
Aku terus mencoba membuka borgol itu dari tanganku sampai memerah. Tapi sia-sia aku tidak bisa lepas darinya.
Saat aku duduk termenung seseorang membuka pintu kamar itu dan masuk ke dalam.
"kamu sudah bangun sayang ?" tanyanya menghampiriku
"vero kenapa kamu melakukan ini semua padaku ?" tanyaku melihat ke arahnya
"hahah, nara apa kamu tidak siapa aku ?" sambil mencengkram rahangku
"maksud kamu ? aku tidak mengerti !" ucapku bingung
"kamu tahu ria ? " tanyanya lagi
"ria kakak dari rio !" tanbahnya
"jangan bilang kamu adalah kekasih ria ?" jawabku memastikan
"Ternyata benar kamu sangat cerdas sayang !" ucapnya sambil membelai pipiku dan aku membuang muka padanya.
"baiklah aku akan bercerita sedikit padamu !" ucapnya
__ADS_1
"Aku sangat mencintai rina tetapi dia tidak pernah melihatku. Dia lebih mecintai dian kakakmu dari pada aku. Aku hanya sebagai pemuasnya di ranjang.
Aku sengaja tidak memakai pengaman waktu itu berharap rina akan datang padaku dan meminta pertanggung jawaban. Ternyata aku salah dia begitu licik dan malah menjebak dian untuk bertanggung jawab.
Saat semua terbongkar rina berlari dan tertabrak truk. Semua karena dian kakakmu nara semua gara-gara dia.
Aku pun menyuruh rio untuk membullymu dan mempermainkan hatimu. Karena kutahu kamu adalah anak kesayangan keluarga atmaja.
Saat aku akan membuat kekacauan di pesta dian. Ternyata aku malah bertemu denganmu yang sudah berubah dan sangat cantik. Aku mulai menyukaimu sayang !" ucapnya dengan senyum smirknya
"Aku ingin kau menjadi milikku seutuhnya !
aku mencintaimu lebih dari apa pun !" tambahnya lagi
"itu salahmu kenapa kau menjadi adik si dian brengsek itu membunuh rina dan anakku !"
"kamu brengsek vero, lepaskan aku !" ucapku histeris
vero memelukku dan aku membrontak memukul punggungnya. Dia pun menahan tanganku untuk tidak berontak lagi.
"sekarang aku hanya ingin bersamamu sayang, aku jatuh cinta padamu dan kamu harus menjadi milikku !" ucapnya
__ADS_1
"jika kamu tidak menurut jangan salahkan aku terjadi sesuatu pada keluargamu apalagi keponakan kesayanganmu !" tambahnya mengancamku
Seketika aku terdiam tidak bisa menggerakkan tubuhku.
"good girl, aku akan melepaskan borgol ini segera bersihkan dirimu dan pelayan akan membawakan pakaian untukmu !" ucapnya pergi meninggalkanku
Aku hanya menatap langit kamar kosong
"Apa yang harus aku lakukan ?
Justin tolong aku, aku merindukanmu !" ucapku menangis terisak
Saat aku menangis dalam diamku. Seorang pelayan datang membawa koper berisi banyak pakaian dan menaruhnya di dalam lemari. Dia tersenyum padaku dan membukakan borgolku.
Pelayan itu menggiringku ke kamar mandi. Di dalam kamar mandi aku menyusun rencana untuk kabur dari sini.
Sepertinya aku harus bersikap baik dahulu dan saat mereka lengah aku akan kabur dari sini.
"okey nara, kamu harus pura-pura terlihat baik-baik saja dan bersikap baik pada vero sebelum justin datang menjemputmu nara !" ucapku menyemangati diriku dari pantulan cermin kamar mandi
Aku membersihkan diri dan saat aku keluar kamar mandi pelayan itu masih setia menungguku di dalam kamar. Dia membantuku memakai dress yang ia pilih dan memakaikan sedikit riasan di wajahku.
__ADS_1
Sebenarnya aku sudah menolak tetapi, pelayan itu memaksa karena itu perintah dari tuan muda. Dia mengeringkan rambutku dan menyisirnya dengan lembut.
Kulihat aku sudah begitu cantik dari pantulan cermin meja rias.