
"Bagaimana kalau Lexira tinggal di apartemen ku saja,biar dia tinggal bersama ku, bagaimana bang,kak?"ucap Arianna meminta pertimbangan dari kedua laki-laki yang ada di hati nya dengan posisi berbeda itu.
"Seperti nya ide bagus"jawab Aryan.
"Tapi bagaimana mungkin,sekarang keadaan Arianna seperti ini,Tante Indri dan om Reino tidak akan mengijinkan Arianna tinggal di apartemen"ucap Lucas.
"Aku akan bicara dengan mama dan papa kak"ucap Arianna.
"Abang akan bantu untuk bicara sama mama dan papa"ucap Aryan menimpali.
"Ok terima kasih bang"ucap Arianna. "Tapi tunggu bukan berarti,Abang bantu aku,aku akan memaafkan apa yang Abang lakukan ya"ucap Arianna mengerucut.
"Sebenar nya apa yang terjadi Ri?"tanya Lucas mendekati brankar yang di tempati Arianna.
"Abang sudah nyakitin perasaan seorang wanita kak,dengan mengatakan bahwa wanita itu murahan,karna dia melihat wanita itu berciuman dengan laki-laki lain"ucap Arianna tak menyebutkan nama Dara.
"Apa?"ucap Lucas terkejut. Lucas menatap ke arah Aryan. "Apa benar begitu Ar?"tanya Lucas pada Aryan.
Aryan tak menjawab hanya saja diam saja.
Lucas hanya menggeleng kepala nya menatap sahabat sekaligus atasan nya di kantor itu menatap tak habis fikir kalau atasan nya itu sedikit arogan.
__ADS_1
"Kak,kenapa kamu nggak pulang aja?,biarkan aku di sini bersama Abang"pinta Arianna.
"Apakah kamu mengusirku hemm..?"tanya Lucas.
"Bu...bukan itu maksud ku kak,aku nggak mau kamu terlalu perduli pada ku dan membuat aku salah mengartikan perhatian mu pada ku kak"ucap Arianna lirih.
"Apa yang harus kamu salah artikan dengan perhatianku,apa masih kurang jelas dengan semua itu,untuk membuat mu mengerti!!"ucap Lucas dengan tegas.
"Maksud Kaka apa?"tanya Arianna penuh tanya.
"Ckck....dasar bodoh,apa perhatian ku selama ini,belum cukup untuk membuat kamu tau kalau aku mencintaimu Ri"ucap Lucas.
Arianna terkejut dengan pengakuan Lucas itu,sesaat setelah nya ia pun tersadar.
"Bukankah kamu mencintaiku,apa yang membuat ku harus bercanda"ucap Lucas mulai berdiri dan merapatkan badan nya.
"Kak,jangan begini,di sini ada Abang"ucap Arianna menahan dada bidang Lucas.
"Kenapa tak menjawab,bukan kah ini yang kamu inginkan,menjerat hati ku untuk tidak bisa berpaling darimu sedetikpun"ucap Lucas masih menggenggam tangan Arianna yang masih di dada nya.
"Aku akan keluar sebentar"ucap Aryan,mengerti dengan keadaan.
__ADS_1
"Abang mau kemana,jangan pernah keluar dari pintu itu,jika Abang keluar,maka aku akan membencimu bang"teriak Arianna tak di gubris Aryan yang terus melangkah pergi.
"Abang..!!"Panggil nya lagi.
"Kenapa teriak-teriak sih Ri"ucap Lucas dengan senyum yang tak bisa di artikan.
"Mundur kak,aku nggak nyaman dengan kita yang kaya gini?"ucap Arianna.
"Kenapa?"tanya Lucas semakin mendekat tak ada jarak sedikit pun dari tubuh masing-masing,hanya wajah yang masih mempunyai jarak.
Lucas menatap wajah cantik di depan nya,membuat Arianna tak nyaman.
"Kak aku mohon jangan seperti ini"ucap Arianna.
"kenapa tidak menjawab pertanyaan ku"tanya Lucas serius.
"Ak-"ucap Arianna terbungkam dengan ciuman Lucas yang tepat di bibir ranum milik Arianna.
Arianna yang terkejut,hanya diam tanpa membalas ciuman Lucas,sesaat itu Arianna berontak,dan Lucas pun semakin dalam.
"Hempp....hempp"Arianna yang teriak tapi tertahan dengan bibir Lucas,hingga Arianna menggigit bibir Lucas. Saat itu juga Lucas melepaskan ciuman nya.
__ADS_1
"Apa yang Kaka lakukan"ucap Arianna sedikit malu.