
Justin bangun dan duduk menghadapku.
"queen, aku akan selalu melindungimu dan terus berada di sampingmu " ucapnya tiba-tiba
"kamu kenapa justin ?
kamu kesambet yaah ?" tanyaku sambil tertawa
"aku hanya takut kamu pergi meninggalkanku queen !" dengan nada sedih.
Ku peluk justin kubilang padanya aku akan selalu bersamanya.
Justin tersenyum kepadaku.
Hari semakin siang aku pun mengajak justin menemui tiara yang sudah menunggu di butik bersama kak dian.
Saat aku datang ke sana kulihat tiara dan kak dian sedang duduk menunggu kami.
Kami pun menghampiri mereka dan pelayan butik mengajak tiara untuk mencoba gaun yang sudah di pesannya.
Tiara begitu cantik memakai gaun pernikahannya. Sungguh aku iri melihatnya.
Setelah selesai di butik itu kak dian mengajak kami menuju mall untuk memilih cincin.
Kulihat banyak sekali cincin yang cantik terpajang di sana.
Kak dian dan tiara pun sedang melihat dan mengobrol dengan pelayan toko itu.
__ADS_1
Aku pun melihat-lihat cincin. Ku lihat ada kalung di sana. Sungguh sangat cantik
mata ku pun tak henti memandanginya.
kalung berbentuk hati dengan hiasan berlian di sebagian liontinnya.
Justin pun sadar aku menginginkan kalung tersebut.
Kak dian dan tiara pun datang menghampiri ku dan justin untuk meninggalkan toko perhiasan tersebut. Karena menurutnya perhiasan di sana tidak ada yang cocok untuk mereka.
Aku pun memutuskan menunggu mereka di toko pakaian sebelah toko perhiasan lain yang ada di sana.
Justin pun memilihkan beberapa gaun untukku.
Saat ku mencoba gaun-gaun tersebut justin hanya diam tak bersuara.
Di saat aku pergi meninggalkan toko. Ternyata justin membeli semua baju yang ku coba tadi.
Justin prov
kulihat pandangan queen tak lepas dari sebuah kalung.
Aku pun diam-diam membelikannya dan saat aku berada di toko pakaian kulihat banyak sekali baju keluaran baru yang bagus untuk queen.
Saat queen mencoba gaun-gaun itu. Mataku tak bisa berkedip melihat ciptaan tuhan yang begitu sempurna.
Sungguh cantik dan membuatku tak bisa melepaskan pandanganku padanya.
__ADS_1
Aku pun memutuskan untuk membeli semua gaun itu untuk queen.
Setelah selesai berbelanja aku dan justin pergi ke restoran jepang di sana.
Aku rindu ramen, aku pun mengirim pesan kepada kak dian bahwa aku dan justin menunggu mereka di sana.
Mereka pun datang, dan memesan
makanan. Setelah makan, kami pun pulang ke rumah. Kak dian pun pamit mengantarkan tiara pulang.
Di rumah kulihat mama dan papa belum pulang mungkin karena masih sore.
Aku pun pergi ke kamarku untuk membersihkan diri. Sungguh badanku sangat lengket setelah berjalan-jalan seharian.
Justin pun sama sepertiku setelah tiba di rumah. Justin pergi ke kamarnya dan menyerahkan papper bag yang banyak kepadaku.
Kalian jangan heran justin memiliki banyak uang. Karena, justin semenjak SMP telah bekerja sebagai ceo bersama kakaknya kak reza. Jika kak reza di perusahaan properti dan perhotelan milik dadynya frans yang diwariskan kepadanya
berbeda dengan justin.
Justin memiliki banyak coffe shop, restoran dan kafe yang dirintisnya dari nol.
Justin dan kak reza adalah sosok lelaki sempurna di mata perempuaa.
Kak reza yang ramah dan baik sedangkan justin yang dingin tapi perhatian.
Membuat keduanya digilai kaum hawa.
__ADS_1