
"Aku lihat kamu terlihat sangat bahagia,nona Dara"ucap Aryan menatap tajam ke arah Dara.
'Deg'.
Dara terkejut, karena ternyata masih ada Aryan di ruangan itu.
"Tentu saja tuan,apa yang harus membuat saya sedih?"tanya Dara. "tentu itu tidak ada tuan"ucap Dara menahan hati nya agar tidak melow.
"Apakah kau sebahagia itu Dara,pergi dari ku?"tanya Aryan menatap Dara dalam dan sendu.
"Anda dan saya tak ada hubungan apa-apa pak Aryan,jadi pertanyaan anda tak perlu saya menjawab, kalau begitu saya permisi dulu pak,karena tuan Cleo sedang menunggu di lobby"ucap Dara setelah selesai membereskan berkas setelah metting.
"Apakah tak ada sedikit pun kesempatan untuk menjadi pendamping mu?"tanya Aryan.
"Maaf pak,saya permisi"ucap Dara yang hendak melewati Aryan.
'grep'.
Aryan memeluk Dara dengan sangat erat,seakan tak mau melepaskan nya.
"Apa yang anda lakukan pak?"tanya Dara memberontak.
"Biarkan seperti ini,Dar. Aku sungguh mencintaimu Dara,aku mohon beri satu kesempatan untuk memperjuangkan mu"ucap Aryan.
"Maaf saya tidak bisa"ucap Dara lirih.
"Kenapa?,apa yang membuatmu tidak bisa menerima aku,Dar?"tanya Aryan melepaskan pelukan nya,dan menatap dalam manik mata Dara.
__ADS_1
"Sa...saya--"ucap Dara.
Sebelum Dara menyelesaikan ucapan nya,Aryan telah membungkam mulut Dara,sesaat Dara berontak,tapi karna tenaga nya tak bisa menandingi kekuatan Aryan,akhir nya dia menyerah hingga Aryan melepas kan ciuman nya.
'Plak'.
Satu tamparan keras mendarat di pipi mulus Aryan,hanya itu yang mampu Dara lakukan.
Setelah itu, Dara pergi meninggalkan Aryan yang sedang membeku di tempat dan merasa kebas di pipi nya.
"Nona Dara?"panggil Lucas melihat Dara yang berlalu tanpa menghiraukan panggilan nya.
"Ada apa ini?"tanya nya dalam hati.
'Ceklek'
"Ar...?,apa yang terjadi?"tanya Lucas yang melihat Aryan membeku di tempat.
"Ini sebenar nya ada apa, ceritakan padaku?"pinta Lucas.
"Aku mencintainya Lu,sangat. Tapi dia tak pernah menghiraukan ucapan ku,malah dia seolah aku sedang mencoba mengejek dia"ucap Aryan.
"Oh..."respon Lucas.
"Apa maksud mu dengan merespon ucapan ku seperti itu?"tanya Aryan kesal.
"Kalau begitu,tunjukan bahwa kamu itu serius dengan nya"ucap Lucas.
__ADS_1
"Bagaimana cara nya"tanya Aryan.
"Lamar dia"ucap Lucas.
"Sudah Lu,tapi dia tak mengucapkan apapun atau pun menjawab nya"ucap Aryan.
"Bagaimana kalau kamu,membawa gadis lain untuk mencari tau,dia cemburu atau tidak?"saran Lucas.
"Gila kamu,aku nggak mau kalau ada gadis lain yang dekat-dekat dengan ku"ucap Aryan yang sudah bergidik ngeri membayangkan ada gadis lain yang bergelendotan di lengan nya.
"Ya sudah kalau kamu nggak mau,selamat menikmati kesendirian mu"ucap Lucas menepuk pundak Aryan dan berlalu meninggalkan Aryan sendiri.
*
*
"Are you okey, Dar?"tanya Cleo.
"Ya,aku baik-baik saja Cle"ucap Dara.
Sepanjang perjalanan Dara hanya memalingkan mukanya ke arah luar jendela.
"Apakah ada yang lebih menarik di luar sana,hingga kau mengabaikan aku di sini"sindir Cleo.
"Ah. iya maaf,aku hanya sedikit lelah"kilah Dara.
"Oh iya?,aku rasa hati mu yang sedang bermasalah,right?"tanya Cleo.
__ADS_1
"Cckk.."decak Dara. "Kenapa harus hati ku yang bermasalah"tanya Dara kembali
"Kau pikir saja,setelah bertemu tuan Aryan kau terlihat murung,apa dia melakukan sesuatu yang membuat mu tak nyaman?"tanya Cleo.