Takut Untuk Mencintaimu

Takut Untuk Mencintaimu
bab 23


__ADS_3

"Kalau begitu aku wudhu duluan ya Ar"ucap Lucas,dan masuk ke kamar mandi untuk mengambil wudhu.


Setelah semua selesai melakukan kewajiban nya bersama dengan Aryan menjadi imam,kini mereka tengah menunggu makanan yang sudah di pesan oleh Lucas.


"Bagaimana kerjaan di kantor tadi Lu?"tanya Aryan.


"Alhamdulillah semua lancar,ternyata Dara jauh dari perkiraan,dia karyawan baru yang terbilang sangat cerdas,tadi dia meyakinkan salah satu klien kita untuk kerja sama,tanpa ada perdebatan yang alot,karna mereka puas dengan persentase dari Dara"ucap Lucas muji Dara di depan Aryan.


Tanpa di sadari ada dua orang yang tidak suka dengan pujian Lucas,Aryan merasa hati nya tak cukup tenang karena laki-laki lain memuji Dara. Sedang kan Arianna cemburu,karna Lucas memuji wanita lain.


"Kenapa kalian pada sinis sama aku?"tanya Lucas dengan polos nya.


'tok...tok...tok..'


Aryan berjalan menuju pintu,dan membuka nya.


"Pesanan atas nama tuan Lucas Anggaran"ucap kurir.


"Ya saya"ucap Aryan.


"Ini tuan pesanan nya,mohon tanda tangan di sini"ucap kurir menyerahkan kota makanan dan kertas yang akan di tanda tangani oleh Aryan.


"Terima kasih tuan"ucap kurir setelah nya.


"Siapa Ar?"tanya Lucas.

__ADS_1


"Kurir nganterin makan malam"ucap Aryan.


"Kamu sudah makan Ri?"tanya Lucas.


"Alhamdulillah sudah kak,tadi sebelum Maghrib"ucap Arianna.


"Apa mau makan sesuatu?"tanya Lucas.


"Serasa kaya obat nyamuk"celetuk Aryan membuat Arianna dan Lucas merah padam menahan malu.


"Apaan sih bang"ucap Arianna malu.


"Sudah nggak usah di dengerin Abang kamu itu,apa kamu mau makan sesuatu?"tanya Lucas kembali.


"Kalau begitu Kaka makan dulu"ucap Lucas beranjak dari kursi dekat brankar dan menuju sofa,di mana ada Aryan berada dan makanan yang di pesan nya tadi.


"Ar,Besok Lexira sudah boleh pulang,aku bingung harus bagaimana?"ucap Lucas.


"Bingung kenapa?"tanya Aryan.


"Kamu tau sendiri kan Ar,aku tinggal sendiri,sedang kan Lexira seorang perempuan,aku nggak mungkin tinggal satu atap,apa lagi aku dan dia nggak ada hubungan darah sama sekali"ucap Lucas.


Aryan mengangguk membenarkan apa yang di katakan Lucas.


"Jam berapa Lexira keluar dari rumah sakit?"tanya Aryan.

__ADS_1


"Seperti nya siang Ar,tadi aku sempat mampir untuk menjenguk nya,dia sudah merengek minta pulang,karna merasa sudah tidak betah"ucap Lucas.


"Apa dia mau tinggal di apartemen ku?"tanya Aryan lagi.


"Mana mungkin Ar?, Lexira masih umur enam belas tahun,lantas kamu menyuruh dia tinggal sendiri,jangan gila dong Ar"ucap Lucas.


"Kak,kenapa tidak tinggal bersama kita,biar Lexira sekolah bareng Rafiq dan Rifki"ucap Arianna memberi solusi.


"Lantas bagaimana nanti respon dadi sama mommy Ri?"tanya Aryan.


"Dady sama mommy pasti seneng bang,iya kan kak?"ucap Arianna meminta dukungan Lucas.


"Di coba saja dulu Ar,nanti kalau memang benar-benar nggak bisa,sementara tinggal sama aku dulu"ucap Lucas.


"Tidak bisa!!"bantah Arianna.


Lucas dan Aryan langsung menatap Arianna bersamaan.


"Ada apa dengan mu dek"tanya Aryan yang merasa adik nya menolak jika Lexira tinggal dengan Lucas.


"Bu...bukan begitu kak maksud ku"ucap Arianna.


"Terus?"tanya Lucas merasa senang,karna Arianna mulai cemburu.


"Bagaimana kalau Lexira tinggal di apartemen ku saja,biar dia tinggal bersama ku, bagaimana bang,kak?"ucap Arianna meminta pertimbangan dari kedua laki-laki yang ada di hati nya dengan posisi berbeda itu.

__ADS_1


__ADS_2