Takut Untuk Mencintaimu

Takut Untuk Mencintaimu
bab 59


__ADS_3

"Tidurlah. Atau kau mau aku menidurkan mu"perintah Arkan sedikit mengancam.


"Dasar pria tua mesum!!"pekik Lexira.


"Sstttt..diam lah,atau aku akan melakukan apa yang harus aku lakukan"ucap Arkan menutup mata nya dengan lengan tangan yang bertumpu di atas mata nya.


Hening tak ada suara apapun,membuat Arkan membuka mata nya dan menatap ke arah Lexira,melihat Lexira membelakangi dan terlihat bergetar,Arkan mengernyitkan dahi nya.


Melihat Lexira menangis dalam diam nya,membuat Arkan merasa tidak tega.


"Apa aku terlalu keras pada nya?"gumam nya.


Arkan berkelut dengan pikiran nya sendiri.beda hal dengan orang yang sedang jatuh cinta tapi terhalang jarak,karna mereka belum bersatu.


"Hallo... assalamualaikum"salam Arianna.


"Wa'alaikum salam sayang"jawab Lucas.


"Kaka sedang apa?,aku mengganggu tidak?"tanya Arianna.


"Aku sedang menyiapkan berkas yang akan kita bawa besok,dan kamu tidak mengganggu Kaka,kamu sedang apa?"jawab dan tanya Lucas yang sedang menyiapkan berkas.

__ADS_1


"Aku sedang rebahan di kamar,kalau Kaka sedang sibuk sebaik nya aku matikan dulu,nanti kita sambung lagi?"ucap Arianna.


"Biarkan saja,jangan di matikan,sebentar lagi Kaka juga selesai"ucap Lucas.


Hening beberapa saat,ketika Arianna tiba-tiba memecahkan keheningan.


"Kak!!"panggil Arianna.


"Apa sayang?"jawab Lucas lembut.


Arianna memandangi sang kekasih yang sedang serius, sesekali tersenyum.


Tak sengaja melihat Arianna tersenyum membuat Lucas mengernyitkan dahi nya.


"Eh...tidak,hanya saja,aku merasa beruntung memiliki mu"ucap Arianna berkilah.


"Aku yang beruntung memiliki mu,kamu tadi mau nanya apa?"tanya Lucas.


"Ayo kita menikah?"ajak Arianna.


"Ap...apa?"teriak Lucas terkejut.

__ADS_1


"Iya ayo kita menikah,aku ingin selalu menemani kamu setiap melakukan aktifitas"ucap Arianna.


"Hahahaha... sayang...sayang,kamu yang melamarku?"ucap Lucas berkelakar.


"Ish....Kaka,aku serius"ucap Arianna.


"Beri aku waktu Ri,supaya aku bisa mempersiapkan semua nya untuk masa depan kita,aku hanya takut tak bisa mengimbangi kehidupan mu"ucap Lucas merasa minder.


"Kak...!,apa kamu masih ragu dengan ketulusan ku,bahkan kau meragukan bahwa aku tidak mensyukuri yang kau miliki sekarang,apapun yang kamu miliki sekarang atau tidak,aku akan selalu menerima mu kak,begitupun dengan keluarga ku"ucap Arianna lirih.


"Hei...bukan itu maksud ku,aku hanya ingin menjadi pantas,jika bersanding dengan putri satu-satunya keluarga Mahendra Ri"ucap Lucas. "Apa kat orang,ketika putri konglomerat menikah dengan seorang bawahan sang Kaka di perusahaan Ri?"tanya nya lagi.


"Cukup,jika Kaka tetap dengan pendirian mu,maka kita jangan berhubungan untuk sementara ini,jika Kaka masih ingin melanjutkan hubungan kita ke jenjang yang lebih serius,tanpa embel-embel kekayaan,tapi jika Kaka tidak ingin serius,maka kita sudahi dan kita jalan dengan kehidupan kita masing-masing"ucap Arianna.


"Sayang,kenapa jadi begini,Kaka tidak bermaksud begitu,ayolah sayang,jangan marah,bagini apa yang kau ingin kan?"tanya Lucas.


"Aku tak punya keinginan apapun,aku hanya butuh kesiapan mu kak,untuk hubungan kita selanjutnya"ucap Arianna.


"Ah...sudahlah,mungkin kita butuh waktu untuk memikirkan semua nya,kalau begitu,Kaka istirahat saja,aku juga ingin istirahat,karna besok akan ada perjalanan jauh"ucap Arianna.


"Ri,apakah kamu marah sama Kaka?"tanya Lucas ragu.

__ADS_1


"Tidak sama sekali kak,aku tak punya hak marah sama Kaka,sekarang istirahatlah,kita bertemu di bandara, assalamualaikum"tutup Arianna tanpa menunggu Lucas.


"Ri...."panggil Lucas tapi keburu mati sambungan telfon nya.


__ADS_2