
"Apa yang Kaka lakukan"ucap Arianna sedikit malu.
"Aku hanya mencium bibir kekasihku"ucap Lucas enteng.
"Siapa yang setuju jadi kekasihmu,aku nggak mau"ucap Arianna ketus.
"Benarkah begitu,apakah kau mau aku menciumi lagi,sampai kau mau menerima aku sebagai kekasih mu"ucap Lucas menggoda Arianna.
"Hentikan,awas saja jika berani mencium ku lagi"ancam Arianna yang melihat Lucas mendekat.
"Apa yang akan kamu lakukan hah"tanya Lucas semakin mendekat. "Kamu milik ku Ri,hanya milikku"ucap nya lagi.
"Kak..!"ucap Arianna lirih.
Hingga Lucas kembali mendekat dan menempelkan bibir nya,kini ciuman itu lebih lembut dan cukup lama,hingga mereka hampir kehabisan pasokan oksigen.
Arianna terlihat bersemu merah,dengan perlakuan Lucas terhadap nya.
"Ak....aku juga mencintaimu kak"ucap Arianna lirih.
"Apa?,coba ulangi,Kaka nggak dengar"ucap Lucas.
"Ish....nggak ada kata ulang"ucap Arianna cemberut.
"Ulang dong sayang"pinta Lucas.
"Sini-sini,mendekat lah,aku akan katakan"ucap Arianna melambai-lambai meminta Lucas maju.
"Saat Lucas sudah mendekat, Arianna membisikan di telinga nya dan mencuri cium di pipi Lucas.
__ADS_1
"Aku mencintaimu kak,sangat"bisik Arianna dan mengecup pipi Lucas.
"Lucas mengelus pipi nya dan tersenyum bahagia.
"Ya sudah,tidurlah,aku akan menemani mu di sini"pinta Lucas.
"Benarkah?"tanya Arianna antusias.
"He'em"gumam Lucas.
"Kak?"panggil Arianna.
"Ada apa lagi Ri?"jawab Lucas.
"Sejak kapan?"tanya Arianna.
"Kaka mencintai ku?"ucap Arianna.
"Sejak pertama kali melihat kamu,dan itu ketika aku dan Aryan pulang dari LA,kamu menjemput nya"ucap Lucas.
"Aku tidak percaya?",lantas kenapa selama ini Kaka acuh pada ku?"ucap dan tanya Arianna.
"Karena Kaka tidak mau suatu saat kamu akan kecewa dengan Kaka,dan membuat persahabatan Kaka dan Abang mu merenggang"ucap Lucas.
"Apa yang membuat Kaka yakin pada ku dan membuka hatimu untuk ku?"tanya Arianna.
"Karna Abang yang telah membuka otak bodoh nya itu"sahur Aryan yang baru masuk.
"Sialan kamu Ar,ngatain aku bodoh"ucap Lucas kesal.
__ADS_1
"Memang iya,kamu memang pintar sial pekerjaan,tapi tidak dengan cinta,kamu itu terlalu bodoh, hahahaha"ucap Aryan di akhiri dengan ketawa keras.
"Hahahaha,bahkan kau juga bodoh tentang cinta,bukan begitu tuan Aryan putra Reino Mahendra"ucap Lucas langsung membuat Aryan kicep.
Arianna terkikik geli mendengar kedua laki-laki nya sedang berdebat.
"Sudah-sudah kenapa malah saling mengolok-olok,jika memang kalian berdua itu bodoh soal wanita"ucap Arianna mendapat tatapan tajam dari kedua nya.
"Oke baiklah,aku akan istirahat,sekarang Kaka dan Abang istirahat,besok kalian harus kerja di kantor,bukan begitu?"tanya Arianna.
"Ya sudah aku tidur dulu Lu"ucap Aryan membaringkan tubuh nya di sofa bed yang cukup untuk dua orang tersebut.
"He'em"saut Lucas.
"Kenapa Kaka nggak tidur?"tanya Arianna.
"Kaka akan tidur,jika kamu sudah tidur"ucap Lucas kembali duduk di dekat Arianna.
"Bagaimana aku bisa tidur,jika Kaka melihat ku seperti itu"ucap Arianna.
"Pejamkan matamu,lama kelamaan nanti akan tidur"ucap Lucas menggenggam tangan Arianna sesekali mencium nya.
"Kak..?"panggil Arianna.
"Ada apa?"tanya Lucas.
"Apakah aku bermimpi,jika sekarang kamu ada bersama ku?"tanya Arianna dalam mode serius
"Mau kamu bagaimana?"tanya balik Lucas.
__ADS_1