
Karena keadaan nya yang semakin membaik dan stabil jari ini Aira sudah di perbolehkan pulang oleh dokter yang merawatnya tetapi dengan catatan Aira masih harus banyak istirahat ,makan makanan yang teratur dan aira belum boleh melakukan aktifitas yang berat dan melelahkan untuk nya.
Sudah tidak ada alat rumah sakit yang terpasang di tubuh Aira...dan Aira pun kini sudah memakai pakaian rumahan berwarna pink kesukaannya.
Raut wajah ceria tampak selalu di wajah aira, ia merasa senang sekali karena bisa kembali ke rumahnya, tidak hanya itu Aira juga merasa senang karena Aira akan pulang dan kembali ke rumah nya atau bisa di bilang rumah pribadi elang dengan mendiang istrinya terdahulu bukan ke rumah orang tuanya elang...
memang itu sudah menjadi keputusan elang karena kini elang sudah mempunyai istri lagi jadi elang akan mengisi kembali rumah nya itu....sedangkan Anin hanya mengikuti kehendak elang bagaimana pun setelah menikah dia harus ikut dengan suaminya tidak dengan orang tuanya lagi..
Saat ini Anin tengah membereskan barang-barang dirinya,Aira juga elang selama berada di rumah sakit.
sedangkan elang sedang mengurus administrasi ...
Sambil menunggu elang kembali ke kamar rawat Aira , Aira terus mengoceh pada Anin dengan telaten dan sabar Anin mendengarkan ocehan Aira yang bercerita tentang teman2 bermain dan teman sekolahnya..
__ADS_1
"Bunda...bunda... Alvin teman sekolah Aira punya adik loh bunda..."
"Oh ya..." dengan setia anin menanggapi ocehan Aira yang nampak bersemangat.
"Iya bunda....adik nya kembar bunda laki2 lucu lucu deh bunda....Aira juga pengen punya adik kaya Alvin bunda ..."
Anin tersenyum saat mendengar perkataan Aira tentang seorang adik...
"Memangnya kenapa aira ingin mempunyai seorang adik, punya adik itu gak gampang loh sayang, aira harus jadi kakak yang siaga agar bisa menjaga adiknya.."
Anin yang mendengarkan perkataan Aira seakan tersentuh dan menjadi terharu, mungkin alasan Aira ngotot ingin mempunyai seorang adik karena dia merasa kesepian di rumah, Apalagi Aira anak tunggal ia tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu sejak ia lahir, di tambah lagi dengan kesibukan papah nya yang mungkin jarang berada di rumah karena pekerjaan nya yang menyita banyak waktu sebagai direktur utama dan calon pewaris tunggal perusahaan keluarganya...
"Sekarang Aira tidak akan kesepian lagi, sekarang kan sudah ada ibun, ibun kan bisa jadi bunda nya Aira sekaligus teman bermain aira.." bujuk anun
__ADS_1
Aira terdiam dengan wajah polosnya lalu Aira tersenyum gemas pada anin
"Iya juga sih bunda....kalau begitu Aira sayang bunda...." ucap Aira seraya memeluk Anin
"Iya sayang....ibun juga sangat menyayangi aira...Aira jangan sedih lagi jangan merasa kesepian lagi karena ibun akan menemani aira dan menjaga aira.."
Anin membalas pelukan Aira, tak lupa Anin menciumi pipi gembil Aira dengam gemas nya...
"Nanti air mau ngomong ah sama papah..."
"Ngomong apa..." tanya Anin
"Aira mau minta adik sama papah...." jawan Aira dengan polos nya
__ADS_1
Anin kembali memeluk Aira sambil menggoda Aira dengan cara mengelitiki perut Aira...
Kedekatan Anin dan Aira semakin dekat, Aira menjadi lebih manja pad anin, Anin pun selalu memprioritaskan Aira, jika orang-orang melihatnya tidak akan ada yang menyangka kalau Anin adalah ibu sambung aira kedekatannya layak nya anak dan ibu kandung.