TERPIKAT PESONA DUDA ANAK SATU

TERPIKAT PESONA DUDA ANAK SATU
Flash back


__ADS_3

Anindia Prameswari adalah putri tunggal Dari pasangan Rahman Pradipta amjari dan Paramita Anggraini...


Ayah Anin adalah seorang CEO juga seorang dokter spesialis jantung di rumah sakit milik keluarga nya...


rumah sakit itu di bangun oleh kakek Anin dan sepeninggal kakek Anin ayah nya lah yang meneruskan rumah sakit itu hingga bertahan sampai saat ini..


Menjadi dokter adalah cita-cita Anin sejak kecil...karena tumbuh dari keluarga yang basic seorang dokter menjadikan Anin ingin menjadi seperti ayah dan kakek nya...


Saat ini Anin tercatat sebagai mahasiswa kedokteran yang 2 bulan lagi akan melaksanakan koas nya...setiap pulang dari kampus nya Anin selalu menyempatkan waktu untuk mendatangi rumah sakit milik keluarganya dan mengabdikan diri disana.


Anin sangat menyukai anak kecil ... tak ayal setiap Anin ke rumah sakit Anin selalu menemui anak2 yang tengah di rawat di rumah sakit milik keluarga nya dan sesekali Anin menghibur dan membagikan secara cuma-cuma mainan kepada anak-anak yang sedang sakit menjadi ceria...


Hingga suatu hari saat Anin selesai membagikan mainan pada anak2 yang tengah di rawat anin berjalan menuju ke ruangannya...namun di pertengahan lorong rumah sakit ada seorang anak kecil perempuan berlari menabrak anin hingga anak itu terjatuh...


"Hey...kamu tidak apa-apa sayang..." ucap Anin ketika anak perempuan itu terjatuh di hadapannya.


Anin segera membangunkan anak itu dan membersihkan baju anak itu...


"Kamu kenapa sayang...kok kamu berlari seperti orang yang sedang ketakutan...orang tua mu dimana nak..." tanya Anin

__ADS_1


Anak itu tidak menjawab pertanyaan Anin...anak itu berdiri terdiam di hadapan Anin seperti sedang ketakutan..


"Ya sudah gimana kalau kamu ikut ke ruangan kakak dulu baru nanti kita cari orang tua kamu sama-sama di ruangan kakak ada boneka kamu suka boneka nak...??? tanya Anin


Anak itu mengangguk dan mengikuti ajakan Anin...Anin menuntun anak itu itu di bawa ke ruangannya..


sesampainya di ruangan Anin, Anin langsung memberikan boneka Teddy bear berwarna pink pada anak perempuan itu...


"Apa kamu suka boneka ini nak..."


"iya..suka kak..."


"Oya ... perkenalkan nama kakak Anin nama adik siapa...??


"Aku Aira kak...nama panjang aku Queensha Almahyra putri Alexander " jawab air dengan gaya cadel nya.


"Waaaahhh...nama yang bagus...." ucap anin tersenyum


"terus Aira disini sedang apa...kenapa Aira tadi berlari ketakutan dimana orang tua Aira....??? tanya Anin

__ADS_1


"Aira lari dari ruangan om dokter ...Aira tidak mau di periksa sama om dokter Aira capek harus di periksa terus...


"Seperti nya anak ini mengidap suatu penyakit sampai2 dia harus memeriksakan rutin keadaannya...aku tidak boleh terus bertanya tentang penyakitnya pada anak ini aku takut malah nanti psikis anak ini terganggu,,sebaiknya aku tanyakan nanti pada orang tuanya" suara batin Anin


" Oh gitu... Aira kesini sama siapa nak..."


"Sama omah sama bi Darmi kak..."


"kakak kira Aira kesini sama papah dan mamah Aira...memangnya kemana papah dan mamah Aira..."


"Papah Aira sibuk di kantor nya kak....sedangkan mamah...." Aira berhenti sejenak sebelum melanjutkan perkataanya.


"Aira belum pernah bertemu mamah semenjak Aira lahir...kata papah mamah sudah pergi jauh mamah sudah bahagia berada di langit bersama Allah kata papah kalau Aira ingin bertemu dengan mamah setiap mau tidur Aira harus mendoakan mamah agar mamah baik-baik disana kata papah nanti mamah akan datang di mimpi Aira..." cerita Aira dengan polos nya


Hati Anin seperti teriris perih mendengar cerita Aira...bagaimana tidak anak secantik selucu dan sepintar Aira tidak pernah bertemu dengan mamah dari semenjak lahir karena mamah nya sudah meninggal dunia..


"ya sudah... gimana kalau sekarang kita cari omah Aira sama-sama pasti saat ini Imah Aira sedang kebingungan mencari Aira..." ajak Anin


"Iya Tante ayo.... Aira juga kasihan sama omah nanti omah nangis karena aira pergi.."

__ADS_1


__ADS_2