Takut Untuk Mencintaimu

Takut Untuk Mencintaimu
bab 46


__ADS_3

"Apa yang tidak mungkin Dara"tanya Aryan yang mulai meninggi lagi.


"Pak,saya mohon lepaskan saya"ucap Dara yang sudah luruh air mata nya.


"Aku mohon Dara,menikahlah dengan ku"ucap Aryan.


"Tidak pak"ucap Dara menggeleng lemah.


"Kenapa?,apa yang kurang dari ku, Dar?"tanya Aryan yang kini memutar tubuh Dara hingga menyamping duduk di pangkuan nya.


"Justru tak ada kurang nya sama sekali,bapak terlalu sempurna buat saya,saya takut untuk mencintai bapak"ucap Dara sesenggukan.


Aryan menarik Dara dalam pelukan nya,semakin erat Aryan memeluk,semakin terisak lah Dara.


"Beri aku waktu Dara,akan aku tunjukan keseriusan ku,dengan datang melamar kamu"ucap Aryan yang kini sudah melepas pelukan nya pada Dara.


"Sampai kapan pun,saya tidak bisa menerima bapak"ucap Dara berdiri meninggalkan Aryan.


"Dara!!"panggil Aryan.


Dara tak menghiraukan panggilan Aryan.


"Dara!!"panggil Lucas yang terkejut melihat Dara menyenggol nya saat berjalan cepat.


Lucas menuju ruangan Aryan ingin menanyakan apa yang terjadi.

__ADS_1


"Ar,apa yang kamu lakukan pada Dara?"tanya Lucas penasaran.


"Apa aku juga sejahat itu Lu,sampai kau mengira aku akan menyakiti nya"ucap Aryan datar.


"Bukan begitu,apa kamu akan menyerah begitu saja"ucap Lucas.


"Maksud kamu?"tanya Aryan.


"Kejar dia,buat dia percaya sama kamu,apa dengan kamu di sini,semua akan baik-baik saja"ucap Aryan.


"Kamu benar Lu"ucap Aryan.


Setelah mendengar Lucas,akhir nya Aryan berlari mengejar Dara.


Dara sedang berada di toilet,dia menumpahkan semua nya,membekap mulut nya supaya tak terdengar oleh yang lain. Dara bergetar menahan tangis nya.


"Eh denger nggak,katanya pak Aryan sudah punya calon"ucap seorang perempuan di luar bilik toilet,Dara mendengarkan pembicaraan mereka.


"Ya,tapi katanya dia sedang berjuang mendapatkan perempuan itu"ucap yang lain menyaut.


"Sebenarnya perempuan seperti apa sih,sampai bisa membuat pak Aryan mengejar nya,cantik juga aku"ucap yang lain lagi.


"Memang kenapa pak Aryan di tolak ma tu cewek?"tanya perempuan tadi.


"Mana aku tau,ya sudah lah,itu biar menjadi urusan pak Aryan,sama kekasih nya.

__ADS_1


"Ya sudah ayo kita keluar"ucap perempuan itu.


"Apa aku salah kalau aku menolak nya,aku sadar bahwa aku tak ada apa-apa nya dengan mereka"ucap Dara lirih.


Sudah hampir tiga puluh menit Dara di kamar mandi akhir nya dia keluar,setelah memperbaiki riasanya,mata nya yang sembab tak dapat di tutupi kalau dia habis menangis.


Saat keluar dari toilet seseorang menarik tangan nya dan memeluk dengan erat.


"Maafkan aku,kalau aku menyakitimu, percayalah aku benar-benar ingin kau menjadi pendamping ku"ucap Aryan lirih.


"Tapi pak.."ucap Dara.


"Sssttttt,jangan katakan apapun,aku akan menunggu sampai hatimu terbuka untuk ku"ucap Aryan.


"Aku tidak akan mengganggu mu mulai detik ini,besok aku akan berangkat ke LA,untuk pembukaan cabang perusahaan baru"ucap Aryan.


'Deg'.....


Ada sepotong hati yang kosong saat Aryan berucap,Dara menatap lekat kedua mata Aryan mencari kebenaran,tak ada yang ia temukan kecuali kesungguhan.


"Berapa lama?"tanya Dara yang setia menunggu jawaban.


Aryan tersenyum "Sampai waktu yang belum di tentukan"ucap nya lembut.


Dara menunduk lantas berucap. "Terus aku gimana,kalau kamu pergi,bukanya kamu akan menunggu ku"gumam nya.

__ADS_1


"Apakah kamu mengatakan sesuatu?,dengarkan aku,aku akan bertanya hanya sekali ini saja,setelah itu terserah kamu,aku butuh jawaban mu sekarang untuk memastikan langkah ku kedepan nya"ucap Aryan.


"Ya,apa yang ingin kau tanyakan?"ucap Dara.


__ADS_2