
Akhirnya, justin pergi dari apartemen nara.
Nara mengambil hpnya dan mengirim pesan kepada tommy untuk tidak menemuinya sebelum dirinya lulus. Nara ingin fokus untuk berkuliah dulu. Padahal, dia tidak ingin tommy melihat banyaknya kissmark yang justin buat.
Nara merasa bersalah pada tommy karena mengkhianati dirinya. Nara belum siap untuk bercerita kepada siapa pun akan permasalahan yang ia hadapi sekarang.
Dia masih bingung harus memilih siapa diantara mereka berdua. Tommy atau justin.
satu tahun setengah kemudian....
Tak terasa 1 bulan yang lalu nara telah lulus kuliah. Dan besok hari wisuda nara akan berlangsung.
Kedua orang tua nara akan hadir besok bersama kak dian, kak tiara dan alvaro atmaja atau sering di panggil baby al.
Kak dian dan kak tiara setelah sebulan menikah. Kak tiara dinyatakan hamil dan sekarang baby al sudah berumur 3 bulan. Kesibukkanku kuliah membuatku tidak pulang ke indonesia. Tapi, setelah aku selesai dengan kuliahku aku akan pulang kembali ke indonesia seperti janjiku dulu kepada mama dan papa.
Selama setahun lebih aku tidak bertemu dengan tommy atau pun justin. Tapi, selama itu juga aku merasa ada orang yang selalu mengikutiku.
Banyak sekali bunga di depan pintu apartemenku. tapi, aku tidak tahu itu dari siapa. Aku mempersiapkan bajuku untuk wisuda esok.
ting tong ..
suara bel berbunyi
Kulihat di layar pintu seseorang datang membawa bunga yang menutupi wajahnya.
"maaf siapa ya ?" tanyaku kepada orang itu
__ADS_1
"hai sayangku nara apa kamu tidak merindukanku ?" tanyanya
Suaranya seperti tidak asing bagiku
"kejutaaan....." ucapnya sambil menurunkan bunga dari wajahnya
"tommy " ucapku terkejut
"sayang suami datang !" ucapnya sambil memelukku erat
Kubalas pelukkannya, sungguh aku sangat merindukannya.
"aku rindu padamu sayang !" ucapnya
"aku pun sangat merindukanmu sayang" balasku
Sementara aku membuat minum untuknya.
Saat aku mengambil cangkir di atas lemari tiba-tiba tommy datang dan memelukku dari belakang.
"sayang ? kenapa kamu ke sini ?" tanyaku terkejut
"aku merindukanmu sayang, sangat merindukanmu
kamu tidak tahu betapa tersiksanya aku saat kamu melarangku datang menemuimu !" ucapnya sambil meletakkan kepalanya di pundakku
Aku pun memutar tubuhku ke arahnya
__ADS_1
"maafkan aku sayang, aku hanya takut tidak lulus kuliah jika aku terus memikirkanmu " ucapku sambil mencium pipinya
Tommy terkejut melihat keberanianku menciumnya terlebih dahulu
"sayang kamu yang memulai berarti kamu harus berranggung jawab " ucapnya
Saat aku akan bertanya tommy tiba-tiba mencium bibirku.
Rasa rindu tak tertahan lagi, tommy menciumku dengan lembut menghi""p dan melum"t bibirku.
Lama sekali tommy menjelajahi setiap jengkal mulut dan lidahku.
Aku menghentikan ciumannya aku takut kami melewati batas.
"udah ya sayang kalo udah halal aku pasrah di apain aja tapi jangan sekarang !" ucapku
"maaf sayang aku melewati batasku " ucapnya memelas
Kami pun tersenyum, aku membuatkan kopi susu kesukaan tommy.
Dan kami duduk di sofa di ruang tv, aku pun membawa beberapa camilan kue kering yang aku buat.
Selama kuliah aku pun membuka beberapa toko kue di sini dengan bantuan papa. Aku membuat perusahaan pusatnya di indonesia dan di sini anak cabangnya.
Karena, aku ingin fokus bekerja di indonesia.
Aku tidak ingin ke sini lagi aku tidak mau bertemu lagi dengan justin.
__ADS_1