
"Apa kamu tak memberi tau istri bang?"tanya Indri.
"Nggak ma,soal nya Lucas nelfon aku, Dara sudah tidur,jadi belum sempat cerita.
"Lain kali jangan kaya gitu bang,menghindari salah paham"tutur Indri lembut.
"Iya ma,maaf"jawab Aryan.
"Mbak yura, Arkan mana?"tanya Indri
"Arkan masih jagain Lexira,tapi Varo sama Briana sudah sampai hotel"ucap bunda Yura.
"Vabri juga ikut,Bun?"tanya Aryan.
"Iya sayang"jawab yura
"Mas,apa Dimas sama Siska ikut?"tanya Indri pada Reino.
"Ikut sayang,mungkin sore nanti dia akan tiba?"jawab Reino.
Keluarga tersebut,menaiki mobil yang sudah di sediakan Lucas,untuk mengantar mereka ke hotel di mana Arianna,Lucas dan Disa tinggal.
Tak lama dari bandara,mereka telah tiba di hotel tersebut.
"Ada yang bisa kamu bantu,tuan dan nyonya?"tanya resepsionis cantik itu.
"Ya, reservasi atas nama Lucas Anggara"ucap Aryan.
"Oh tunggu sebentar tuan nyonya"ucap nya.
__ADS_1
"Reino?"panggil Varo yang sedang menggandeng tangan Brianna.
"Varo,kamu sudah sampai?"tanya Reino memeluk ala sahabat.
"iya,mungkin satu jam yang lalu"jawab Varo.
"Pa,ma,ini kunci kamar kalian"sela Aryan menyerahkan kunci pada papa nya.
"Ayah,bunda ini kunci kamar kalian"ucapnya lagi pada Andre.
"Ayo aku antar ke kamar kalian,kita satu lorong dengan Arianna dan Lucas"ucap Varo.
"Lantas di mana Lucas dan Arianna?"tanya Reino.
"Mereka sedang meeting dengan client,kita akan keluar setelah mereka keluar duluan"ucap Varo.
"Sudah pa?"jawab Aryan.
"Ya sudah sebaik nya Abang ajak Dara istirahat"perintah Reino.
"Ya pa,kalau begitu Abang ke kamar dulu"ucap Aryan berbalik mengandeng tangan sang istri dan masuk di sebelah kamar Arianna.
"Kak,di mana kamar Arianna?"tanya Dara.
"Sebelah kanan kita sayang,terus sebelah kanan Arianna kamar Lucas"ucap aryan
"Lantas Disa di mana?tanya Dara lagi.
"Disa di sebelah kiri kita,ya sudah sekarang bersihkan tubuh mu dahulu setelah itu kita istirahat sampai waktu yang di tentukan.
__ADS_1
Waktu berlalu begitu cepat,di mana malam ini adalah malam yang di tunggu oleh seluruh keluarga Arianna.
"Sayang rasanya aku nggak mau keluar?"ucap Aryan memeluk Dara dari belakang dengan mode manja.
"Kenapa begitu?"tanya Dara.
"Malam ini kamu terlalu cantik,jadi aku hanya ingin mengurung mu di kamar,agar kecantikan mu tidak bisa di lihat oleh orang,karna hanya aku saja yang boleh"ucap Aryan merasa kesal.
"hi..hi...hi,kamu kenapa jadi posesif begini sih kak"ucap Dara melepas pelukan Aryan dan berbalik saling berhadapan dan Sling memandang.
"Jangan pernah meninggalkan aku ya?"pinta Aryan menatap dalam mata Dara.
"Kamu ini ngomong apa sih kak"ucap Dara.
"Janji dulu,kalau kamu nggak akan ninggalin aku"pinta Aryan sedikit memaksa Dara.
"Ya...ya,janji,aku nggak akan meninggalkan Kaka,apa pun yang terjadi kita harus selalu terbuka,di dalam keadaan apapun"ucap Dara.
"astaghfirullah hal'adzim sayang,ayo kita terlambat,pasti papa sudah menunggu di bawah"ajak Aryan.
"Kaka sih,jadi terlambat kan"ucap Dara kesal.
Beberapa waktu berlalu kini semua keluarga tiba di sebuah aula hotel di mana tempat mereka menginap.
Melihat semua keluarga berkumpul membuat Arianna terkejut,tapi tidak dengan Lucas.
"Mama,Papa?!!"panggil Arianna sedikit syock,lalu menghampiri mereka dan memeluk satu persatu.
"Bagai mana kabar mu gadis Kecil nya papa hari ini?"tanya Reino.
__ADS_1