Ternyata

Ternyata
bab 18


__ADS_3

Acara resepsi semakin meriah setelah tamu undangan tiba.


Sungguh aku pusing melihat begitu banyak orang hadir di sini.


Banyak rekan bisnis papa dan kak dian. Justin pun meninggalkanku karena sebagian tamu juga teman bisnisnya juga sama seperti kak reza.


Aku pun duduk sambil meminum minumanku.


Tiba-tiba seseorang duduk di depanku


"kenapa sendiri ?" tanyanya


"hanya ingin saja !" jawabku


"ayo kita berdansa dari pada duduk sendiri disini !" ajaknya


"tapi aku tidak bisa berdansa !" jawabku jujur


"tidak apa, aku akan mengajarimu nanti kamu hanya mengikutiku saja !" sambil mengulurkan tangannya kepadaku.


Aku pun menyambut uluran tangannya dan pergi ke lantai dansa.


"nama ku Vero geraldy " ucapnya saat kami memulai berdansa

__ADS_1


"aku Queennara Atmaja " ucapku sambil mulai mengikuti gerakkannya


"maukah nona queen menjadi temanku ?" tanyanya


" tentu saja aku mau !" sambil tersenyum


Vero pun membalas senyumanku. Kami berdansa dan menjadi pusat perhatian orang.


Mungkin mereka berfikir betapa serasinya kami berdua.


Setelah, kami selesai berdansa vero mengajakku untuk pergi minum.


Tiba-tiba suara riuh para tamu menghentikanku untuk minum. Ternyata mc mengumumkan akan adanya pelemparan bucket bunga oleh pengantin.


Aku pun menangkap bungan tersebut dan di tarik mc ke atas panggung.


"wuah, siapa nona yang beruntung berhasil menangkap bunga dari pengantin ?" tanya sang mc


"nama saya Queennara Atmaja saya adik dari mempelai lelaki !" jawabku sambil melihat ke arah penonton


"sungguh cantik namanya seperti orangnya !" ucapnya membuat semua orang menatap kagum sambil berbisik-bisik membicarakanku yang menilai betapa cantik dan anggunnya diriku membuat iri semua orang yang melihatnya.


"apakah nona queen sudah memiliki kekasih kalau ada panggil pasangannya untuk naik ke atas panggung dan menjemput calon istrinya ini !" tanyanya lagi membuat pria-pria yanga ada di sana melihat ke arahku

__ADS_1


"belum ada, mungkin masih otewe jodoh yang dikirim tuhan padaku !" membuat riuh tepuk tangan dari penonton.


Aku pun turun dari atas panggung di sambut keluargaku di sana.


Aku melihat tommy menghampiriku dan mengajakku pergi ke taman yang ada di sebelah hotel.


Udara dingin membuatku kedinginan. Tommy pun melepaskan jas miliknya dan memakaikannya padaku.


Dia berkata untuk menunggunya. Di saat waktu yang tepat dia akan mengajakku untuk pergi tetap bersamanya. Kami pun kembali ke hotel karena malam semakin larut.


Aku pun masuk ke dalam kamar diantar tommy. Aku mengatakan kepadanya 1 hari lagi aku akan pulang ke jerman untuk menyelesaikan pendidikanku di sana. Karena, aku mengambil waktu 2 tahun untuk menyelesaikan gelar s1 ku di sana.


Berarti tinggal beberapa bulan lagi aku akan pulang kembali untuk tinggal di indonesia.


Tommy pun terlihat sedih mendengarnya. Karena aku pergi meninggalkannya lagi, tapi dia berjanji akan mengunjungiku selalu ke sana .


Tommy pun pamit pergi menuju kamarnya di lantai bawah kamarku.


Aku pun masuk ke kamar dan membersihkan diri dan berendam di bathub menghilangkan rasa lelahku. Setelah berendam selesai aku pun keluar kamar mandi memakai pakainku dan bergegas tidur.


Kulihat tommy mengirimi ku pesan mengucapkan selamat malam dan menyuruhku untuk segera pergi tidur.


Karena besok dia ingin mengajakku pergi ke suatu tempat sebelum aku kembali ke jerman.

__ADS_1


Aku pun memejamkan mataku dan pergi ke alam mimpi.


__ADS_2