TERPIKAT PESONA DUDA ANAK SATU

TERPIKAT PESONA DUDA ANAK SATU
Sedikit rasa sesak di hati


__ADS_3

Elang dan Sonia terus mengobrol dan bercengkrama saat mereka asik mengobrol Aira datang menghampiri keberadaan elang dan Sonia..


"Papah....Aira laper pah....ayo kita makan...." ajak Aira dengan gaya manja nya.


Aira menyadari keberadaan Sonia di dekat papah nya namun belum menyadari keberadaan Anin bunda nya...


"Papah Tante ini siapa..."


"Hay sayang .... ini pasti aira ya....perkenalkan nama Tante Sonia Tante temannya papah kamu sayang...."


Sonia segera memperkenalkan dirinya dengan ramah disertai senyum lembut yang mengembang disudut bibirnya.


Aira tidak terlalu memperdulikan keberadaan Sonia disana Aira terus merajuk meminta papah nya untuk mencari tempat makan..


"Ya sudah....ayo kita ke restoran itu...." ucap elang pada Aira lalu menggendong nya..


sadar akan keberadaan Sonia elang lalu mengajak Sonia untuk ikut bersama mereka , namun sayang nya elang tidak mengingat keberadaan Anin...


Elang Aira dan Sonia masuk ke sebuah restoran masakan serba ayam lalu duduk dan memesan makanan disana.


Karena mengantri mengakibatkan Anin lama berada di toilet itu, setelah selesai Anin kembali ke tempat wahan permainanan anak, Anin kembali ke kursi tempat duduk nya bersama elang namun Anin tidak menemukan elang disana , Anin melihat kesetiap sudut wahana permainan itu untuk mencari Aira namun nihil Anin pun tidak melihat Aira di dalam wahana itu....


"Kemana elang dan Aira...." suara hati Anin


Anin terus berjalan sambil terus mencari-cari keberadaan elang dan Aira....

__ADS_1


Hingga langkah dan pandangan Anin terhenti saat melihat sebuah pemandangan yang membuat hatinya sedikit sesak...Anin melihat sebuah pemandangan layaknya keluarga bahagia yang tengah menikmati makan bersama di sebuah resto yang tidak jauh dari wahana permainan anak itu di dalam mall itu...


ya.....!!!!!


Anin melihat keberadaan elang Aira dan seorang wanita di samping aira yang sedang menyuapi Aira dengan telaten dan senyum manis selalu tersungging di bibir nya, sesekali terdengar canda tawa dari keduanya..


Sementara elang yang dudukdi hadapan wanita cantik itu hanya terdiam sambil menikmati makanan nya, elang menatap wanita itu dengan tatapan intens bahkan Anin melihat seulas senyum tipis bersarang di sudut bibir elang yang bahkan tidak pernah di berikan elang padanya pada saat Anin sedang mengurusi Aira.


Anin memberanikan diri berjalan menghampiri keberadaan mereka di dalam Resto itu...


"Permisi...." hanya kata itu yang mampu Anin katakan ketika sudah berdiri de dekat elang Sonia dan Aira...


Elang nampak salah tingkah saat mengetahui kedatangan Anin yang telah berada di dekat nya, sedangkan Sonia dalam hatinya bertanya-tanya siapa wanita yang tiba-tiba datang dan mengganggu kebersamaan mereka.


elang lalu menggenggam tangan anin dengan erat dan membawa Anin duduk di samping dirinya...


Senyuman Sonia yang tadi nya selalu merekah di bibir nya berubah seketika ketika melihat tangan elang yang menggenggam tangan Anin dengan eratnya ...


pikiran Sonia berkecamuk terus bertanya siapa gadis cantik yang tiba-tiba datang dan langsung di bawa duduk di samping elang ...


"Bunda....." teriak Aira


Anin yang sedari tadi menundukan kepalanya sontak mendongak dan mendapati bahwa kini Aira tengah merentangkan tangannya menunggu pelukan dari Anin.


Tanpa memperdulikan keberadaan elang dan Sonia , Anin beranjak mendekati Aira lalu memeluknya.

__ADS_1


Sonia pun menjadi merasa kaget ketika Aira memanggil gadis cantik itu dengan sebutan bunda.


"Jadi ini istri barunya elang...." suara batin Sonia sambil terus memperhatikan Anin..


"Bunda...bunda habis darimana tadi Aira laper jadi Aira mengajak papah untuk mencari makan....?? tanya Aira


"Bunda tadi ke toilet sayang, karena toiletnya ngantri jadi bunda agak lama .. " jawab Anin


"Aira sudah makan ???"


"Sudah bunda....barusan di suapi Tante Sonia..."


"Oh begitu syukurlah ...."


Anin memaksakan sebuah senyuman saat mendapat jawaban dari Aira, entah mengapa ia merasa sedikit tidak rela saat mendapati Aira di suapi oleh orang lain, tapi Anin sadar ia tidak boleh egois asalkan Aira mau makan itu membuat Anin bersyukur.


"Oh jadi nama wanita itu Sonia...siapa dia sepertinya dia nampak dekat dengan kak elang..." suara batin Anin...


"Sonia...bisa ikut dengan ku sebentar, ada yang ingin aku bicarakan...."


ucap elang dan langsung menarik tangan Sonia dan membawanya pergi dari restoran itu..


Sedikit rasa sesak dalam hati Anin saat elang menarik dan menggenggam tangan Sonia lalu membawa nya pergi entah kemana.


Berbagai spekulasi mulai bermunculan di benak Anin apa hubungan sebenarnya antara elang dan Sonia.

__ADS_1


__ADS_2