Takut Untuk Mencintaimu

Takut Untuk Mencintaimu
bab 33


__ADS_3

"Apa lagi pak?"ucap Dara yang jarak nya belum jauh....


'srakk' Aryan menarik tangan Dara,dan membawa wanita itu ke pelukan nya.


"Lepas..!,pak jangan begini tolong lepaskan"ucap Dara memukul dada bidang Aryan.


"Aku mencintaimu,Dar"gumam nya.


"Apa,bapak mengatakan sesuatu?"tanya Dara.


Tak ada jawaban,namun Aryan melepaskan pelukan nya,dia memegang kedua sisi pipi dan mencium kening nya.


"Mimpi indah,kembalilah dan istirahat"ucap Aryan lembut.


Dara tak bergeming sedikitpun lantaran dia terkejut,dengan gerakan Aryan yang cepat.


"Dar,apa kamu baik-baik saja?"tanya Aryan.


"Ah..iya saya baik-baik saja pak"ucap Dara.


"Mulai sekarang,jangan panggil saya bapak kalau sedang berdua, mengerti?"ucap Aryan.


"Itu tidak sopan pak"ucap Dara.


"Kalau begitu,panggil sayang"ucap Aryan.


"Bapak jangan ngacok,saya ini bukan siapa-siapanya bapak"ucap Dara kesal.

__ADS_1


"Tapi mulai malam ini kamu pacar saya"ucap Aryan dengan tingkat kepedean nya yang tinggi.


"Idih....bapak namanya pemaksaan"ucap Dara.


"Hmmmmppp"Dara di bungkam oleh Aryan dengan bibir nya.


Sesaat ciuman itu berakhir dan membuat Dara marah,dan menampar nya.


"Cukup bapak mempermainkan perasaan saya,saya tau saya miskin,jadi saya mohon pak,jauhi saya"ucap Dara berlari masuk.


Di balik pintu Dara memegang dada nya dan merosot bersandar di pintu menangis dia antara tangan yang bertumpu di kedua lutut nya.


"Dara..Dar?"panggil Aryan. "Aku minta maaf, Dar"ucap Aryan tak di gubris oleh Dara.


Lama diam tak ada suara,Dara pun beranjak dan mengintip lewat sela jendela,dia melihat Aryan berjalan menuju mobil.


jam semakin larut,dan menyisahkan kesunyian malam,Dara tak tau kalau Aryan ternyata tidak pulang,dia tidur di mobilnya.


Saat pagi menyapa, Dara yang ingin menjemur pakaian,dia di kejutkan oleh mobil bos nya yang tak beranjak dari semalam.


"Apa pak Aryan tidak pulang semalam?"tanya Dara dalam hati.


Dengan hati deg-degan Dara menghampiri mobil Aryan,dan mengetuk nya.


Cukup lama Dara mengetuk pintu,hingga sang empu terusik.


Aryan membuka pintu mobil dan mengusap kedua mata nya yang masih mengantuk.

__ADS_1


"Bapak tidak pulang?"tanya Dara.


"Aku minta maaf,yang soal semalam,tapi aku serius dengan ucapan ku semalam Dara"ucap Aryan.


"Sebaik nya bapak pulang,bukanya bapak akan masuk kerja"pinta dan tanya Dara.


'kruk...kruk..' Terdengar perut Aryan yang lapas, Dara akhir nya membiarkan sang atasan untuk makan di rumah nya.


"Sebaik nya bapak bersihkan tubuh bapak,dan segera sarapan"ucap Dara meninggalkan Aryan.


Aryan tersenyum dan mengelus perut nya,dan berucap. "Terima kasih,hari ini kau membantu ku"ucap Aryan turun dari mobil dan mengikuti langkah Dara,yang sebelum nya dia membawa perlengkapan kantor.


"Silahkan pak, pakai kamar mandi di kamar saya pak,tapi ingat,jangan sentuh barang-barang saya"ucap Dara mengancam,tapi membuat Aryan tersenyum.


"Dimana kamar kamu?"tanya Aryan.


Dara berjalan menunjukan kamar nya.


Saat Aryan sudah masuk kamar mandi, Aryan bingung karna si kamar mandi hanya ada shampo Dara yang beraroma kan melon.


"Dara,apa nggak ada shampo laki-laki di sini?"tanya Aryan.


"Mana ada pak,saya kan tinggal sendiri,sudah pakai saja yang ada,jangan bawel"ucap Dara dari luar kamar mandi.


"Dara...?"panggil Aryan lagi.


"Ada apa lagi sih pak,bawel banget tinggal mandi aja!"kesal Dara.

__ADS_1


__ADS_2