
Selesai berdandan pelayan itu membawaku untuk sarapan bersama vero di bawah. Kulihat sekeliling ruangan. Ternyata aku bukan di sebuah rumah tapi, lebih tepatnya sebuah vila.
Di depan kamar ada 2 bodyguard yang berjaga. Dan saat aku sampai di meja makan. vero mengenggam tanganku sambil tersenyum.
"kamu cantik princess !" ucapnya berbisik di telingaku
Aku hanya memaksakan senyum di bibirku kepada vero
"sabar nara sabar...ayo lakukan drama ini supaya vero percaya padamu setelah dia percaya kamu bisa kabur darinya " ucapku dalam hati
"ayo duduk di sini !" ucapnya sambil menarik kursi dekat tempat duduknya
"terima kasih vero !" ucapku sambil duduk
"kamu mau makan roti atau nasi goreng ?" tanyanya sambil menunjuk makanan
" aku roti aja " sambil mengambil roti dan memakannya
Vero melihat ke arahku dan membelai lembut rambutku.
"jika dia tidak punya sisi jahat mungkin aku akan jatuh cinta padanya dengan perlakuan manisnya itu. Tahan nara tahan !" ucapku dalam hati sambil memakan sarapan
Selesai sarapan vero mengajakku untuk menonton film di ruangan seperti bioskop mini.
Aku duduk di sofa di samping vero.
__ADS_1
"tuhan kapan semua ini akan berakhir, justin tolong aku !" ucapku dalam hati
"princess kamu melamun ?" tanyanya
"ah, aku ngg melamun vero aku hanya terlalu fokus menonton !" ucapku mengelak
Dia tersenyum padaku dan mencium keningku.
"astaga sungguh menjijikkan" batinku
Aku pun tersenyum padanya dengan terpaksa.
"princess sayang ! siang ini aku akan pergi ke london 3 hari.
"ingat jika kamu berani kabur atau macam-macam aku akan menculik keponakanmu al dan membunuh satu persatu keluargamu " tambahnya mengancamku
Aku menelan salivaku dan mengangguk kepadanya. Dia tersenyum dan memelukku dengan erat.
Di sisi lain
Semenjak kemarin justin dan anak buahnya mencari nara. Dia sengaja untuk tidak memberitahu keluarga nara jika nara diculik dirinya takut keluarga nara akan cemas.
Dan pencarian pun membuahkan hasil. Pagi tadi justin di beri kabar oleh anak buahnya.
Jika nara dibawa vero ke vilanya yang ada di bali. Justin segera pergi menyusulnya menggunakan jet pribadi miliknya.
__ADS_1
Saat dia sampai di sana banyak bodyguard yang berjaga. Justin menunggu waktu yang tepat untuk masuk karena dirinya tahu jika vero akan berangkat ke london.
Dan saat vero pergi semua anak buahnya di kerahkan untuk masuk ke dalam.
Justin berkelahi dengan semua penjaga di sana. Saat dia berhasil masuk para penjaga menghadangnya. Anak buah justin pun tidak tinggal diam mereka membantu menghajar semua penjaga di sana. Lalu justin melihat sebuah kamar yang di jaga ketat oleh penjaga lain.
Mereka berlari dan memukul justin. Tapi kecepatan justin membuat mereka kalah.
Pintu pun di dobrak.
"sayang kamu di dalam ?" tanyanya
nara menghambur ke pelukan justin
"aku yakin kamu akan menyelamatkanku !" ucapku memeluk erat justin sambil terisak
"ayo kita pergi dari sini !" ajaknya
Aku pun mengangguk dan justin menggenggam erat tanganku. Kami pergi dari vila itu. Dan saat menuruni tangga, tiba-tiba seseorang sudah menunggu di bawah dengan senyum jahatnya.
"wuah, ternyata sang pangeran datang menyelamatkan permaisurinya !" ucap vero sinis
"apa yang kamu inginkan vero ?" tanya justin dengan nada tinggi
Vero hanya tertawa mendengar kata-kata justin.
__ADS_1