
Saat aku asyik bermain dengan baby al. Justin datang dan nemelukku dari belakang.
"aku pulang sayang " sambil mencium pucuk rambutku
Aku pun menoleh ke arahnya
"selamat datang sayang !" jawab ku sambil mencium pipinya
Justin pun menghampiri mama dan kak tiara menyapa mereka yang ada di dapur sedang memasak. Lalu duduk di sofa di sampingku
"wuah, baby al sudah besar sini om gendong ?" ucapnya sambil mengambil al dari gendonganku
Baby al pun tersenyum di gendongan justin.
"sayang kamu pasti lelah, kamu ke kamar aku aja ya mandi dulu sana !" ucapku menyuruhnya untuk membersihkan diri
Justin menatap ke arahku
"kamu curang sayang mandi duluan ngg nungguin aku !" bisiknya di telingaku
"kamu ini, nanti ada yang dengar !"
sambil melihat sekeliling takut ada yang mendengar
Justin hanya tertawa dan bermain dengan baby al.
Mama dan kak tiara menghampiri kami lalu mengambil baby al dan menyuruh justin untuk mandi.
"nara sayang ajak suamimu ke atas kamarmu pasti dia lelah dan ingin membersihkan diri !" titahnya
Aku pun mengajak justin ke kamarku dan saat aku menutup pintu justin menindihku.
__ADS_1
"sayang kamu mau apa ?" tanyaku
"mau bermain sayang !" ucapnya menggoda
"ini rumah mama sayang, kamu mandi dulu sana " titahku
"bermain dulu baru mandi " sambil menciumi leherku
"mandi dulu atau aku tidak akan lagi memberimu jatah ?" ancamku sambil mendorong tubuhnya dari atasku
Justin pun turun dari atasku lalu pergi menuju kamar mandi sambil cemberut.
Aku menyiapkan baju untuknya dan kabur ke bawah.
Kak tiara keluar dari kamarnya.
"baby al mana kak ?" tanyaku
"aku kangeen !" sambil memeluknya
"kalau kangen kenapa tidak pernah mengunjungiku ?" tanyanya
" aku sibuk kuliah dan di kantor kak !" ucapku
"kak tiara, tadi aku bertemu rio !" tambahku
"apa ? kamu bertemu dimana dengannya ?" tanyanya terkejut
Aku pun menceritakan semuanya pada kak tiara saat kejadian di kampus.
"nara apakah kamu sudah menerima justin ?" tanyanya
__ADS_1
"kenapa kakak bertanya seperti itu ?"
"aku hanya bahagia mendengarmu melakukan itu pada rio
berarti kamu sudah menerima justin sepenuhnya !" ucapnya
Aku hanya terdiam, aku masih bingung dengan hatiku ini. Aku ingin menceritakan tentang vero tapi, sudahlah.
Lain kali aku menceritakan padanya.
Papa dan kak dian pulang lalu menyapaku setelah itu mereka pergi ke kamarnya dan meninggalkan ku sendirian.
Aku duduk di kursi taman belakang. Memikirkan dengan perasaanku sendiri. Justin memelukku dan mencium leherku.
"kamu mulai nakal ya sayang, meninggalkanku sendiri di kamar ?" ucapnya
"maaf justin, habisnya kamu lama di kamar mandi jadi aku turun duluan !" sambil mencium bibirnya
"tidak maaf bagimu sayang, tunggu hukumanmu nanti malam !" ucapnya dengan senyum smirknya
Aku hanya menelan salivaku.
Mama pun memanggil kami untuk makan malam bersama. Setelah makan malam dan mengobrol aku dan justin pamit pulang. Sedangkan kak dian dan kak tiara menginap di sana.
Sebenarnya aku ingin menginap tapi wajah justin menunjukkan kata tidak setuju. Akhirnya aku pun ikut pulang dengannya dengan alasan besok pagi aku dan justin ada meeting pagi.
Sungguh dia tidak akan melepaskanku malam ini.
Sepertinya aku akan bergadang dengannya.
Kami sampai ke rumah dan satpam membukakan pintu gerbangnya.
__ADS_1
Sungguh, aku lelah sekali hari ini. Aku pun melangkahkan kakiku menuju kamar dan justin yang mengekoriku di belakang.