TERPIKAT PESONA DUDA ANAK SATU

TERPIKAT PESONA DUDA ANAK SATU
Prolog


__ADS_3

Tengah terjadi perdebatan yang sangat serius di suatu taman belakang rumah sakit.


ini adalah perdebatan antara Elang Alexander dan Anindia Prameswari .


Elang meminta agar Anindia bersedia dan mau menjadi istrinya demi kesembuhan dan kelangsungan hidup anak semata wayang nya buah hasil pernikahan elang dengan istri pertamanya.


Seorang putri kecil yang masih berusia 4 tahun lebih..


dia putri yang cantik,lucu,dan manis juga pintar


yang di beri nama :


Queensha Almahyra putri Alexander


atau lebih sering di panggil dengan nama AIRA...


"Kau Harus menikah dengan ku..." ucap Elang dengan penuh penekanan


"Apa.." ucap Anin dengan eksfresi kaget nya...


untung saja Anin tidak mempunyai riwayat penyakit jantung kalau punya mungkin saat ini Anin tengah sekarat Karena serangan jantung saat mendengar perkataan yang keluar dari bibir Elang ....

__ADS_1


secara tiba2 meminta Anin untuk menikah dengannya.


"Aku tidak suka penolakan....seumur hidup ku aku tidak pernah mau menerima penolakan...jadi kau harus mau menikah dengan ku..."


"Tidak.... aku tidak mau menikah dengan mu...dan mengapa aku harus menikah denganmu...??" balas Anin penuh dengan penekanan.


"Tidak ada pilihan lain...ini demi Aira ...ini demi kesembuhan dan kelangsungan hidup Aira....jika kamu menolak aku bisa memberhentikan kuliah mu dan menuntutmu karena telah membuat celaka anakku.."


"Heeeyyy....itu murni kecelakaan dan bukan aku yang menabrak Aira .."


"Memang itu kecelakaan dan bukan kamu yang menabrak Aira....tapi karena pada hari itu kamu yang membawa Aira bermain di taman hingga Aira mengalami kecelakaan jadi kamu yang harus bertanggung jawab atas Aira maka dari itu kamu harus mau menikah dengan ku..."


Anin terdiam sejenak....


"Tidak ada kah cara lain untuk kesembuhan Aira ... kenapa aku harus menikah dengan mu bahkan aku pun tidak mengenalmu..."


"Tidak ada....pernikahan kau dan aku adalah cara satu2 nya demi kelangsungan hidup Aira....sudah aku tegaskan di awal tidak ada penolakan jadi bersiap-siaplah ... satu hari sebelum Aira melakukan operasi aku mau kita melangsungkan pernikahan itu...segala keperluan menikah aku yang urus tugas mu hanya memberikan pengertian dan meminta izin kepada kedua orang tua mu dan keluargamu.."


"Aku beri kamu waktu 2 hari untuk kau mengurusi keluargamu jadi kau harus benar2 memanfaat kan waktu itu....aku harap kedua orang tua mu mengizinkan pernikahan itu karena kalau tidak aku akan menutup dan menuntut rumah sakit milik keluargamu dengan caraku..."


"Apa Kau mengerti dan paham dengan tugas-tugas mu gadis manis...aku rasa kau pasti mengerti dengan semua perkataan ku bagaimana pun kau ini seorang mahasiswa jadi sudah pasti paham...

__ADS_1


baiklah laksanakan tugas mu dengan baik aku tunggu kabar baik darimu...permisi..."


Elang akhir nya pergi meninggalkan Anin yang masih terduduk mematung di kursi taman rumah sakit itu....


Elang berbicara dengan penuh penekanan sehingga Anin tidak bisa membantahnya bahkan Anin tidak sedikit pun di berikan waktu untuk berbicara.


Ditambah lagi cara bicara elang yang dingin dan tidak sedikit pun senyum tersungging di bibir Elang menambah kekesalan dan kebencian Anin terhadap nya....


Bagaikan petir di siang bolong seorang pria dewasa yang baru saja Anin tau namanya memintanya untuk mau menikah dan menjadi istrinya.


Mungkin pribahasa yang cocok untuk Anin saat ini adalah hidup segan mati tak mau..


-------------------------


Sebelum lanjut ceritanya aku ingin memberikan cast yang menurut aku cocok untuk memerankan karakter utama di ceritaku..


jangan pada di hujat ya....


ini hanya sebatas gambar cast khayalanku saja agar aku semangat nulisnya ...


ini adalah foto untuk karakter Elang Alexander dan Anindia Prameswari.

__ADS_1




__ADS_2