
Prov justin
Sungguh kumerindukan nara sejak dari kemarin aku tidak bertemu dengannya. Aku pun memutuskan menginap di apartemen kak reza.
Saat aku memasuki gedung pernikahan kak dian. Kulihat seorang gadis cantik yang aku kenal sedang duduk di kursi khusus tamu. Sungguh aku terpukau melihat wajah cantiknya dan lihat lekukkan tubuhnya begitu indah yang di balut baju kebaya khas sunda.
Tapi, kenapa ada tommy di sebelahnya
Apa sejak dari tadi mereka bersama di sini batinku.
Aku pun duduk di belakang queen. Sungguh hatiku sangat cemburu melihat kedekatan mereka.
Aku tahu mereka bersahabat tapi, kulihat dari mata tommy dia seperti menyukai queenku.
Lihat saja siapa yang akan mendapatkan hati queen
Prov justin end
Acara pun dimulai penghulu pun datang di susul oleh kak dian dan orang tuaku.
Di saat ijab kabul selesai tiara pun keluar dan menghampiri kak dian.
Tiara mencium tangan kak dian dan kak dian mencium kening tiara.
Aku meneteskan air mata karena akhirnya, tiara menjadi kakak iparku.
Aku pun menghampiri mereka dan mengucapakan selamat
__ADS_1
"akhirnya tiara, eh maksudku kak tiara menjadi kakak perempuanku juga !" ucapku sambil memeluknya
"iyah nara aku juga seneng banget akhirnya aku bisa menjadi satu keluarga denganmu !" ucapnya
"selamat yah kak tiara kak dian atas pernikahannya semoga menjadi keluarga sakinah mawadah dan warohmah ! " ucapku
"amiiin...." serempak semua orang mengamini.
Setelah acara ijab kabul selesai kami pun pergi ke kamar hotel. Karena, acara resepsi akan di selenggarakan nanti malam.
Saat semua memasuki orang pergi ke kamar hotel lenganku di tarik oleh seseorang. Ternyata orang itu tak lain dan tak bukan adalah justin.
Kenapa dia terlihat marah batinku.
Aku pun di tarik justin ke kamar hotel miliknya.
"justin aku mau ke kamarku !" sambil berusaha melepas tanganku yang ditarik olehnya.
"justin jangan becanda deh aku mau ke kamarku !" ucapku padanya
Justin hanya menatapku dan langsung memelukku.
"queen jangan tinggalin aku !" ucapnya
sambil menangis
"justin kamu kenapa ? aku ngg akan ninggalin kamu !" ucapku sambil melepaskan pelukkannya.
__ADS_1
Aku pun memegang kedua pipinya dan mengangkat kepalanya.
"justin kamu kenapa? kamu kok ngomong kayak gitu terus hmm !" tanyaku lembut sambil mengiringnya duduk di sofa.
"aku takut kehilangan kamu !" ucapnya
"maksud kamu apa ?" tanyaku bingung
"aku sayang kamu queen, aku cemburu saat tommy berada di sampingmu. Aku tak tahu sejak kapan perasaan ku muncul ?" sambil menggenggam tanganku dan menatapku
deg
deg
deg
Tiba-tiba suara jantungku berdetak dengan cepat
"aku mencintaimu queen, aku tidak mau kamu dimiliki orang lain, aku tidak mau melihatmu bersama orang lain !"
"kamu tidak perlu menjawabnya sekarang aku akan membuktikan dulu bahwa aku benar-benar mencintaimu !" ucapnya meyakinkan
Aku pun hanya diam mematung, justin pun mendekatkan bibirnya ke bibirku dan mencium bibirku lembut mengecup berulang-ulang.
Aku pun membalas ciumannya. Justin pun melepaskan ciumannya dan menatapku
"bibirmu manis queen membuatku selalu ingin menyentuhnya !" ucapnya sambil mengusap bibirku dengan jempol tangannya
__ADS_1
Aku pun hanya tersipu malu dibuatnya. Aah, kenapa suhu di ruangan ini menjadi panas membuat pipiku menjadi merah saja.
Sungguh aku tidak mau menatap justin sekarang. Aku begitu malu melihat wajahnya.