Iya,sebaik nya kamu dan Aryan pulang saja,lagian Tante Indri dan om Reino sebentar lagi sudah mau pulang,dokter sudah mengijinkan Tante Indri pulang"ucap Lucas.
"Tidak..!,aku akan di sini bersamamu untuk menjaga Arianna"ucap Aryan tegas.
__ADS_1
"Sekarang keruangan mama papa,antar mereka"ucap Aryan menarik tangan nya keruangan tersebut.
"Ma,pa,sebaiknya kalian semua pulang,ini sudah larut,tadi Lucas bilang,mama dalam keadaan baik,hanya saja tadi terkejut,tapi mama di bolehkan pulang"ucap Aryan.
"Mama tidak mau pulang pa"ucap Indri memelas.
"Sayang,kita pulang ya,kamu juga butuh istirahat"ucap Reino.
"Tapi pa..."ucap Indri.
"Benar kata suami mu dek,besok kamu bisa datang kesini lagi menemani Arianna"ucap Andre memotong ucapan adik nya dengan lembut.
Setelah berfikir lama akhir nya Indri menganggukkan kepala nya.
"Baik lah aku akan pulang bersama kalian"ucap Indri terlihat pasrah.
Sebelum meninggalkan rumah sakit Reino dan yang lain nya,melihat keadaan Arianna.
Aryan dan Lucas melihat ada yang membuka pintu,tak lama kemudian ada Reino di susul oleh Indri dan yang lain nya.
"Pa,ma.."ucap Aryan berdiri.
"Om,Tante"ucap Lucas yang ikut berdiri.
"Ar,mama sama papa akan pulang bersama ayah Andre dan bunda Yura,papa titip adik kalian ya"ucap Reino pada Aryan dan Lucas.
"Itu sudah kewajiban kami om"jawab Lucas.
"Terima kasih nak"ucap Indri terharu.
__ADS_1
"jangan sungkan...."ucap Lucas
"Mama,sayang,tolong panggil mama,karna kamu anak mama juga"ucap Indra memotong ucapan Lucas,dan di jawab dengan anggukan.
"Ya sudah kalau begitu kami pamit,kalau ada apa-apa tolong kabari papa"ucap Reino.
"Iya pa"jawab Lucas dan Aryan bersama.
Setelah kepergian orang tua nya,Aryan merebahkan diri nya di sofa bed di ruangan tersebut dan memejamkan mata nya.
"Lu,kau istirahatlah di sini"ucap Aryan menepuk sebelah nya.
"Biarkan saja aku di sini,istirahat lah"ucap Lucas.
"Baiklah,kalau begitu aku akan tidur,jika Arianna bangun,tolong bangunkan aku"ucap Aryan.
"Ya.."jawab Lucas singkat.
Tak lama kemudian mendengar deru nafas yang teratur dari Aryan,bertanda bahwa ia sudah tidur.
Lucas menggenggam tangan Arianna,sesekali ia mencium tangan Arianna.
"Ri,bangun!!,apa kamu tak ingin melihat ku,aku di sini menemanimu,aku janji tidak akan mengabaikan mu lagi"ucap Lucas lirih.
setelah beberapa saat akhir nya Lucas pun tertidur dengan masih menggenggam tangan Arianna.
Tepat jam 4 pagi Arianna terbangun dari tidurnya.
"uh..."lenguhan Arianna merasakan sekujur tubuh nya sakit.
__ADS_1
Merasa tangan nya ada yang menggenggam dia pun mencoba menoleh.
"Kak Lucas..."ucap nya lirih...