
"Memang kenapa kalau mereka melihat"ucap Aryan ingin menarik Dara lagi untuk di peluk nya.
"Aku malu kak,ini di rumah sakit loh"ucap Dara kesal.
"Ok...ok..kita tunda dulu,nanti di lanjut saja di rumah"ucap Aryan menaik turunkan alis nya untuk menggoda Dara.
"Kaka..,dasar mesum!"pekik Dara meninggalkan Aryan.
"Sayang!!"panggil Aryan.
"Hemmm"jawab Dara.
"Apakah kamu cemburu soal tadi?"tanya Aryan.
"Nggak tu,hanya saja,tetangga ku yang kurang peka'"ucap Dara terlihat kesal dengar tingkah sang suami.
"Sekali lagi maafkan aku,ayo kita nyari minum buat orang-orang yang ada di dalam"ajak Aryan menggandeng tangan Dara.
"Hemm,untuk kali ini akan aku maafkan,jika di ulang kembali,aku akan pulang kerumah ku"ucap Dara.
"Itu tidak akan pernah terjadi sayang"ucap Aryan.
"Pengantin baru tersebut berjalan menyusuri koridor rumah sakit menuju kantin,setelah mendapat kan apa yang di cari mereka kembali ke bangsal Lexira.
'Ceklek'...
"Dari mana saja kalian?"tanya mama Indri.
__ADS_1
"Nyari minum ma"ucap Aryan dan di angguk i oleh Dara.
"Sayang kamu tidak apa-apa kan?,kamu habis menangis?"tanya Indri. "Apa yang kamu lakukan pada istrimu bang?"tanya Indri mengintimidasi sang putra sulung nya.
"Aku tidak apa-apa ma,aku baik-baik saja,kakak tidak perbuat apapun pada ku?"sela Dara,karna tak mau ada keributan.
Sedangkan yang ada di bangsal,seperti ada hati yang mencoles mendengar kata 'istri',dalam hati berkata,sejak kapan.
"Selamat ya Ar,atas pernikahan kalian"ucap Andi.
"Terima kasih om"ucap Aryan.
"Ngomong kamu pintar nyari istri,sangat cantik"goda Andi lagi.
"Anak ku Ndi,ya jelas cantik istri nya"ucap Reino narsis.
Ucapan Andi membuat semua yang ada di sana tertawa,kecuali lexira yang diam-diam mencuri pandang pada Aryan.
"Lex,perkenalkan ini istri Kaka"ucap Aryan mengenalkan pada lexira.
"Dara"...
"Lexira"..
"Bagaimana keadaan mu?"tanya Dara.
"Seperti yang Kaka lihat"ucap Lexira sesikit ketus.
__ADS_1
Dara merasa bahwa Lexira tidak menyukai nya,lantas dia pun mundur.
"Semoga lekas sembuh,dan bisa cepat pulang"ucap Dara,dan hanya mendapat anggukan kepala dari Lexira.
"Apakah kamu mau pulang sekarang?"tanya Aryan berbisik.
"Lantas dengan yang lain gimana?,kita pulang sama-sama saja ya kak"pinta Dara.
"Baiklah kalau itu mau mu"ucap Aryan pasrah.
Mama Indri yang tau putra nya sudah ingin pergi,Indri meminta Dara dengan alasan membeli,kebutuhan kamar mandi,dan meminta nya langsung pulang saja.
"Sayang,mama minta kamu ke supermarket yang Deket gang rumah,lalu beli sabun mandi dan sampho,soal nya persediaan di rumah sudah habis"pinta mama Indri.
"Baik ma"ucap Dara tanpa menolak.
"Lexira,kalau begitu kamu cepat sehat,Kaka pulang lebih dulu,karna istri Kaka ingin cepat istirahat,seharian sibuk"ucap Aryan.
"Apa Kaka tidak ingin tinggal lebih lama di sini"ucap Lexira pelan.
"Maafkan Kaka,karna kak Dara harus istirahat"ucap Aryan lembut.
"Ya sayang,benar kata kakak mu,lagian di sini ada mami sama Daddy yang jaga kamu"ucap Safira lembut.
Lexira hanya mengangguk pasrah,walau dalam hati berharap Aryan tetap tinggal.
"Bunda, biar Arkan yang akan tinggal buat jagain Lexira,buat gantiin Aryan"ucap Arkan memotong pembicaraan mereka.
__ADS_1
"Kamu yakin Ar?"tanya Yura.