Ternyata

Ternyata
bab 53


__ADS_3

Sesampai di rumah aku segera ke dapur dan memasak makan malam untuk justin.


"sayang kamu ngg mau mandi dulu ?" tanya justin sambil memelukku dari belakang


"kamu duluan aja sayang aku mau masak dulu ya !" ucapku sambil mencium pipinya


"kita makan di luar aja yuk ?" ajaknya sambil mengusap pucuk kepalaku


"kenapa ?" tanyaku menatapnya


"aku mau mandi sama kamu !" ucapnya sambil menarik tanganku menuju kamar atas


Sesampainya di kamar justin membuka bajunya di hadapanku. Aku hanya menunduk malu.


"kamu kenapa sayang !" tanyanya sambil mengangkat daguku


"aku malu justin !" ucapku malu


"hahah, sayang kamu kan sering liat tubuhku kenapa malu ?


aku pun sudah melihat setiap jengkal tubuhmu !" ucapnya menggoda


Aku hanya menggeleng, justin pun membuka seluruh pakaiannya dan mengajakku ke kamar mandi. Aku pun hanya diam pasrah saat justin membuka seluruh pakaianku.

__ADS_1


Dia menyalakan pancuran shower dan airnya turun ke tubuh kami. Justin mencium leherku dan menggesekkan juniornya ke tubuhku.


Aku hanya mendesah saat tangan justin tidak tinggal diam . Dia mer*mas gunung kembarku.


45menit kami di kamar mandi. Selesai dengan acara mandi kami. Justin mengajakku untuk pergi makan ke kafe. Aku pun memilih memakai dress berwarna tosca dengan potongan sabrina.


"kamu yakin sayang akan memakai itu ?" ucap justin menatap ke arahku


"kenapa ?


apa tidak cocok untukku ?" tanyaku sambil melihat dress yang aku pakai


Justin terkekeh geli dan menarikku ke arah cermin. Dia menunjukkan telunjuknya ke leherku.


Justin hanya tersenyum puas, aku pun akhirnya mengganti pakaianku memakai sweater hoddie dan celana jeans panjang. Lalu memakai make up tipis dan lipstick lebih terang membuatku terlihat lebih segar.


Kami pun berangkat menuju cafe ku dan di saat sampai aku duduk di pojok ruangan.


Kami memesan makanan pada pelayan. Saat menunggu pesanan datang. Tiba-tiba vero datang dan menghampiri kami.


"haai, princess ?" tanyanya dengan senyuman manis


"emm, hai vero !" ucapku menjawab

__ADS_1


"halo tuan justin, kebetulan kita bertemu lagi ?" ucapnya menyapa


Justin hanya menganggukkan kepalanya.


"Kalian sedang apa di sini ? apakah sedang melakukan pekerjaan ?" tanyanya


"kami sedang makan malam tuan vero !" ucap justin ketus


"oh, maafkan aku mengganggu acara dinner kalian !" ucapnya meminta maaf


Aku hanya teresenyum canggung tidak tahu harus menjawab apa. Sedangkan justin hanya memasang wajah dingin.


"kalau begitu aku pamit karena temanku sudah menunggu di sana !" ucapnya menatapku dan aku membalasnya dengan senyuman


Vero pun pergi ke meja temanya yang sedang menunggu dirinya.


Pesananan kami pun akhirnya datang. Justin menyuruhku pindah tempat duduk ke sampingnya. Seperti biasa dia memintaku menyuapinya. Aku pun menurut padanya.


Vero prov


Kulihat seseorang yang tidak asing bagiku duduk dengan ceo yang bekerja sama denganku.


Aku pun menghampirinya dan menyapanya sungguh hatiku sakit saat aku melihat nara pindah tempat duduk dan menyuapi pria itu. Hatiku terasa panas melihat kemesraan keduanya. Aku pun menyuruh anak buahku untuk menyelidiki hubungan mereka.

__ADS_1


Saat pertama kali melihat nara sungguh aku terpesona dengan kecantikannya. Aku berusaha mencari tahu tentangnya. Tapi, setelah acara pernikahan dian. Aku tidak pernah bertemu dengannya lagi. Saat ku tahu dia berada di jerman untuk menyelesaikan kuliahnya aku pun menunggu nara pulang. Aku akan mendapatkannya lihat saja nanti.


__ADS_2