
Sesudah aku mandi, aku turun ke bawah untuk memasak makan malam.
Kenapa orang tuaku dan kak dian belum pulang yah ? fikirku.
Tiba-tiba justin datang menghampiriku ke dapur. Saat aku mandi tadi mama menelpon katanya akan pulang terlambat. Karena setelah melihat gedung, katering dan lainnya. Papa menjemput mama dan mengajaknya makan malam bersama rekan bisnisnya.
Sedangkan kak dian akan makan malam di rumah tiara. Aku pun menghela nafas. lagi-lagi aku cuman berdua dengan justin.
Justin pun pergi meninggalkanku dan pergi ke ruang tv.
tok....tok...tok...
Kudengar suara pintu di ketuk dari arah depan .
Aku pun meminta bi asih pelayan rumah untuk membukakan pintu. Tak lama pelayan menghampiriku bersama seseorang.
Ternyata tommy datang kerumahku sambil membawa papper bag.
Setelah, pulang kuliah tommy mampir ke toko buku dan melihat buku novel. Dia pun teringat kepadaku. Akhirnya, tommy membeli buku itu dan langsung ke rumahku.
Sungguh, tommy sangat baik kepadaku. Aku pun menerimanya dengan senang hati. Sampai aku lupa, dari tadi ada seseorang
yang memperhatikanku dari tadi.
Karena, masakkanku sudah selesai aku kerjakan. Aku pun mengajak tommy untuk makan malam bersama ku dan justin.
Saat makan malam kulihat justin hanya diam sambil memakan makanannya.
__ADS_1
"kamu kenapa justin, makanan aku ngg enak ya ?" tanyaku padanya
"ngg kok cuman lagi males aja !" jawabnya
"apa karena kedatanganku ya ?
maaf aku mengganggu kalian berdua !" tanya tommy
"ih, kamu apaan sih tom..
justin mungkin cape soalnya tadi kan kami habis fitting baju dan nyari cincin untuk kak dian dan tiara iya kan justin ?" jawabku sambil melotot dan menendang kaki justin di bawah meja.
"iya..." jawab justin pasrah.
Setelah makan malan justin pamit untuk pergi ke kamarnya. Aku pun mengajak tommy ke taman belakang sambil membawa teh.
"kamu makin cantik nara !" ucapnya tiba-tiba
"makasih tom " sambil ku tersenyum
" kamu masih mikirin rio ?"
"ngg tom, aku udah lupain dia !" sambil ku melihat ke atas langit.
"aku harap kamu bisa membuka lagi hatimu buat orang lain nanti dan aku harap kamu akan dapat orang yang benar-benar menyayangimu" ucapnya lagi
"iya tom, aku akan berusaha !" sambil kutersenyum padanya
__ADS_1
Tommy pun mengusap kepalaku lembut.
Aku pun menyandarkan kepalaku ke pundaknya.
malam semakin larut tommy pun pamit untuk pulang. Saat tommy pamit pulang. Papa, mama dan kak dian pun pulang.
Tommy pun pamit kepada mereka.
Aku pun pergi ke kamarku setelah mengantar tommy ke depan. Saat aku akan memasuki kamarku. Kulihat justin sedang duduk sendiri di ayunan balkon luar rumah.
Ku hampiri dirinya
"justin masuk yuk udah malem, nanti kamu masuk angin !" ajakku
"aku masih ingin di sini queen !" jawabnya sambil melihat bintang di langit
"nanti kamu sakit tau !" sambil ku mencubit hidungnya dan tersenyum
Justin pun menurut dan masuk ke dalam rumah.
"queen, selamat malam semoga tidurmu nyenyak !" ucapnya sambil mencium keningku
"iya, kamu juga justin !" sambil ku tersenyum padanya
Saat aku di dalam kamar, aku berfikir kenapa justin selalu memperlakukan ku dengan manis. Kalau begini terus aku bisa-bisa jatuh cinta padanya.
Please, justin jangan buat jantungku berdebar dengan perlakuan manis kamu. Aku takut terluka lagi batinku
__ADS_1