Ternyata

Ternyata
bab 7


__ADS_3

Setelah acara jalan-jalan bersama kak reza pamit untuk pulang ke apartemennya. Kak reza sempat ingin mengantarkanku. Tapi, karena aku punya banyak pertanyaan untuk tiara jadi aku masuk ke dalam mobil kak dian.


Dan saat di perjalanan pulang tiara pun Akhirnya, menceritakan pertemuannya dengan kak dian.


Flahback on


Tiara malam itu baru pulang latihan taekwondo. Pada saat melintas di jalanan sepi dia melihat seseorang sedang di kejar banyak orang sekitar 5 orang berbadan besar.


Karena iba tiara pun menolong pria tersebut. Dalam hitungan menit semua orang berbadan besar tersebut seketika tumbang.


Pria tersebut mengucapkan terima kasih. Setelah mengetahui nomor dan alamat tiara. Pria tersebut mengantarkan tiara pulang. Semenjak kejadian itu tiara menjadi dekat dengan pria tersebut.


Sampai suatu hari pria tersebut mengatakan cintanya kepada tiara.


Betapa terkejutnya tiara saat mengetahui bahwa kak dian adalah anak dari keluarga atmaja yang tak lain adalah sahabat bundanya saat kuliah dulu.dan lebih terkejut lagi ternyata nara adalah adinya kak dian.


Flashback off


Nara pun mengangguk-anggukkan kepalanya saat mendengar cerita tiara.


Tiara pun berkata saat tiara sudah lulus SMA. Kak dian berencana akan menikahi tiara.


"sebentar, sebentar kok kalian jahat sih ngg ngasih tau aku ?" tanyaku sebal


"ini kan udah di kasih tau !" sambar kak dian

__ADS_1


"udah jangan cemberut gitu, masih beberapa bulan lagi !" tambah tiara.


Setelah mengantarkan tiara. Aku dan kak dian pun pamit untuk pulang.


Sesampainya di rumah aku pun pergi mandi karena, badanku yang lengket penuh dengan keringat.


Setelah mandi dan berpakaian ku baringkan badanku di atas tempat tidur.


Drrttt....drrtttt...


ponselku pun menyala kulihat rio menelponku


"sayang....kamu lagi apa ?" tanyanya


"kamu udah ngg marah kan ?" tanyanya lagi


"ngg kok !" jawabku sambil tersenyum dan kudengar suara rio tertawa


"aku cuman mau ngasih tau aku udah pesenin kamu makanan, kamu makan yang banyak yah sayang !


biar aku makin empuk meluk kamunya " ucap rio panjang lebar


"oh, yaaa ? makasih rio kamu memang baik banget !" jawabku


" ya udah aku tutup telponnya yah !"

__ADS_1


"dadah kesayanganku " ucapnya


"dadah juga riooo" sambil ku menutup sambungan teleponnya.


tok...tok...tok...


Suara pintu kamarku di ketuk.


Pelayan pun datang sambil membawa makanan. Pelayan tersebut bilang bila makanan tersebut dikirim dari seseorang untuk nona nara.


ahhh, betapa bahagianya aku mempunyai pacar seperti rio dia tau kesukaanku pizza, ayam goreng dan banyak sekali camilan.


Terkadang aku bingung dengan sikapnya. Kadang dia begitu perhatian dan baik sekali. Tapi, dalam sekejap sikapnya pun berubah dia menjadi dingin dan menakutkan.


Semenjak kejadian itu, aku dan rio semakin dekat. Semakin aku mencintai dirinya. Entahlah, semakin hari rasa sayangku kepadanya semakin besar. Aku pun tak tahu sejak kapan aku mulai mencintainya.


Yang pasti semakin hari, aku tidak bisa jauh darinya. Tak bisa untuk merindukannya dan tak bisa kehilangannya.


Mungkin aku sudah menjadi budak cinta. Perlakuan manis rio yang selalu memberiku makanan dan perhatiannya yang selalu ada membuatku tak bisa hidup tanpanya.


Sampai waktu berlalu dengan cepat. Aku tak menyangka aku dan rio bisa bertahan sampai saat ini.


Hari-hari yang kulewati begitu indah.


Sampai aku tak tahu berapa detik, berapa menit dan berapa jam aku bersamanya.

__ADS_1


__ADS_2