Ternyata

Ternyata
bab 58


__ADS_3

Setelah kami pulang dari cafe. Aku dan justin masuk ke dalam kamar mengganti pakaian lalu berbaring di ranjang kamar.


"sayang ?" tanyanya sambil membelai rambutku di pelukkannya


"iya sayang ?" jawabku sambil mendongakkan kepalaku kepadanya


"apa aku harus memberimu bodyguard ?"


"hahah, aku masih bisa menjaga diriku sendiri sayang !" sambil mencubit hidungnya


"aku takut terjadi apa-apa denganmu sayang ?"


"aawhhh, sayangku aku sangat terharu kamu sangat mengkhawatirkanku !" ucapku sambil pura-pura terharu dan mengusap mataku


"kamu ini, aku sedang serius malah bercanda !" ucapnya mulai serius


"maaf, sayang aku hanya bercanda !" ucapku sambil menciumi seluruh wajahnya


"sayang kamu membangunkannya dan kamu harus tanggung jawab !" ucapnya sambil mengelitiku


"aahahah, sayang geli....hentinkan..hahha"


"rasakan singa mengamuk..."


"hahhah,,,,ampun...sayang....ampun..."


Justin pun menghentikan kelitikkannya. Aku pun punya kesempatan untuk membalas justin.


"ahahah,,,sayang kamu curang...hahah !" ucapnya

__ADS_1


"giliran kamu...!" sambil menggelitiki tubuhnya.


"iya,sayang ampun...ngg lagi hhaha" ucapnya sambil menindih tubuhku dan mencium bibirku kilas.


"ayo tidur sayang sudah larut malam !" titahnya sambil mencium keningku


"iya sayang !" jawabku sambil memeluk tubuhnya


Aku dan justin pun tidur sambil berpelukkan. Entah mengapa justin sekarang menjadi lebih penyabar dan tidak pernah melakukan sesuatu dengan emosi.


Sedikit demi sedikit aku mulai mencintainya.


Pagi pun datang aku membangunkan justin. Setelah memasak di dapur.


"justin sayang ayo bangun ?" ucapku sambil membelai lembut kepalanya


"iya, aku udah bikin sarapan buat kamu !"


"ya udah aku bangun, kita pergi jalan-jalan ya sayang ? kan hari ini weekend !" ucapnya duduk menghadapku


"benarkah sayang ?" ucapku sambil berjongkok di hadapannya


"iya sayang !" ucapnya sambil membelai rambutku


Justin memegang pipiku dengan kedua tangannya dan menariknya mendekat ke wajahnya.


cupp


Dia mencium bibirku.

__ADS_1


"kiss morning sayang" ucapnya


sambil melepaskanku dan pergi ke kamar mandi


Aku pun membereskan ranjang tempat tidur lalu mengganti pakaianku di ruang ganti.


Menyiapkan baju untuk justin. Lalu memakai make up natural beserta lipstick berwarna pink cerah.


Justin keluar kamar mandi berbalut handuk dan memelukku dari belakang.


"kamu cantik sekali sayang !


tunggu aku di bawah yah ?" ucapnya berbisik di telingaku


Aku pun mengangguk dan turun ke bawah. Tak lama justin pun datang memakai baju berwarna serupa denganku.


Selesai sarapan justin membawaku pergi ke kebun teh yang ada di daerah subang. Sungguh pemandangan yang sangat indah.


Kebun teh yang sangat luas membentang dengan udara sejuk menyeruak.


Aku dan justin berlarian mengintari kebun teh setelah lelah. justin membelikanku jagung bakar dan bandrek. Karena cuaca di sini sangat dingin walau matahari cerah.


Lalu kami pergi ke tangkuban parahu. Kami membeli banyak souvenir dan makan makanan khas lembang dari ketan bakar, colenak , sate kelinci dan lainnya.


Selesai jalan-jalan kami mampir ke air terjun pelangi atau curug cimahi. Karena malam sudah datang. justin memakaikanku sweater yang di beli tadi di tangkuban parahu. Lalu memelukku dari belakang supaya aku tidak kedinginan.


Sambil melihat air terjun pelangi yang berwarna-warni terkena cahaya lampu.


Setelah puas berjalan-jalan kami pun pulang ke rumah mama dan papa membawa oleh-oleh yang kami bawa. Karena malam semakin larut aku dan justin memutuskan untuk menginap di sini.

__ADS_1


__ADS_2