
"Apa adek nggak mau cium mama juga"ucap Indri kesal,dengan watak sang Kaka bontot itu..
"Cup,malam ma"pamit nya lagi setelah mencium kening sang mama.
Indri melihat muka sang suami yang siap memakan mangsa nya karna cemburu.
"Ma,pa,kami masuk ke kamar dulu"pamit Aryan setelah mencium sang mama.
"Iya sayang"ucap Indri.
"Ma,pa,aku sama kak Lucas balik ke kamar dulu"ucap Arianna.
Lain dengan Aryan,Rofiq dan Rizky,kalau Arianna pasti mencium sang papa.
"Dasar anak papa"gerutu Indri.
"Kenapa sih sayang,ayo kita ke kamar"ajak Reino.
"Arianna itu,selalu papa yang di nomor satukan,mana pernah mama di peluk atau di cium,kalau nggak pergi"ucap Indri kesal.
"Sini papa yang peluk sama cium,mau nggak?"goda papa Reino.
"Issshhh,,,papa ni,mama serius loh"ucap Indri menghentakkan kaki nya dan meninggalkan sang suami.
Melihat sang istri kesal,membuat Reino terkekeh melihat tingkah laku sang istri seperti anak kecil yang sedang iri meminta mainan sama teman nya.
Tanpa aba-aba Reino menyusul sang istri yang hampir tiba di pintu kamar nya,langsung menggendong istri nya alai bridal style.
"Akh...mas,apa yang kamu lakukan,turunkan aku,nanti kita jatuh"pekik indri yang langsung mengalungkan tangan nya di leher sang suami,masih sedikit berontak ingin turun.
__ADS_1
"Kalau kamu tetap gerak kita akan terjatuh bersama sayang"ucap Reino.
"Mas malu sama umur,nanti kalau anak-anak lihat bagaimana?"tanya Indri.
"Tidak akan sayang,mereka sudah masuk kamar masing-masing"jawab Reino.
"Ehem-ehem,ingat umur Rei, nanti encok loh"jawab seseorang yang dari tadi melihat tingkah kedua nya.
Jangan di tanya bagaimana wajah cantik wanita paruh baya itu,bak kepiting rebus,dia pun menyembunyikan wajah nya di dada bidang sang suami.
"Tu kan mas,ada kak Varo"bisik Indri.
"Ngapain masih di sini,bukan nya kamu sudah masuk kamar sejak tadi?"tanya Reino tanpa menjawab cicitan Varo dan Indri.
"Kamu nggak lihat aku megang apa hah?"tanya balik Varo.
"Indri kamu nggak pamit sama aku"goda Varo.
"Kak Varo,jangan godain aku"ucap Indri yang masih menyembunyikan wajah nya.
"Membuat Varo tergelak dan meninggalkan Reino dan Indri.
"Kan mas,aku jadi malu kalau ketemu kak Varo"ucap Indri merajuk pada sang suami.
"Kenapa harus malu sayang,dia juga punya istri"ucap Reino masuk kamar nya,
Sedang Varo yang masih tertawa hingga sampai depan kamar nya.
'Ceklek'
__ADS_1
"Sayang?!"panggil Varo.
"Papa,bawa apa?"tanya Vabri yang ternyata ada di kamar nya.
"Ini papa bawa pesenan mama kamu,malam-malam ingin makan seblak"ucap Varo. "kamu sendiri sudah lama di sini?"tanya nya lagi.
"Belum pa"jawab Vabri.
"Dimana mama mu?"tanya Varo yang tak melihat istri nya
"Mama di kamar mandi pa,iya kalau gitu Vabri balik ke kamar dulu pa?"pamit Vabri.
.
"Kamu nggak ikut makan dulu nak"ucap Varo.
"Tidak pa,tadi Vabri sudah makan,dan masih kenyang"ucap Vabri beranjak pergi.
🌈
🌈
"Sini Kaka bantu buka gaun nya sayang?"tawar Lucas.
"Hem...ini memang sudah"ucap Arianna tak menolak.
Lucas segera melepaskan Zipper yang ada di punggung Arianna,melihat punggung putih mulus milik Arianna,membuat Lucas menelan ludah nya dengan kasar.
"Kak,sudah belum"tanya Arianna membuyarkan kemesuman nya.
__ADS_1