Ternyata

Ternyata
bab 3


__ADS_3

ding ...ding...doong...dingdong


suara alarm hp berbunyi menandakan pagi telah tiba. Nara bangun dari tempat tidurnya seperti biasa membatu sang mama memasak di dapur. Selesai memasak nara pergi ke atas kamarnya dan bersiap untuk mandi dan memakai seragamnya.


Di atas meja makan nara begitu bersemangat sampai menghabiskan 2 piring nasi goreng di tambah dia membawa bekal roti panggang ke sekolah. Hal yang sudah tak asing lagi untuk keluarganya. Mereka hanya tersenyum melihat nara.


Ojek online pun tiba di kediaman keluarga Atmaja. Nara m pamit untuk berangkat ke sekolah. Namun, saat perjalanan menuju sekolah dia melihat di sebrang. Seorang nenek dan cucunya hendak menyebrang, nara pun menghentikan ojeknya dia pergi ke sebrang mengajak sang nenek dan cucunya untuk menyebrangi jalan.


Rasa iba pun datang saat sang cucu meringis kesakitan karena perutnya sedari kemarin belum terisi apa pun. Nara pun memberikan uang 500rb di dalan dompetnya kepada sang nenek. Agar sang nenek bisa membeli makanan untuk cucunya.


Setelah itu, nara kembali menaiki motor mas ojol untuk pergi ke sekolahnya. Nara tidak mengetahui bahwa sedari tadi kegiatannya telah diawasi oleh seseorang dia dalam mobil.


"hmm, menarik " ucap seorang pria di balik mobilnya


"kamu tidak berubah nara, kamu tetap nara yang ceria dan baik hati" sambil tersenyum dan berlalu pergi.


Di sekolah nara segera memasuki ruang kelas dan memakan roti yang di bekalnnya sambil menunggu guru datang bersama tiara.

__ADS_1


Tiara pun hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum. Melihat nara yang menurutnya luar biasa karena, Nara tidak pernah merasa kenyang dan membuat roti itu sebagai cemilan bukan sarapan.


Jam istirahat pun tiba, rio mengajak nara dan sahabatnya para sang sahabat untuk pergi makan ke kantin.


Tiara dan tommy pun bingung melihat rio perhatian dan dengan repotnya membawa banyak makanan hanya untuk nara.


"yang banyak ya sayang makannya !" ucap rio sambil membelai rambut nara


"iyah, sayang !" sambil mulutnya terus mengunyah makanan.


Tiara dan tommy pun terkejut olehnya. Karena rio memanggil nara dengan sebuttan sayang dan sebaliknya.


Dan hanya di anggukki mengerti oleh mereka.


Sepulang sekolah rio berpesan kepada nara untuk menunggunya di bioskop. Karena mereka berencana untuk pergi nonton dan makan.


di sisi lain..

__ADS_1


Seorang pria baru saja turun dari mobil mewahnya menuju gedung perusahaan milik keluarga atmaja.


Saat memasuki ruangan direktur. Seseorang menyambut hangat kedatangannya.


Rahardian atmaja atau biasa di panggil dian pun mengahampiri dan memeluk sahabatnya


"hei, bro akhirnya loe dateng juga ?" ucapnya sambil melepaskan pelukkannya


"kenapa ? loe ngagenin gw ya bro ?" sambil menggoda temannya itu.


"iyah, gw kangen banget sama loe tau ngg ?"


"enam tahun elo ninggalin gw !" jawabnya.


Lelaki itu bernama Reza wijaya berumur 25tahun teman masa kecil sekaligus sahabat dian dari SD sampai SMA. Namun, setelah lulus SMA keluarga Reza pindah ke jerman untuk menetap di sana.


Reza pun menceritakan pada sahabatnya. Dia kembali ke indonesia untuk membuka cabang perusahaannya. Tak lupa dia pun bercerita tentang nara adik dian yang dilihatnya tadi pagi di jalan menuju ke sini.

__ADS_1


Dian dan reza pun akhirnya saling bertukar cerita menceritakan kehidupan mereka dengan di iringi canda tawa di dalamnya.


__ADS_2