
Hari ini adalah hari bersejerah bagiku. Dimana kak dian akan mempersunting tiara sebagai istrinya.
Aku pun berada di ruang ganti khusus keluarga di hotel bintang lima tempat acara berlangsung. Aku pun mulai merias wajahku dan memakai kebaya khas sunda untuk acara ijab kabul nanti.
Setelah, selesai aku pun datang ke ruangan di mana tiara sedang di rias oleh MUA.
Tiara memelukku dan memuji diriku.
Karena, tiara begitu lama di rias aku memutuskan untuk melihat ke tempat acara akan berlangsung.
Sungguh indah dekorasinya seperti puteri dongeng yang ada di buku. Banyak sekali bunga segar di sana.
Aku pun duduk di atas kursi ijab kabul yang akan di pakai nanti.
Tiba-tiba, seseorang datang mengalungkan sebuah kalung ke leherku.
"eh, apa ini ?" tanyaku terkejut
"gimana kamu suka ngg kalung ini ?" tanya seseorang di belakangku
__ADS_1
"tommy, kamuuu ?" ucapku tak percaya
Flashback on
Tommy sebenarnya menyukai nara sejak SMA.
Saat itu tommy melihat nara sedang menolong seorang nenek yang sedang menyebrang bersama cucunya. Nara turun dari atas ojol dan membantu sang nenek menyebrang. Tak lupa nara pun memberi uang kepada sang nenek. Bukan hanya itu nara pernah menolong seekor kucing yang terluka karena tertabrak motor. Nara membawa kucing tersebut ke klinik hewan.
Sebenarnya, tommy kagum akan sosok nara. Karena menurutnya nara adalah seorang gadis yang baik hati dan ceria.
Saat nara berpacaran dengan rio. Tommy berusaha menghilangkan perasaannya.
Semakin dirinya berusaha semakin sulit dirinya melupakan perasaannya.
Tommy akhirnya, memutuskan mencintai nara dalam diam. Selalu ada untuk nara, Tommy selalu ingin melihat nara bahagia. Karena baginya air mata nara begitu berharga hingga dirinya berjanji untuk melindungi nara tidak membuat nara menangis.
Flashback off
"kemarin aku pergi mall aku melihat kalung ini dan ingat padamu nara !" ucapnya sambil menaruh kepalanya di pundakku dan membelai lembut rambutku
__ADS_1
"terima kasih tommy, aku akan selalu memakainya !" ucap nara kegirangan
Tommy pun duduk di sebelahku
"Nara kamu sangat cantik hari ini, apa boleh aku memelukmu ?" tanyanya
Sebelum menjawab tommy sudah memelukku dengan erat sambil mengelus-elus punggungku. Entah mengapa ada getaran aneh saat tommy memelukku.
Tommy pun melepaskan pelukkannya. Karena sebentar lagi acara akan dimulai dan semua orang akan datang ke ruangan tersebut.
Aku pun duduk di kursi tamu di sebelah tommy. Ku lihat dari arah masuk semua sanak saudara datang menuju kurai tamu. Tak lama justin pun datang bersama kak reza dan duduk di belakangku.
Aku pun tersenyum menyapa mereka. Karena semenjak kemarin aku menginap di rumah tiara dan tadi pagi-pagi sekali aku datang ke hotel. Mereka hanya diam menatap aneh diriku.
"tom, apa aku terlalu berlebihan memakai make up sampai orang-orang melihat ke arahku ?" bisikku pada tommy
"mereka cuman kaget nara karena melihat bidadari cantik turun dari khayangan yang duduk di sini !" bisiknya ke telingaku
"tapi ngg nyaman di liatin kayak gitu apalagi justin sama kak reza kok gitu banget yaah !" cercosku
__ADS_1
Tommy hanya tersenyum geli melihatku. Tommy mencoba menenangkan diriku. Dia memindahkan tanganku ke dalam genggamannya sambil mengelus lembut punggung tanganku yang dingin karena tegang. Perlahan-lahan keteganganku pun hilang.