Takut Untuk Mencintaimu

Takut Untuk Mencintaimu
bab 49


__ADS_3

"Assalamu'alaikum mbak Dara"Sapa Rofiq.


"Wa'alaikum salam"ucap Dara ragu.


"Ini Rofiq adik ku"ucap Aryan memberitahu.


"Halo Kaka cantik,aku Rifki,saudara kembar Abang Rofiq"ucap Rifki slengean.


"Hussstt...yang sopan dek"ucap Arianna menegur.


"Hehehe maaf kak"ucap Rifki.


"Ayo sayang masuk,jangan sungkan,rumah ini juga rumah kalian"ucap Indri.


"Terima kasih ma"ucap Dara.


"Ar,ajak istri mu istirahat di kamar, Dara pasti lelah"pinta mama Indri.


"Iya ma,ayo Dar"ajak Aryan pada istri nya.


'Ceklek'...


"Selamat datang di kamar kita"ucap Aryan setelah membuka pintu.


"Kak"panggil Dara.


"Ada apa?,apa ada yang kamu ingin kan?"tanya Aryan.


"Apa tujuan Kaka menikahi ku?"tanya Dara.

__ADS_1


"Karna aku mencintaimu sayang"ucap Aryan memegang kedua bahu Dara dan menyakinkan Dara.


"Kita baru beberapa bulan ketemu,apakah secepat itu Kaka mencintaiku?"tanya Dara.


"Jujur saja,sebelum Kaka mengenalmu,Kaka pernah dekat dengan wanita lain,tapi wanita itu menikah dengan orang lain karena di jodohkan"ucap Aryan."Tapi bukan berarti Kaka menikahimu karna Kaka mencari pelarian,no?. Itu tidak benar,karna Kaka memang benar-benar jatuh cinta padamu saat kita bertemu"ucap nya lagi.


"Aku tidak pantas menjadi pendamping Kaka"ucap Dara menundukkan kepala nya


"Yang menilai kamu pantas atau tidak,itu aku suami mu"ucap Aryan menarik Dara dalam pelukan nya.


Saat menikmati pelukan sang suami,terdengar ponsel Dara berdering meminta untuk si angkat.


"Kak,sebentar lepaskan,ada telfon"ucap Dara karna Aryan tak menghiraukan panggilan sang istri.


"Biarkan saja,aku masih ingin seperti ini?"ucap Aryan.


"Kak..."rengek Dara.


"Hallo, assalamualaikum Cle"jawab Dara.


"Wa'alaikum salam Dar,kamu di mana,kata karyawan kantor kamu tak terlihat, semenjak keluar perusahaan"tanya Cleo.


"Maaf Cle...aku ada urusan mendadak,tadi belum sempat ijin pada mu"ucap Dara merasa bersalah.


"Apakah kamu baik-baik saja?"tanya Cleo khawatir.


"Ya aku baik-baik saja"ucap Dara.


"Sayang..!!"Sela Aryan.

__ADS_1


"Kamu dengan siapa Dar?"tanya Cleo mendengar suara laki-laki di seberang telfon.


"Itu...anu...ya sudah nanti aku telfon lagi, assalamualaikum"ucap Dara mengakhiri pembicaraan mereka berdua.


"Siapa sayang?"tanya Aryan pura-pura tidak tau.


"Kaka sengaja kan teriak begitu, jelas-jelas Kaka di dekat aku"ucap Dara kesal.


"Apakah itu tuan Cleo?"tanya Aryan.


"Hemmmm,dia nanyain aku di mana?,karna sedari pertemuan tadi aku nggak kembali ke perusahaan,nggak tau aja,kalau karyawan nya di culik dan di nikah paksa"ucap Dara nyindir Aryan.


Bukan nya marah,Aryan tertawa sumbang mendengar ucapan sang istri.


"Hahaha....kalau tidak di culik,mungkin sekarang kamu bakal kehilangan suami mu yang tampan ini"ucap Aryan percaya diri.


"Cih...percaya diri sekali kau tuan Aryan,apa kau pikir aku akan menangis dengan kehilangan mu?"ucap Dara berdecih.....


"Oh....ada yang lupa,bukan nya tadi nyonya Aryan yang bertanya,apakah aku akan berhenti berjuang"ejek Aryan.


"Ya...ya...kau menang tuan Aryan"ucap Dara mengalah.


"Apakah sekarang aku boleh meminta hak ku?"tanya Aryan berbisik.


"Hah....Kaka memang benar-benar keterlaluan ya,apa_"ucap Dara terhenti.


"Hemmmmppp"mulut Dara terkunci oleh bibir Aryan.


Setelah beberapa saat,ciuman itu berakhir karena Dara yang sudah mulai kehabisan nafas.

__ADS_1


"Besok-besok olah raga,biar tidak gampang kehabisan nafas saat berciuman"bisik Aryan.


__ADS_2