
"Ar,sebentar lagi akan penanda tanganan dengan pak Cleo,sekertaris beliau akan mengantarkan surat kontrak nya"ucap Lucas.
"Baiklah,kalau begitu kita ke kantor sekarang"ajak Aryan yang semangat.
"Kamu tidak jadi jenguk Lexira?"tanya Lucas.
"Nanti saja kit balik kesini"ucap Aryan.
"Bang mau kemana?"tanya mama Indri melihat anak bujang nya beranjak dari tempat duduk nya.
"Aryan ke kantor dulu ma,ada pertemuan penting,demi hidup dan mati Aryan"ucap Aryan nyleneh.
"Apaan sih bang,kok ngomong nya gitu, emang apa yang buat Abang mempertaruhkan hidup dan mati?"tanya Indri penasaran.
"Abang akan perjuangin jodoh Abang ma"ucap Aryan berbisik.
"Oh...baik lah,mama akan mendukung mu, bang. Semangat ya!!"ucap mama Indri mengangkat tangan kanan nya 💪menyemangati anak bujang nya.
"Apa sih yang kalian bicarakan?"tanya papa Reino penasaran.
"Ish.....sejak kapan seorang Reino putra Mahendra jadi kepo begini?"ejek Aryan.
"Heh...dasar anak kurang ajar,sama papa nya ngelunjak"ucap Reino hendak menjewer Aryan.
'cup'
__ADS_1
"Ma Aryan pamit,takut ada singa ngamuk"ucap Aryan meninggalkan kedua orang tua nya.
Reino hendak mengajar sang anak,tapi di tahan oleh sang istri.
"Mas,hentikan!!,kamu ini sudah tua Lo,masih aja kelakuan kaya anak kecil"sungut Indri.
"Anak mu itu bikin papa naik darah"ucap Reino.
"Kamu kira Aryan bisa keluar kalau tak ada andil kamu"ucap Indri kesal. "Nanti malam tidur di sofa"ucap nya lagi.
"Yah...sayang jangan gitu dong,ya...ya..ya"ucap Reino merayu.
"Nggak,pokok nya tidur di sofa sampai waktu tidak di tentukan"ucap Indri meninggalkan Reino untuk duduk di kursi tunggu.
*
*
"Bapak mau pergi kemana?,bukan nya hari ini tak ada jadwal kemana-mana?"tanya Dara.
"Kebiasaan deh,kalau bersua panggil nama aja,aku akan pulang kerumah,ada yang ingin aku bicarakan dengan keluarga ku"ucap Cleo.
"Oh...baik kalau begitu"ucap Dara.
"Aku sudah tanda tangan di sana,tinggal meminta tanda tangan tuan Aryan saja"ucap Cleo.
__ADS_1
"Baik,kalau begitu saya permisi"ucap Dara undur diri.
Setelah keluar dari ruangan Cleo, Dara menuju ruangan nya dan mengambil tas,setelah nya ia berjalan menuju mobil yang sudah di sediakan oleh kantor,ketika ada kegiatan di luar kantor.
"Pak,ke perusahaan Mahendra group ya"pinta Dara.
"Baik Bu!"jawab sang supir.
Dara menghela dan membuang nya dengan kasar.
"huftttt....Kenapa harus ketemu sama dia lagi,kalau kaya gini,mana bisa aku melupakan nya,yang ada aku nambah kepincut,lagian kenapa dia harus tampan"gerutu Dara kesal sendiri.
"Apa ibu ngomong sesuatu?"tanya sopir.
"Eh...tidak pak"ucap Indri menahan malu.
Setelah beberapa saat Dara telah sampai pelataran perusahaan Mahendra group.
"Pak,sebaik nya bapak tunggu di mobil,saya cuma sebentar"ucap Dara.
"Baik Bu"jawab sopir.
Dara menuruni mobil dan menuju resepsionis,menanyakan keberadaan CEO Aryan.
"Permisi mbak,saya perwakilan dari Anderson kingdom,sudah membuat janji temu dengan tuan Aryan"ucap Dara.
__ADS_1
"Oh...mari nona saya antar,anda sudah di tunggu oleh pak Aryan"ucap resepsionis membuat Dara mengernyitkan dahi nya.
"Mbak Dara!!"panggil seseorang yang Dara kenal.