
"Bibi kira setelah menikah den elang akan berubah , dan ternyata tidak non..
den elang sangat Cuek dan dingin kepada non Zihan dengan sabar non Zihan mengikuti jalan hidup rumah tangga nya dengan den elang tanpa mengeluh , menikah tanpa di dasari cinta sampai malam pertama pun den elang tinggalkan den elang memilih pergi entah kemana meninggalkan non Zihan bertahun-tahun non Zihan sabar menghadapi sikap den elang saking cuek nya sampai-sampai den elang tidak tahu kalau non Zihan mengidap penyakit kanker...
"Apa bi....jadi kak elang tidak mengetahui sebelumnya kalau mba Zihan mengidap penyakit kanker...?? tanya Anin kaget
"Iya non.... non Zihan selalu menyembunyikan tentang penyakitnya itu, hingga suatu waktu naon Zihan dinyatakan positif hamil perlahan sikap den elang berubah den elang lebih perhatian, lembut, apalagi pada kandungan non Zihan den elang tidak mau sampai terjadi sesuatu pada kandungan non Zihan disitulah mulai di rasakan ketentraman dalam rumah tangganya, mungkin den elang sudah mulai mencintai non Zihan....
__ADS_1
"Menginjak lah usia 9 bulan, lahirlah buah hati mereka semua keluarga sangat berharap bahwa kehadiran anak lah yang akan merekatkan cinta mereka, melihat sikap elang ke non Zihan yang sudah berubah senyum ceria tidak pernah luput dari bibir non Zihan namun Tuhan berkata lain disaat den elang sudah mulai mencintai non Zihan dan anaknya berusia 2 bulan non Zihan harus pergi untuk selama-lama nya meninggalkan den elang dan juga anak nya karena penyakit kanker nya, dari situ lah den elang menyesal karena sudah tidak memperdulikan istrinya hingga istri pergi untuk selama-lamanya..."
Tak terasa setelah bercerita panjang lebar tentang Kehidupan Rumah tangga elang sebelumny pada Anin bi Darmi pun meneteskan air matanya...
bi Darmi sedih saat mengenang bagaimana sabar nya Zihan menghadapi elang hingga akhirnya meninggal dunia...
dan sekarang bibi sangat bahagia karena non Aira menemukan ibu sambung yang begitu menyayangi nya dengan tulus ,
__ADS_1
semenjak kehadiran non Anin seakan membawakan warna untuk hidup non Aira , non aira seakan mendapatkan perhatian dan kasih sayang layak nya ibu kandung..."
"Itu pun yang saya rasakan bi..., sesekali saya merasa ingin menyerah pada sikap kak elang tapi saat melihat aira kenapa hati ini kembali tegar dan kuat...." ucap Anin
"Iya non ... bibi hanya berpesan apapun yang menjadi masalah non dan den elang saat ini, lebih baik jangan non pendam sendiri, bicarakan segala sesuatu nya dengan den elang jangan sampai non membuat keputusan secar sepihak tanpa memikirkan konsekuensi nya Atas keegoisan diri masing-masing...
kunci nya rumah tangga itu selalu terbuka dalam hal apapun , saat dirasa ada masalah bicarakanlah berdua secara baik-baik dan cari bersama-sama untuk mengatasi masalah tersebut...
__ADS_1
Ani terdiam , sambil mencerna setiap perkataan yang di ucapkan bi Darmi. Ia tahu bahwa apa yang di katakan bi Darmi mang benar adanya, tidak seharusnya Anin menyimpan semuanya sendirian, ia harus mengatakan pada kak elang dan sesegera mungkin menyelesaikan permasalahan dalam rumah tangga mereka agar tidak semakin runyam.