Takut Untuk Mencintaimu

Takut Untuk Mencintaimu
bab 50


__ADS_3

"Besok-besok olah raga,biar tidak gampang kehabisan nafas saat berciuman"bisik Aryan.


"Kaka,kenapa kamu jadi mesum begini sih"ucap Dara malu bercampur kesal.


"Ayo istirahat dulu,nanti kita lanjutkan nanti malam buat bikin Aryan junior atau Dara junior"ucapan Aryan membuat Dara tambah memerah malu.


"Kaka berhenti menggoda ku"rutuk Dara.


Dara dan Aryan melanjutkan istirahat nya,sedang kan Lucas dan Arianna sedang bercengkrama dengan keluarga nya.


"Kapan kalian akan menikah,Ri?"tanya mama Indri.


"Ih...mama,jangan ngaco deh"ucap Aryan menyangkal.


"Jangan menyangkal,mama sama papa sudah mengetahui hubungan kalian,benarkan pa?"tanya Indri pada Reino.


"Benar apa kata mama mu Ri"ucap papa Reino.


"Mama nggak mau kalau kalian lama menjalin hubungan, Ujung-ujungnya nya akan banyak maksiat nya"ucap mama Indri.


"Ma kami ingin mengenal lebih jauh dulu"bantah Arianna.


"Menurut kamu bagaimana, Lucas?"tanya papa Reino.


"Kalau saya,siap kapan saja tuan"ucap Lucas.


"Kamu dengar kan Ri,apa yang di katakan Lucas"ucap papa Reino.


"Tapi pa_"ucap Arianna terpotong.


"Kapan kamu akan datang kerumah melamar anak gadis ku,Lucas?"tanya Reino.


"Om,maaf saya tidak punya keluarga,apakah om tidak malu memiliki menantu seperti saya"ucap Lucas kurang percaya diri.


"Kalau papa mau mencari menantu yang kaya dan lebih dari kamu,papa bisa,tapi kebahagiaan putriku ada bersama mu,jadi jangan kecewakan kepercayaan papa padamu"ucap Reino menepuk pundak Lucas.

__ADS_1


"Terima kasih om,Tante"ucap Lucas.


"Kapan kamu manggil mama dan papa Lucas?"tanya Indri kesal.


"Maaf tan...eh mama"ucap Lucas kaku.


"Jadi kapan kalian akan bertunangan?"tanya mama Indri lagi.


"Lusa saya akan datang kemari pa,ma"ucap Lucas mantap.


""Aku yang akan jadi wali untuk Lucas"ucap Andre dan Yura yang datang.


"Kaka!!"Pekik Indri.


Andre tersenyum ramah, menanggapi pekikan sang adik.


"Kapan Kaka kembali ke sini!"ucap Indri berdiri dan langsung berhambur memeluk sang Kaka.


"Hei...kamu sudah punya menantu Lo,kenapa seperti anak kecil begini?"tanya Andre mengusak rambut adik nya.


"Alhamdulillah sehat dek,mana menantu ku?"tanya Yura.


"Aryan dan istri nya baru saja masuk ke dalam kamar,untuk istirahat"ucap Indri.


"Ayah... Arianna kangen sekali?"ucap Arianna memeluk Andre.


"Kak Arka mana?"tanya Arianna celingukan.


"Dia ada di belakang,masih menerima telfon"ucap Yura.


"Bunda apa kabar?"tanya Arianna beralih memeluk Yura


Setelah melepas rindu mereka melanjutkan rencana lamaran Lucas buat Arianna.


"Kapan akan di lakukan lamaran nya Lu?"tanya Andre.

__ADS_1


"Insya Allah lusa om"ucap Lucas ramah.


"Persiapkan semua nya,om yang akan melamarkan keponakan om untuk mu"ucap Andre.


"Terima kasih om"ucap Lucas.


"Kalau begitu deal ya,besok Tante bantu buat nyiapin lamaran nya"ucap Yura menimpali.


"ya,terima kasih Tante"ucap Lucas tersenyum ramah.


Waktu berlalu,hingga waktu berlalu,kini menunjukan jam makan malam.


"Rofiq,panggil Abang mu dan Kaka ipar,buat makan malam"pinta Indri.


"Baik ma"ucap Rofiq berlalu.


tok...tok...tok...


'Ceklek'...


"Ada apa?"tanya Aryan bmenyembul.


"Di panggil mama,untuk makan malam"ucap Rofiq.


"Oh...kalau begitu,kami akan segera turun"ucap Aryan.


Rofiq meninggalkan kamar sang Abang begitu saja.


"Ada apa kak?"tanya Dara,yang baru selesai mandi.


"Rofiq di suruh mama,untuk memanggil kita untuk makan malam"ucap Aryan.


"Ya sudah ayo kita turun"ajak Dara.


"Eitssss..tunggu dulu"ujar Aryan.

__ADS_1


"Apa lagi sih kak"ucap Dara.


__ADS_2